
Pagi harinya di kediaman tulip sedang rame deng orang yang memindahkan barang ke kamar Qiu jin. karena barang-barang yang dibeli jenderal feng untuk Qiu jin sangat banyak mulai dari baju, perhiasan dan beberapa budak untuk Qiu jin. ang harganya bisa dibilang cukup untuk beli istana.
Siang harinya Qiu jin habiskan waktu dengan menulis.
Karena bosan Qiu jin memutuskan untuk memasak masakan kesukaannya.
Didapur semua pelayan disuruh pendiri di pojok ruangan. Sedangkan Qiu ji asik memasang makanan main dari kue tiramisu dan juga sanbeiji.
Setelah selesai semua orang mulai mencium aroma yang sangat megugah selera.
" Antar ini ke kakek " Ucap Qiu jin.
" Dan yang ini buat kalian " Tambah Qiu jin sambil menunjukan hidangan di sebelahnya.
Setelah Qiu jin langsung keluar dengan makanannya.
Dikerajaan api 🔥
Diaula Semua orang berkumpul untuk menyambut kedatangan putra mahkota atau kakak dari Qiu jin.
" Putra mahkota memasuki aula " Ucap salah satu pengawal.
Semua orang mulai dari nona bangsawan terpana dengan ketampanannya.

" Hormat kepada yang mulia " Ucap putra mahkota.
" Akhirnya kamu sudah pulang " Ucap kaisar.
" Iya yang mulia kalau begitu saya izin untuk bertemu putri Qiu jin " Ucap putra mahkota membuat seisi ruangan menjadi hening. Kaisar menghela nafas dan mulai berbicara.
" Putri Qiu jin tidak ada disini dia dibawa oleh kakekmu karena mantan permaisuri itu telah menampar putri Qiu jin didepan banyak orang " Ucap Kaisar merasa bersalah karena hanya bisa diam saat kejadian itu.
" Apa "ujar putra mahkota marah.
" Yang mulia sebelum saya pergi anda telah berjanji untuk menjaga adik saya " Ucap putra mahkota mengeluarkan aura membunuh. semua orang mulai bergetar karena aura itu sangat kuat.
\*Putra mahkota sangat benci dengan Kaisar semua orang tau itu dan karena kejadian ini di tambah membencinya.
Tanpa menunggu Kaisar berbicara putra mahkota langsung keluar dan pergi mengunakan kuda menuju manor jenderal feng.
Butuh waktu 1 jam untuk sampai disana. Saat di sampai di langsung berlari ke ruang baca kakeknya.
" Kakek " Ucap putra mahkota.
" Dimana jin\-er "tambah putra mahkota.
" Tenang dulu dia ada kediaman tulip " Ucap jenderal feng. Setelah putra Mahkota mendengar itu dia langsung berlari kediaman tulip.
__ADS_1
Saat sampai di kediaman tulip putra mahkota melihat seorang wanita sedang makan di gazebo.
Tanpa aba\-aba putra mahkota langsung berlari dan memeluknya.
Qiu jin yang dipeluk langsung kaget.
" Jin\-er gege kangen " Ucap putra mahkota masih memeluk dengan erat seakan dia takut kehilangan Qiu jin.
\* catatan gege adalah kakak.
" Gege aku tidak bisa bernafas " Ujar Qiu jin.sontak putra mahkota langsung melepaskannya .
" Gege duduklah " Ucap Qiu jin sambil menepuk\-nepuk kursi disebelahnya.
" Jin\-er gege sudah tau apa yang kamu alami, harusnya gege cepat pulang " Ucap putra mahkota hangat .
" Gege ini bukan salah gege " Ucap Qiu jin tersenyum .
Sontak putra Mahkota langsung memeluk Qiu jin lagi.
" Jin\-er gege tidak akan meninggalkan mu lagi " Ucap putra mahkota masih memeluk Qiu jin. Qiu jin hanya mengangguk..
Mereka melepas rindu seakan dunia itu milik mereka . Malamnya putra mahkota menginap dimanor.
Paginya Qiu jin bangun dan mulai bersiap.

" Yang mulia kita akan kemana " Tanya yoona.
