Rahasia Sekertarisku

Rahasia Sekertarisku
Part 1


__ADS_3

Pagi hari,burung berkicau ria,cahaya terang memasuki celah celah kamarku.


Rasanya malas sekali aku untuk bangub dan masuk kuliah,apalagi harus bertemu teman2ku yang pasti akan menanyakan soal pernikahanku dengan Leo.


"Huahhhhh.....emm,,jam berapa ini?"Aku pun menggeliat meregangkan otot ototku,kemudian melihat jam beker'ku yang menunjukan pukul 05.30.


Hemt,rasanya malas sekali masuk kuliah,teman kekunyuku pasti akan bertanya macam macam soal Leo dan aku.


-Ariana


Tok Tok...


"Ar,Ariana bangun nak, sudah pagi,kamu kan ada kelas pagi." Suara mama yang nyaring membangunkanku, tapi karna aku sudah dikamar mandi dan menyalakan shower akupun tak dengar.


"Ariana....,bangun,"


ceklek


Mama membuka pintu kamarku, melihat ranjangku yang sudah kosong, mencariku disetiap sudut, hingga bunyi gemericik air dari kamar mandi.


Huh,ternyata dia sudah mandi,Baguslah.


-Mama


Mama pun berjalan keluar kamarku,bersamaan denganku keluar dari kamar mandi.


"Eh mama,ada apa ma?" tanyaku sambil melangkah keluar kamar mandi.


Mama pun menghentikan langkahnya.


"Eh Ar,mama cuma mau bangunin kamu." mama menghampiriku


"Aku sudah bangun dari tadi ma,oh ya ma,apakah mama sudah bilang sama papa tentang leo?" tanyaku sama mama


Mamapun menghela napasnya,dengan mata sayu,namun tetap tersenyum padaku.


"Kau tenang lah Ar,mama akan berusaha membujuk papamu"

__ADS_1


Aku sudah bisa menebaknyan,jika papa tidak akan setuju dengan pernikahanku. Cairan bening pun sudah tertampung di pelupuk mataku.


"Sebaiknya,kamu menyuruh leo membawa orang tuanya kerumah,biar papamu percaya bahwa leo serius"


"Ma..."


"Iya....Ar"


"Anu..."


"Apa Ar,?"


"Se sebenarnya,aku sendiri belum pernah bertemu orang tua Leo" Ya aku memang belum pernah bertemu secara langsung dengan orang tua leo,hanya melihat dari foto yang ditunjukan Leo.


"Apa Ar...."Mama pun terkejut dan spontan berteriak.


"Aku hanya lihat di foto saja ma" Aku semakin takut mama juga akan membatalkan restunya.


"Ar,selama 2 tahun ini sebenarnya kalian serius tidak?Apa tidak akan merelakan putri mama jatuh di keluarga yang sembarangan"Mama mulai geram,tapi tetap dengan lembutnya.


"Ariana serius ma,Leo bilang keluarganya sibuk mengurus bisnis diluar negeri,hingga waktu untuk leo saja tidak ada" Dan akhirnya cairan bening dari mataku pun luruh juga.


"I..iya ma" aku mulai takut jika mama tidak merestui ku dan leo.


Hiks...hiks...Ya Allah semoga kedua orang tuaku merestui pernikahanku dan Leo.


-doa Ariana dalam hati


Setelah selesai memakai pakaian dan menyiapkan buku kuliahku,akupun bergegas turun ke lantai bawah untuk sarapan bersama keluargaku.


DEG


DEG


DEG


Sesampainya dimeja makan,aku langsung disambut tatapan tajam papaku,,keadan makanpun hening.

__ADS_1


"Pagi Pa,,Ma,Dek" dengan senyum terpaksaku. Jujur aku takut jika papa sudah menatap tajam mataku.


Tidak ada yang menjawab sama sekali salamku.


Sebaiknya aku minta restu sama papa langsung,selagi semua kumpul. Ariana


Akupun mengambil napas panjang,sebelum meminta restu. Aku pun juga sudah siap dengan segala resiko setelah aku meminta restu.


"Papa,,huh..A a aku mau mengatakan sesuatu...."Belum selesai bicaraku,Papa langsung memotong.


"Papa sudah tau apa yang akan kau katakan,dan jawaban papa adalah PAPA TIDAK MERESTUI KALIAN"


DEG


Seketika itu,air mataku tak bisa kubendung lagi.


"Hiks...hiks,kenapa pa. Selama ini aku selalu menuruti apa kata papa. Kuliah dengan jurusan keinginan papa,dikampus yang papa inginkan, meneruskan cabang perusahaan papa, aku hanya minta kali ini saja Pa. hiks.....hiks.."Aku semakin tidak bisa mengontrol air mataku.


"Tidak ya tidak,keluarga Leo saja tidak jelas,asal usulnya entah dari mana,orang tuanya kerja apa, selama dengan leo uang dalam kartu ATM yang papa beri selalu tidak terduga pengeluarannya,bahkan bulan kemarin saja kau menghabiskan 300jt" Papa bicara dengan nada tinggi,dan melotot kearahku.Aku hanya bisa menundukan kepalaku.


"Pa,Leo meminjam uangku untuk mengobati neneknya yang sakit,mama dan papa nya belum ada waktu"jawabku sambil terisak.


"Hahahaha,belum ada waktu katamu? Hanya tinggal mengirimkan uang saja belum ada waktu. Bahkan bila diitung itung hampir 1 M dia pinjam uang kamu,dasar anak bodoh"


"Hiks..hiks....Papa dia..."lagi lagi kata2ku dipotong oleh Papa.


"Sudah pokonya tidak ya tidak,jika kau nekat, maka pergi saja dari rumah ini."Papapun meninggalkan meja makan,dan keluar bergegas menuju kantor.


Aku terus terisak,mama yang aku harapkan membantu juga tidak peduli padaku setelah dari kamarku tadi.


¤


¤


¤


Dikampus

__ADS_1


Author : Karena author gak banyak kerjaan,jadi setiap harinya author bakaln up 2 sampe 3 part ya. Soalnya author baru aja lulus SMA,mau daftar kuliah malah ada mbak corona jadi belum bisa daftar😣 Maka dari itu sambil persiapan daftar kuliah nanti, author gak ada kerjaan, kerjaan cuma baca novel,dan author punya niatan bikin novel deh😁😁 Biar gak gabut aja.


ups malah curhat hehehe maap ya


__ADS_2