Rahasia Sekertarisku

Rahasia Sekertarisku
Part 14


__ADS_3

¤


¤


Kediaman Wijaya


Mama Titin menuju ke kamar Tania.


"Tania,mama mau ngomong sama kamu sebentar nak" ucap mama titin memanggil Tania.


"Iya ma sebentar." jawab Tania sambil berjalan untuk membukakan pintu.


"Masuk ma"


Mereka pun duduk di ranjang Tania.


"Ada apa ma?" Tanya tania


"Tania,kamu tau kan papa kamu menyetujui pernikahanmu karena terpaksa?" Tanya mama Titin


"Iya Ma Tania tau. Tapi ma Tania senang karena kehadiran anak ini,Tania bisa menikah sama Leo" sambil tersenyum


"Apa kamu tidak punya rasa bersalah Tania sama kaka kamu? "


"Tidak ma, aku dan leo saling sayang buktinya sama hadir calon anak kita. Kakak pasti sudah ikhlas" Sambil tersenyum kecut.


"Ya sudahlam kamu memang sudah keterlaluan. Saran mama setelah kamu menikah dan menjadi ibu hilangkan sifat manjamu itu. Mama harap kamu tidak menyesal dikemudian hari" ucap mama Titin sambil meninggalkan tania.


Kenapa sih mama,mama masih saja peduli sama kakak. Lihat aku ma,aku bahkan sedang mengandung cucumu. gumam Tania dalam hati


Kring


Kring

__ADS_1


Tiba tiba ponsel Tania berbunyi,dan tertera nama yang membuat Tania langsung tersenyum. Siapa lagi kalau bukan Leo. Tania langsung menggeser tombol hijau dilayar ponselnya.


¤Tania¤


"Hallo Baby,"


¤Leo¤


"Hallo juga baby, baby gimana keadaan anak kita?"


¤Tania¤


"Anak kita nakal baby,masak mommy nya dibikin mual terus"


¤Leo¤


"Sabar ya Baby,oh ya baby besok aku sama orang tuaku mau kesana buat bahas persiapan pernikahan kita"


¤Tania¤


Tut


Pembicaraan mereka pun berhenti. Tania melangkahkan kaki keluar hendak menemui kedua orang tuanya. Ia menuruni tangga dan sampai diruang keluarga dimana mama dan papanya sedang berbincang.


"Ma,Pa" ucap Tania mendekat


"Ada apa Tania,kenapa kamu belum tidur, gak bagus ibu hamil tidur malam malam" ucap mama nampak khawatir


"Tadi Leo telpon,katanya besok mama sama papanya mau dateng kerumah ngurus pernikahan"


"Bagus, akhirnya berani juga bawa orang tuanya" ucap Papa


"Ih papa, berarti Leo serius sama Tania"

__ADS_1


"Harus serius memang,dari dulu sama kakakmu memang harus serius"


"Ah tau ah,aku mau tidur" Tania dengan kesal kembali kekamarnya.


Sedangkan diruang keluarga,Mama Titin dan papa bagas meneruskan perbincangan mereka.


"Pa,mau gak mau kita harus bisa nerima Leo,demi anak dalam kandungan Tania" ucap mama sambil menyadarkan kepalanya di bahu papa.


"Iya ma,"


"Pa, udah donk jangan blokir ATM Ariana,kasian dia kalau beli apa apa"


"Nggak ma,biar ariana belajar bekerja. Karna nantinya semua yang papa punya juga buat dia"


"Uh papa,kejam banget sama anaknya"


Sebenarnya Papa dan Mama Ariana sudah tau jika putrinya bekerja sebagai sekertaris di perusahaan Jcorp dari laporan anak buah yang sengaja disuruh Papa Bagas untuk mengawasi putrinya.


Tania yang kesal masuk kekamarnya,Ia sangat marah karena setiap pembicaraannya dengan kedua orang tuanya pasti selalu membahas kakaknya.


"Ah dasar Ariana br*****k,selalu saja papa mama masih peduli sama dia,kapan mereka liat gue sebagai anak mereka. Ah.." Tania membanting semua barang dikamarnya.


Karena kamarnya kedap suara,jadi Papa mamanya tidak mendengarnya.


Ariana walaupun kau kakaku,aku akan membuatmu menderita,awas saja. -Tania


***Hari ini author usahain up 3 part ya,soalnya kemarin cuma up 1 part.


Jangan lupa kasih like,comment,dan vote.


Maaf jika kalian gak suka ceritanya,✌


Komen yang bijak,yang membangun author supaya bisa berbenah dalam menulis ya.😊😊😊

__ADS_1


Love you All.😗***


__ADS_2