Rahasia Sekertarisku

Rahasia Sekertarisku
Part 12


__ADS_3

Setelah cukup memahami semua isi map tersebut. Kini Ariana bingung harus melakukan apa lagi,sebab dia sendiri belum mendapatkan tugas.


Tap


Tap


Tiba tiba datanglah seorang pria datang.


"Nona,apakah Daniel ada diruangannya?" tanya pria tersebut


Ariana langsung berdiri dan menyambut pria tersebut.


"Iya Tuan,apakah tuan sudah membuat janji sebelumnya?"


"Belum"


"Kalau begitu sebentar tuan,mohon maaf sebelumnya siapa nama anda?"


"Katakan saja Billy yang datang" Ariana mengangguk


Ariana menuju kedalam ruangan bosnya.


Tok


Tok


"Masuk"ucap Daniel


"Maaf Tuan,diluar ada Tuan Billy ingin bertemu" Sambil menatap bos'nya yang sibuk dengan layar laptopnya.


"Biarkan dia masuk" perintah daniel.


"Baik Tuan,permisi"


Ariana pun meninggalkan ruangan bosnya.


"Silahkan masuk Tuan Billy"sambil tersenyum


" Ah,terima kasih"

__ADS_1


Tampan dan ramah,walau tak setampan bos setidaknya ramah tidak seperti bos dingin itu. -Ariana


"Hai Bro,,lama gak ketemu kita" ucap Billy sambil melangkah duduk di sofa


"Hemt,,baru juga 3 hari" Jawab Daniel santai


"Sepertinya ada asupan baru bro"


"Maksudnya?"


"Noh wanita cantik didepan sana"sambil tersenyum


"Dia sekertaris baru,baru hari ini bekerja"


"Tapi bro,kalau dilihat lihat kenapa mirip cewek dimasa lalu loe ya?" Tanya Billy


Billy adalah teman dekat Daniel sejak SMP. Kini Billy meneruskan perusahaan ayahnya di bidang kuliner. Dia tau semua masa lalu Daniel. Wanita yang menyakiti daniel bahkan yang membuat daniel jatuh cinta.


"Iya,gue juga mikirnya gitu"


"Wah,kalau jodoh emang gk kemana ya bro"


"Ah sudahlah,loe mau ngapain ke sini,kalau gak penting pergi aja" sambil memijat keningnya.


"Kenapa tidak langsung memberi undangan ke sini?"


"Katanya sih acaranya tertutup,karena katanya anaknya dah isi dulu"


"Baiklah,sekarang pergi sana"


"Oke oke bro,bye bro" Billy pun meninggalkan ruangan Daniel.


Tanpa disangka,ketika akan menemui Bos'nya. Ariana mendengarkan semua pembicaraan Bos dan temannya itu. Air mata Ariana pun lolos begitu saja,ia langsung menuju toilet.


"Putri dari CEO Stanwijaya corp. Itu berarti Tania? Tania hamil? tentunya anak dari leo? Ya Allah,kenapa kenapa semua tidak adil padaku hiks...hiks..." gumam Ariana


Setelah cukup tenang,Ariana kembali ke mejanya.


"Dari mana aja kamu,kamu pikir ini jam makan siang,kamu seenaknya pergi" ucap Daniel

__ADS_1


"M...maaf Tuan Daniel,tadi saya habis ke toilet" jawab ariana gugup


"Baiklah,kali ini aku ampuni,lain kali langsung aku pecat kamu"


Glek,Ariana dengan susah menelan salivanya.


"Baik Tuan,sekali lagi mohon maaf"


Kenapa dia,matanya sembab,seperti habis nangis. -Daniel


Daniel pun meninggalkan Ariana,karena akan mengikuti meeting dengan dewan direksi


¤


¤


Jam makan siang


Saat jam makan siang,Ariana memutuskan pergi ke cafe depan kantornya,agar dia tidak terlambat. Karena waktu yang diberikan hanya 1 jam.


Ariana makan ditemani Dewi teman barunya di kantor. Ariana dan dewi memesan beberapa makanan lalu memakannya. Dirasa cukup,Ariana pun menuju kasir untuk membayar makanannya dan dewi. Saat akan keluar cafe,tiba tiba ia berpapasan dengan seorang pria dari masa lalunya.


"Eh hai Ar?"sapa pria tersebut yang tak lain adalah Leo.


Ariana pun terkejut bukan main,ariana tidak munafik jika ia masih memiliki rasa dengan leo,apalagi baru beberapa hari putus. Walau begitu ia juga amat kecewa dengan mantannya tersebut.


"Hai juga,ayo dewi kita pergi" Ariana pun melangkah pergi dengan Dewi,namun tangannya ditarik oleh Leo.


"Ar,aku sungguh minta maaf. Semuanya terjadi diluar dugaanku kala itu,sungguh Ar"ucap leo


"Aku sudah memaafkanmu,pergilah dari hidupku,jaga adiku dan calon anak kalian" jawab ariana denga menahan tangisnya.


"Ar,bagaimana kau tau?"


"Bukan urusanmu,pergilah aku mau kerja lagi"


Ariana pun meninggalkan leo yang masih mematung ditempatnya.


Jangan lupa like,comment dan vote ya.😊

__ADS_1


Dukung author terus. Maaf ceritanya kurang menarik,masih tahap belajar.


Thanks😗


__ADS_2