Queen Mafia ROS BLACK BLOOD

Queen Mafia ROS BLACK BLOOD
Episode 4: Markas


__ADS_3

Skip... pulang sekolah…


Sepulang sekolah Ana tak langsung pulang ke menstion melainkan ia menuju markas. Inilah Ana jika malas pulang ia akan ke kantor ataupun ke markas.


Setidaknya di sana ia bisa menyibukkan diri menyelesaikan pekerjaannya dan di temani oleh orang-orang yang menyayanginya. Setiba di markas Ana di sambut hangat oleh para mafioso dan Abangnya.


(Nah di markas Ana memiliki 2 Abang yah. Mereka adalah orang-orang kepercayaan Ana di markas seperti Abang Aldo dan Bang Reno. Bang Aldo dan Bang Reno ini tangan kanan Ana)


“Selamat datang Queen.” Ucap para mafioso


“Hai Dek, akhirnya kamu datang juga. Abang kangen sama kamu, gimana sekolah kamu?,” tanya sang Abang.


“Baik, Bang-Al. Bang- Ren mana Bang?” jawabnya singkat. Kalau dengan abangnya Ana sedikit melunak yah ketimbang dengan keluarga atau orang asing.


“Baguslah, ada tuh di dalam. Yaudah dek kamu ke kamar gi, istirahat. Kamu pasti capek baru pulang dari sekolah terus ke sini.” Jawab Bang-Al penuh perhatian.


“Hmmm” gumam Ana.

__ADS_1


Ana pun melangkah menuju kamar pribadinya di markas itu. Lalu merebahkan diri untuk istirahat menghilangkan lelahnya. Tak lama kemudian ia pun tertidur di kamarnya itu.


Beberapa jam kemudian Ana terbangun karena tak terasa sudah malam. Ia pun mencuci muka dan membersihkan dirinya di kamar mandi. Setelah beberapa menit kemudian terdengar suara ketukan dari luar.


Tok…tok…tok…tok, Dek ini Abang. Cklek, pintu terbuka dari dalam. “Ada apa Bang?.” Tanya Ana. “Turun gih, makan malam sudah siap.” Jawab Abang. Mereka pun menuju meja makan bersama.


Skip…,setelah makan malam di kamar Ana.


“Hmmm, sepertinya keamanan perlu di perkuat lagi. Sebaiknya aku tambah perlindungan di markas ini. Supaya ngak ada musuh yang bisa berhasil menyerang markas ini.” Gumam Ana sambil merancang pelindung markas yang baru. Setelah selesai ia pun menghampiri Abangnya.


“Bang-Al, Bang-Ren. Perlindungan markas harus di perkuat lagi. Tadi, aku sudah merancang perlindungan yang baru. Besok siapin perlengkapannya yah Bang,” tutur Ana.


“Oh iya Princess, gimana dengan mereka?,” tanya Bang-Ren.


(Ok guys sekarang panggilan dari abang-abang ke Ana kita ubah yah biar lebih sweet gitu. Hmm ada saran gak bagusnya mana? Darling, Baby, Honey, Sweety, hun-hun, little girl, cute girl, sweetheart, atau Princess?)


“Belum Bang, nanti aja Bang. Aku mau kumpulin bukti dulu aja Bang,” jawab Ana.

__ADS_1


“Bang apa Mommy dan Kak Tasya akan kecewa sama aku karena menjadi mafia?, tapi kalau aku ngak masuk mafia aku ngak bisa balas perbuatan mereka dulu. Mereka punya koneksi dengan dunia mafia Bang.” Ujar Ana kepada abang-abangnya sambil menyandarkan kepalanya ke bahu Abangnya.


“Yang kuat yah Princess, Mereka pasti mengerti kok dengan kondisi kamu,” Jawab Bang-Al sambil mengelus rambut Ana untuk menenangkannya.


“Iya Princess benar yang di bilang Al, mereka pasti mengerti dan gak akan marah sama kamu.” Sambung Bang-Ren menimpali ucapan Bang-Al.


“Makasih yah, Bang, kalian selalu ada dan mensuport aku.” Ucap Ana.


"Sama-sama Princess. Seharusnya kami yang berterima lasih ke kamu, kalau bukan karena kamu menolong kami. Kami pasti sudah ngak ada di dunia ini." ujar Bang-Al.


(Ok Guys aku mau kasih kerja tambahan buat Bang-Al yah, biar tokohnya ngak terlalu banyak dan gak bikin pusing. Soalnya Ana masih punyaloh Kakak dan Abang selain mereka)


Setelah berbincang dengan kedua abangnya, Ana pun kembali ke kamarnya karena sudah tengah malam ia harus bersiap pulang ke markasnya.


“Kasian banget Princess yah, Ren. Saat seharusnya ia bermain dengan teman-temanya ia malah mendapat ujian yang berat. Apalagi kejadian seperti itu harus ia alami di usia belia.” Ungkap Aldo kepada Reno.


“Hmm, kamu benar Al. Tapi, Princess juga kuat banget bisa bertahan menghadapi semua masalah yang ada. Padahal kita aja belum tentu kuat seperti Ana jika mengalami masalah seperti Ana,” ucap Reno tabjuk kepada Ana.

__ADS_1


"Iya dan beruntungnya kita bisa bertemu dengan Ana." Timpal Aldo


Nah, ada gak nih yang penasaran gak apa masalah yang membuat Ana seperti itu?, tenang aja ok! Nanti bakal aku ceritain kisahnya di episode yang akan datang. Tunggu setelah beberapa episode dulu yah. Saran dan masukanya kalau ada yang perlu di perbaiki supaya karya selanjutnya lebih baik.


__ADS_2