
"Boleh..biarkan semua orang tahu, aku terlalu malas untuk berbicara panjang lebar" ucap Xiao lu.
Semua orang terus menerus di buat penasaran sedangkan selir gu sudah berkeringat dingin, entah apa yang akan terjadi. Pikirnya.
"Hmm baiklah, ini demi istriku agar tidak terus menerus di hina oleh semua orang!" ucap Feng yang membuat Xiao lu kesal dengan kata istriku, walau tak di pungkiri saat Xiao lu dekat dengan Feng hatinya akan berdegup kencang.
"Apa kau tau kaisar Xiao, bahwa wanita itu!" tunjuk Feng pada selir gu "Yang menjebakmu malam itu! Dan juga ia yang membunuhnya Permaisuri Zhu Mei Lan! Dengan memberinya racun!! Dan apa kau tau kaisar Xiao, anak mu Xiao Lu An sering di racuni olehnya yang membuatnya tak bisa berkultivasi, menyebabkan wajahnya yang cantik menjadi buruk rupa. Ia sering di siksa olehnya dan anaknya Xiao Fu! Kau seharusnya memberikan kasih sayang padanya bukab malah mengacuhkannya!! Bisa kau bayangkan ia lebih terpuruk dari pada dirimu yang kehilangan Permaisuri Zhu Mei Lan! Sedangkan Xiao lu? Ia kehilangan sosok seorang ibu dan ayah!. Seharusnya kau bisa menjadi ayah sekaligus ibu untuknya kaisar Xiao!!!" lanjut Feng.
"Dan kau kakakku Xiao Fu! Seharusnya kau tak mengikuti kata ibumu untuk menyiksa ku. Kau lebih beruntung dariku! Kau mendapatkan kasih sayang seorang ayah, dan ibu! Apa kau tau? Aku sedari dulu ingin sekali dapat di sayangi oleh ayah, di manjakan olehnya! Tapi apa yang ku dapat? Hanya sebuah angan - angan saja jika ingin itu terjadi! Hahhhhh..sangat menyedihkan bukan menjadi diriku?!"ucap Xiao lu dengan mata yang sudah berkaca - kaca.
"Dan saat kau menuduhku bahwa aku meracunimu! Yang membuat aku di asingkan ke hutan tengkorak yang sangat bahaya! Untung saja aku bertemu dengan Feng" lanjutnya ia harus berbohong bahwa ia bertemu dengan Feng.
__ADS_1
'Kau hebat dalam hal sandiwara sayang' guman Feng dalam hati.
"Dan soal aku mempunyai anak dengan Feng memang benar! Untuk apa aku harus berbicara terlebih dahulu kepada 'KAISAR XIAO' jika dirinya saja tak memperdulikan putrinya ini bukan?!" Xiao lu menekankan ucapan bagian saat ia menyebutkan 'Kaisar Xiao'.
Air mata Xiao lu tak bisa di tahan lagi, Chen yang melihat bundanya menangis pun mata ikut berkaca - kaca.
" Bundaa..hiks jangan menangis " ucap Chen sambil terisak, karna ia tak tega melihat bundanya menangis.
Dan semua orang yang mendengar itu terkejut dan tak menyangka bahwa kehidupan Xiao lu sangat menyedihkan.
Semua orang yang berada di tempat itu merasa malu karna sering menghina Xiao lu.
__ADS_1
Sedangkan Xiao fu merasa menyesal, setelah mendengar ucapan Xiao lu. Ia seharusnya merasa beruntung bukan? Dan seharusnya ia memperlakukan Xiao lu dengan baik! Bagaimana pun Xiao lu adalah adiknya walaupun berbeda ibu namun darah kaisar Xiao tetap ada pada Xiao lu.
Saat kaisar ingat ucapan Feng bahwa Selir gu yang membunuh Permaisurinya. Ia sangat marah dan akan menghukum selir gu dengan berat!.
"SELIR GU! MULAI SEKARANG KAU BUKAN LAGI SELIR KEKAISARAN XIAO! AKU MENCABUT GELARMU SEBAGAI SELIR DI HADAPAN RAKYATKU SEBAGAI SAKSINYA!!" ucap kaisar Xiao dengan lantang dan sembari menahan amarahnya.
"DAN AKU MENGHUKUMU DENGAN MEMENGGAL KEPALAMU, DENGAN KESALAHAN KARNA TELAH MEMBUNUH PERMAISURI ZHU MEI LAN" Lanjutnya.
Namun sebelum kasim menulis ucapan kaisar Xiao sebagai dekrit, di hentikan oleh Xiao lu.
"Tunggu.."
__ADS_1