Queen Mafia ROS BLACK BLOOD

Queen Mafia ROS BLACK BLOOD
Hari H


__ADS_3

Hari yang di tunggu-tunggu akhirnya telah tiba. Semua pasti bahagia kecuali seorang gadis yang benar-benar merasakan kekecewaan besar terhadap sang Deddy.


Dia sudah memutuskan akan berangkat hari ini juga ke tempat Kakeknya. Dia akan menetap disana beberapa waktu untuk mempersiapkan segalanya.


Terlihat di sebuah ruangan cukup luas dengan dekorasi yang indah. Terlihat pula dua insan yang bersanding di atas mimbar, pasangan yang serasi bila di lihat sekilas.


Sang mempelai tampan dan cantik walau usia mereka terbilang mudah dan tidak tua bangka juga. Banyak para tamu yang membincangkan mereka


“Mereka serasi yah cantik dan tampan, walau ini bukan pernikan pertama mereka” kata si A


“Pestanya juga meriah” Ucap si


“Iya, sultan mah bebas” Kata si B


“Kita mah apa atuh” kata si C


“udah yuk kita ke atas aja”


Semua undangan mengantri untuk menyampaikan selamat kepada mereka, siapa yang tidak kenal dengan mempelai pria yang cukup di segani dan masuk deretan pengusaha terkaya di dunia.

__ADS_1


“Selamat Pak, semoga langgeng” ucap tamu


“Terima kasih” balas mempelai


Sedangkan disisi lain seorang gadis yang masih terbilang belia melangkah keluar setelah melihat sekilas pemandangan di ruangan itu tanpa di ketahui siapapun karena semua pada sibuk.


Deddy mengecewakan Ana, maaf Ded Ana harus pergi. Ana akan selalu sayang kalian, suatu saat Ana pasti kembali lagi membalas dendam Mommy dan Kakak_Ana_


Dia telah menaiki mobil menuju bandara bersiap mengudara menuju tempat tujuan yaitu kediaman sang Kakek.


Kini terlihatlah seorang gadis cantik yang sedang menarik kopernya, dia baru saja keluar dari bandara.


“Tolong antar saya ke alamat ini” ucapnya pada sang supir


(Anggap aja mereka pakai bahasa asing)


Kini mereka telah sampai di tempat tujuan dan Ana sudah memasuki mension yang tak kalah besarnya dengan mension sang Deddy.


“Ana” suara yang menyapa Ana mengema dari dalam rumah

__ADS_1


“Kakek” balas Ana langsung menghambur kedalam pelukan sang Kakek


“…… ada masalah apa ceritalah kepada Kakek” ujar Kakek


Ana pun menceritakan semuanya dimana sang Kakak yang ngak sengaja mendengar tentang Dita yang telah membunuh sang Mommy dan Rika yang telah mendorong Nana sehingga jatuh dan menyebabkan penyakit Nana kambuh dan meninggal.


Serta sang Deddy dan Kakak laki-lakinya yang tidak mempercayai semua apa yang di katakan nya dan pernikahan sang deddy yang berlangsung beberapa waktu lalu tanpa persetujuan Ana.


Sang Kakek yang mendengar semua itupun sangat marah, ia memang tahu bahwa orang-orang itu memang orang yang tidak baik saat pertama kali melihatnya saat kematian Nana. Ia pun sempat memperingatkan sang menantu sebelum kembali ke ke mensionnya ini.


(Kakek memang sempat datang guys tapi ngak lama karena ada pekerjaan yang mendesak jadi tidak lama setelah pemakaman sang Kakek pulang. Dan belum sempat bertukar cerita dengan Ana)


“Benar-benar mereka, Kakek akan membalas mereka” ucap kakek Marah


“Sudahlah Kek, biar Ana yang balas semua perbuatan mereka. Ana akan tinggal disini Kek, Ana masih kecewa dengan Deddy” ujar Ana


“Baiklah, sebaiknya cucu kakek ini istirahat saja dulu”


“iya Kek”balas Ana

__ADS_1


Disinilah perjalanan Ana akan di mulai untuk membangun kekuatan besar untuk menghadapi sang lawan suatu saat nanti. Biarlah saat ini mereka semua bahagia terlebih dahulu.


Terus dukung karyaku yah readers, semoga menghibur yah. Komen dan sarannya yah biar karya lebih baik lagi.


__ADS_2