
"Aku sebenarnya adalah tunangan mu lu'er, kita sudah terikat sebelum kau lahir, saat itu aku masih berusia 5 tahun. Orang tu kita menjodohkan ku denganmu yang masih dalam kandungan, apa kau tau? Dulu aku berfikir perjodohan itu sedikit konyol! Bayangkan saja aku di jodohkan dengan seseorang yang masih bayi bahkan ia belum lahir?!" Xiao lu sangat terkejut dengan kenyataan ini."Namun aku menerimanya, aku berfikir bukin bagus juga aku mengenalmu dari bayi. Sejak itu aku selalu menemani ibumu, aku tak sabar menanti kau lahir. Tapi semenjak ada yang mencari ibumu semua berubah, ibumu terpaksa memindahkan kandungannya pada permaisuri Zhu Mei Lan namun setengah jiwamu di antarkan ke zaman modern lewat dimensi yang mengorbankan kekuatan ibumu. Dan saat itu pula aku selalu mengawasimu dari air cahaya. Mengawasi setengah jiwamu di zaman modern dan di zaman ini, maka dari itu aku tau semua tentangmu, aku selalu menunggumu lu'er" lanjut Feng dengan menjelaskan panjang lebar.
Xiao lu masih terdiam, ia tak menyangka dengan semua ini, ia baru ingat dimana ayahnya?! Kenap dalam cerita Feng ayahnya tidak ada?.
"Lalu ayahku?.." tanya Xiao lu dengan ragu - ragu.
"Ayahmu di hukum, menggantikan ibumu lu'er, seharusnya yang menerima hukuman adalah ibumu. Namun saat itu ibumu sedang mengandung maka dari itu ayahmu rela menggantikan ibumu" ucap Feng sambil tersenyum lembut.
"Kenapa harus di hukum?" Xiao lu sangat ingin tahu tentang keluarganya yang sesungguhnya.
"Karna ibumu adalah Dewi! Dewi moon! Ia menikah dengan manusia dan itu di tentang oleh keluarga ibumu. Kau tau? Ayahmu sangat kuat sampai - sampai ibumu jatuh cinta pada ayahmu" Feng dengan sabar menjawab semua pertanyaan dari Xiao lu.
"Lalu dimana mereka sekarang? Apa mereka tak ingin menemuiku?"
__ADS_1
"Mereka bukan tak ingij menemuimu lu'er, bahkan mereka pasti sangat ingin menemuimu. Buah hati mereka yang selama ini di tunggu - tunggu" jelas Feng "Yang aku tau, ayahmu di hukum di dunia kecil buatan para dewa dan dewi. Yang dimana waktu di sana dan di sini sangat terpaut jauh. Mungkin di dunia kecil sudah ribuan tahun lamanya berbeda di dunia luar hanya beberapa tahun saja" lanjut feng.
Xiao lu yang mendengar itu ingin sekali mencari ayah dan ibunya, dan memberi pelajaran pada keluarga ibunya karna merekalah dia terpisah dengan ayah dan ibunya.
Ia bertekad akan mencari ayah dan ibunya, lalu membalaskan semuanya! Ingat itu!.
DI TEMOAT LAIN
Seorang lelaki paruh baya, berjanggut putih, rambut putih, baju putih bercampur warna emas sedang memandang jauh dengan tatapan kosong.
Ia baru saja melihat Xiao lu dari Cermin cahaya yang mengatakan ingin membalaskan dendamnya.
Note : Cermin cahaya itu air dalam wadah yang terbuat dari batu dapat menampilkan orang, tempat dan lain juga. Kaya televisi gitu ya.
__ADS_1
"Apa selama ini aku salah?" gumamnya "Bahkan cucuku sekarang membenci ku! Ya seharusnya dulu aku tak menentang hubungan putriku" gumamnya lagi. Ada nada penyesalan dan ucapannya.
Setelah beberapa saat kemudian, selesai bergelut denga fikirannya pria paruh baya itu memanggil seseorang.
"Rong"
"Hamba di sini tuan"
"Kau sampaikan surat ini pada dewa yang menghukum Zhou Yihua"
"Baik" lalu pria yang bernama Rong itupun melesat pergi.
Typo selalu bertebaran ya hahaa
__ADS_1