Rahasia Sekertarisku

Rahasia Sekertarisku
Part 6


__ADS_3

Setelah meyakinkan dirinya sendiri,Ariana segera pergi meninggalkan apartment mencari hotel untuk ditinggali sebelum mencari leo.


Ariana pun telah sampai dihotel yang sebelumnya ia pesan secara online,setelah reservasi dan masuk ke kamar hotelnya,ia bergegas mencari keberadaan leo. Karena,leo tak mengangkat panggilan ariana,ia pun memutuskan ke kampus.


"Aw....aduhh" ujar Ariana sambil meringis kesakitan.


"Oh maafkan saya nona,saya tidak sengaja" jawab seorang pria sambil mengulurkan tangannya hendak membantu Ariana.


Ariana pun mengangkat kepalanya menatap pria tersebut.


DEG


Ya Allah kenapa Engkau menciptakan manusia sesempurna ini,sorot mata tajam,rahang kokoh,alis tebal,badan sispack.


-Ariana


"Eh sadar Ar,,aw...." Ariana pun menyudahi lamunanya dan kembali merasakan sakit pada kakinya.


"Nona apakah kau baik baik saja?" Tanya pria tersebut.


Pandangan mereka pun beradu lagi.


Kenapa wanita ini sangat cantik,bahkan tanpa make up tebal. Wajahnya seperti tidam asing diingatanku. Ya Allah apakah ini jawaban atas doaku.


-pria


"Eh iya Tuan,maafkan saya juga. Hanya...."


"Hanya kenapa nona?"


"Aw,,kaki saya sangat sakit"


"Bisakah anda berdiri,atau perlu saya papah?"Tanya pria tersebut


Ariana pun menggelengkan kepalanya. Memang kakinya sangat sakit hingga tidak bisa berdiri.


"Bisakah Tuan membawa saya ke kamar saya,saya ingin istirahat dikamar saja" ucap Ariana


Tanpa menjawab pria tersebut langsung mengangkat tubuh Ariana dalam gendongannya.

__ADS_1


"Eh Tuan,tidak perlu digendong" ucap Ariana terkejut.


DEG


Tatapan itu -Ariana


"Kau bilang tidak bisa berdiri,maka aku menggendongmu,katakan dimana kamarmu?"


"No 234 lantai 5" Jawab Ariana sambil menunduk malu.


Pria tersebut pun membawa ariana ke kamar. Tiba di kamar Ariana dibaringkan di sofa.


"Mana kotak P3K'mu?" Tanya pria tersebut.


"Eh tidak usah,nanti kaki pasti sudah tidak apa apa" jawab Ariana masih tetap menundukkan kepala.


"Katakan saja,aku tidak mau merasa bersalah"


"Didalam kamarku" sambil menunjuk arah kamar.


Pria tersebut pun membawa kotak P3k dan mengambil minyak untuk dioleskan pada kaki ariana.


"Panggil Aku Daniel,,jika kakimu tidak diurut akan membengkak" ujar Daniel sambil terus mengurut kaki Ariana.


Dia adalah Daniel Bramasta,seorang CEO di perusahaan terbesar dinegara X,setiap tahunya selalu menempati peringkat pertama,tepatnya ialah Jcorp,Ia meneruskan perusahaan ayahnya sejak usia 20 tahun. Ayahnya Endra Bramasta lebih memilih mengelola cabang perusahaanya karena lebih santai,Ibunya Mariana seorang pemilik butik ternama. Selain seorang CEO,Daniel sering menyempatkan waktu untung berolahraga basket karena memang kesukaannya. Kini usianya menginjak 25 tahun,desakan untuk segera menikah pun kerap ia dapatkan,namun karena cinta pertamanya,hingga sekarang ia belum mau mencari yang lain.


"Hemt iya Da..daniel terima kasih"ucap Ariana


"Sudah selesai,aku akan pergi,sekali lagi maaf" ucap daniel langsung berdiri.


"Eh iya terima kasih,oh ya namaku Ariana"Sambil mengulurkan tangannya


DEG


Ariana?apa jangan jangan dia.... -Daniel


"Iya,aku akan pergi sekarang"meninggalkan kamar ariana.


Sesamoainya dimobil,

__ADS_1


"Mois cepat cari info tentang wanita tadi" Ucap Daniel pada asistennya Mois.


"Baik Tuan"


Didalam kamar hotel


"Ih gara gara pria itu kakiku jadi sakit kan,aku gak bisa nemuin Leo,,hemt apa aku telpon Leo aja ya" ucap Ariana berbicara sendiri.


Kring


kring


Bunyi ponsel Ariana,yang ternyata adalah temannya Jenni.


¤Ariana¤


"Hallo Jen ada apa?"


¤Jenni¤


"Cepetan loe ke cafe lintang sekarang"


¤Ariana¤


"Gak bisa jen"


¤Jenni¤


"Kesini sekarang atau loe akan nyesel"


Tut


Jenni memutuskan sepihak.


Ada apa sih jenni,kakiku kan masih sakit. Tapi kayaknya serius banget,yaudah deh kesana aja.


-Ariana


Dengan menyerer kakinya dan berpegangan di setiap dinding hotel tersebut,Ariana bergegas menuju cafe.

__ADS_1


Author : Author up nya dikit dikit ya,soalnya author juga baca novel lain buat nambah wawasan nulis.


__ADS_2