Rahasia Sekertarisku

Rahasia Sekertarisku
Part 17


__ADS_3

Yuhuu...Aku come back nih😁😁


Maaf lama gk up ya,tau sendiri lah kalau lebaran pasti sibuk.


*


*


"Eh Ar tunggu" Jenni pun mengejar Ariana


Ariana pun langsung bergegas menuju ruangan dosenya untuk konsultasi skripsinya.


Setelah beberapa lama didalam ruangan dosennya,ia pun keluar dan menuju pinggir jalan untuk segera kembali ke kantor.


Dipinggir jalan ia menunggu taxi namun tak kunjung kunjung ada yang lewat.


Untung ada Jenni yang membawa mobil dan bersedia mengantar Ariana ke kantor.


Didalam mobil


"Ar gimana kerja di Jcorp?"tanya Jenni


"Em,biasa sih. Cuma Bos aku agak cuek" jawab Ariana jujur


"Wah cuek dingin pasti kayak di novel novel deh tapi ganteng kan?"goda Jenni


"Iya sih ganteng pake banget,lebih dari si Leo"


"BTW dateng gak ke pernikahan mantan tercintah sama adik kamu tu?"


"Aku gak diundang,males banget liat mereka"


"Kamu masih cinta sama Leo ya?


"Sedikit Jen,2 tahun jen bukan waktu yang singkat,tapi gara gara aku inget penghianatannya,rasa itu dah mulai ilang"


"Bagus deh,lebih baik cari yang lain aja" saran Jenni,yang hanya mendapat anggukan dari Ariana


15 menit perjalanan,mereka tiba di depan kantor Ariana. Ariana pun turun dan Jenni juga segera pergi karna ada urusan lainnya.


"Makasih Jen tumpangannya,lain kali aku traktir deh"


"Siyap sama sama,aku pergi dulu,mau ketemu doi hehehehe"jawab Jenni dan segera melajukan mobilnya


Ariana pun melihat jam tangannya,jam makan siang tinggal 5 menit,ia memutuskan tidak makan siang karena takut bos 'nya marah.


Ariana segera kembali ke mejanya.


Saat mengerjakan berkas berkas yang akan ditanda tangani bosnya,tiba tiba


Kryukkk Kruyukk


Bunyi perut Ariana yang minta diisi makanan.


"Ya ampun perut kok gak bisa diajak kompromi sih,mana masih banyak tugasnya,tapi aku laper banget."gumam Ariana

__ADS_1


Tanpa ia sadari,sedari tadi ada sepasang mata yang melihatnya dan orang tersebut tersenyum geli mendengar suara perut Ariana. Dia Daniel,berniat keluar ruangan untuk meeting,namun berhenti ketika mendengar suara perut Ariana.


Daniel pun melangkah kembali kedalam ruangannya dan menelepon Asisten Mois.


Daniel


"Cepat batalkan meeting untuk siang ini"


Asisten Mois


" "


Daniel


"Gak usah banyak tanya,oh ya dan belilah makanan,segera bawa keruanganku"


Asisten Mois


" "


Bukanya Tuan sudah makan siang,kenapa suruh beli makanan lagi. Dasar perut sapi.


-Asisten Mois


Asisten Mois segera membeli makanan didepan kantor. Setelah mengantri selama 15 menit,ia segera membawa makanan keruangan Bos'nya.


Tok Tok


"Masuk"ucap Daniel


"Ini Tuan saya bawakan makanannya" Ucap Asisten Mois


Asisten Mois pun melaksankannya,ia meletakan bungkusan makanan yang berisi ayam geprek+nasi,buah apel dan es teh.


"Cepat panggilkan Sekertaris baru itu,dah surih masuk" Perintah Daniel


"Baik Tuan" Jawab Asisten Mois


Asisten Mois pun segera keluar ruangan,dan mendapati Ariana sedang memeriksa berkas sambil memegang perutnya yang lapar.


Pantas saja Tuan menyuruhku membeli makanan. Karena ada yang rupanya. hihihi


-Asisten Mois


Asisten Mois mendekat ke meja Ariana.


"Permisi Nona" salam Asisten Mois


"Eh iya Asisten Mois" jawab Ariana terkejut


"Nona disuruh Tuan keruangannya sekarang"Ucap Asisten Mois menyampaikan perintah Tuannya.


"Tapi berkasnya belum selesai"


"Lupakan Berkas,pergilah sekarang tanpa bawa apa apa"

__ADS_1


"Tapi.."ucap Ariana langsung dipotong Asisten Mois


"Tidak ada tapi tapi,Tuan tidak suka dibantah"


Ariana pun menurut dengan mengangguk,sedangkan Asisten Mois hanya tersenyum dan meninggalkan Ariana yang berjalan menuju ruangan Bos'nya.


Apa aku melakukan kesalahan?atau aku mau dipecat? No no no. -Ariana


Tok Tok


"Masuk "


"Permisi tuan,ada yang bisa saya bantu. Apakah saya melakukan kesalahan Tuan? Mohon maafkan saya,saya tidak akan mengulanginya lagi,saya butuh kerjaan ini untuk bertahan hidup. Mohon Tuan,saya sudah tidak punya siapa siapa" Ucap ariana menunduk sambil menangis


Bodoh. Bahkan kau terlahir dari anak orang kaya,kenapa masih harus memikirkan cara bertahan hidup.-Daniel


Daniel yang mendengar ucapan Ariana pun hanya tersenyum geli,melihat ucapan konyol Ariana yang mengira akan dipecat .


"Duduk di sofa" Perintah Daniel


"Tuan" Ariana pun mulai mengangkat kepalanya dan menatap Bos'nya.


"Duduk"


"I...iya Tuan" jawab ariana sambil melangkah kesofa dan duduk diatasnya.


"Makan makanan dimeja itu" Perintah Daniel


"Tapi saya sudah makan Tuan" Jawab Ariana berbohong.


"Aku tau kau belum makan,cepat makan atau potong gaji" Ancam Daniel


"Iya Tuan" Ariana pun langsung menghabiskan makanannya tanpa sisa.


Sekali lagi Daniel yang melihat tingkah lucu Ariana saat ketakutan pun tersenyum puas.


Hingga Ariana menyelesaikan makannya.


"Sudah selesai Tuan,Terima kasih atas kemurahan hati anda membelikan saya makan" ucap tulus Ariana


"Hemt,aku tak suka karyawanku kelaparan"


"Baik Tuan,saya permisi" Ariana pun melangkahkan kaki hendak kembali ke mejanya.


"Tapi ini tidak gratis" Seketika ucapan Bos'nya menghentikan langkah Ariana.


"Baik Tuan,saya akan membayarnya,biar saya ambil uang dulu"


"Aku tak butuh uangmu,balas dengan jasamu"


"Baik saya akan bekerja dengan giat lagi"


"Bukan itu yang ku mau"


Ariana mengernyitkan dahinya.

__ADS_1


***Makasih ya yang udah mau nyampetin baca novelku.


Jangan lupa tinggalin jejak like commen dan vote kalian buat novel ini***.


__ADS_2