" Yoona jika diluar istana panggil aku nona " Ucap Qiu jin sibuk dengan membaca buku.
" Hamba mengerti nona " Ucap yoona.
" Kita akan pergi kepasar " Ucap Qiu jin.
Setelah sampai dipasar sebelum turun Qiu jin telah menggunakan cadar dan jubah karena jika dia turun pasti dia akan terkenal karena kecantikannya. Hari ini Qiu jin berpikir untuk membeli beberapa perhiasan disalah satu toko terpopuler di ibu kota.
" Nona apa yang ada inginkan" Ucap pelayan toko.
" Berikan perhiasan yang terbaik yang ada di toko ini " Ucap yoona dingin .
" Sihlakan ikut saya " Ucap pelayan toko senang.
Mereka pergi ke lantai atas yang perhiasannya bisa dibilang lumayan.
" Berikan perhiasan yang terbaik " Ucap yoona dingin. Mendengar itu sontak pelayan toko itu langsung mengeluarkan perhiasan terbaik.
" Nona sihlakan pilih " Ucap yoona.
__ADS_1
Dari tadi mata Qiu jin telah fokus ke jepit rambut yang Berukiran bunga mawar. Qiu jin langsung menunjuk ke jepitan itu.
" Tolong bungkus itu " Ucap yoona. Pelayan toko itu langsung senang karena harga dari jepit rambut itu 1 batang emas.
" Aku yang akan beli jepit rambut itu" Ucap seseorang perempuan yang baru datang.
" Maaf , nona saya duluan membelinya " Ucap yoona sopan.
" Bungkus aku yang akan beli " Ucap gadis itu angkuh.
" Nona saya tidak bisa memberi perhiasan ini kepada Anda " Ucap pelayan toko itu gugup.
" Berani sekali kamu apa kamu tidak tau siapa aku, aku yu yan aku cucu dari menteri keuangan dan bibi ku adalah selir kaisar api " Ucap yu yan sombong.
' oh ternyata keponakan selir pertama ' batin Qiu jin.
" Nona saya telah membeli itu duluan " Ucap yoona dingin.
" Berani sekali kau, cambuk di 50 kali " Perintah yu yan. Sebelum pengawal nya maju Qiu jin telah berdiri.
" Aku masih disini dan kau mau mencambuk pelayan ku, apa kau buta " Ucap Qiu jin dingin sambil mengeluarkan aura membunuh. Semua orang mulai bergetar.
" Berani sekali kau bilang aku buta dasar rendahan " Ucap yu yan marah. Melihat perkelahian itu pelayan toko itu langsung berlari untuk memberi tau manager.
" Kalau bukan buta apa terus " Ucap Qiu jin penuh ejekan.
" Kau\_" Ujar yu yan marah langsung berlari untuk memukul Qiu jin tapi dia langsung di pukul dan terlempar kebelakang .
" Berani sekali kau mencoba untuk memukul nona " Ucap penjaga bayangan Qiu jin.
\* catatan penjaga bayangan milik Qiu jin ini diberikan oleh jenderal feng tentu saja tingkat kultivasinya tinggi tahap 4.
Yu yan mencoba memukul Qiu jin lagi tapi saya yoona telah menendang perutnya hingga ia terbang ke belakang.
Qiu jin mendekati yu yan dan menarik rambutnya.
" Ada beberapa orang yang enggak boleh disinggung " Ucap Qiu jin.
" Berani sekali kau rendahkan " Ucap yu yan marah.
" Sepertinya kau sangat suka dengan kata rendahan, kalau begitu bagaimana jika aku tunjukkan apa itu rendahan " Ucap Qiu jin menyeringai.
" Chen buang di pemukiman " Ucap Qiu jin menyeringai.
Langsung saja chen mengangkat yu yan seperti karung beras dan menghilang.
" Yoona ambil perhiasan itu aku tunggu di kereta " Ucap Qiu jin.
Langsung saja yoona mengambil perhiasan itu dan lari menyusul Qiu jin
Disisi lain seorang pria sedang marah-marah.
__ADS_1
" Dasar jin-er aku datang untuknya tapi dia meninggalkan ku sendiri " Ucap pria itu yang tak lain putra mahkota yang sedang marah.