
Daniel pun langsung masuk kedalam mobil dan melajukan mobilnya. Didalam mobil Ariana hanya diam,sejujurnya ia malu atas kejadian tadi malam. Daniel melajukan mobilnya dengan tenang dan sesekali melirik ke arah Ariana. Ia tersenyum melihat Ariana yang hanya diam dan menatap keluar jendela. Hingga mereka tiba di kantor. Daniel membukakan pintu untuk Ariana. Dan menarik lembut tangan Ariana menuju keruangannya.
Karena mereka berangkat pagi pagi sekali,jadi belum banyak karyawan yang datang,hanya beberapa itupun para pelayan dan pembersih.
Daniel pun melepaskan tangannya saat berada di dalam lift. Mereka berdua masih diam tanpa sepatah kata pun.Ariana pun enggan membuka suara karena masih sangat malu akan kejadian tadi malam dimana Bos'nya itu menciumnya. Bahkan setiap kali mengingat kejadian itu pipi ariana merona.
Lift terbuka. Mereka melangkahkan kaki menuju ruangan mereka. Daniel melangkahkan kaki menuju kedalam ruangannya. Dan Ariana duduk dimejanya.
Ariana langsung menghela napas panjang,entah kenapa setiap dekat Bos'nya ia sangat sulit bernapas.
"Aduh kenapa jantungku ini,siang nanti harus kuperiksakan ke dokter. Bahaya jika aku punya penyakit jantung." gumam Ariana sambil memegang dadanya.
Daniel sudah masuk ke ruang kerjanya. Tak lama Asisten mois pub datang.
"Pagi Tuan" sapa asisten mois sambil membungkuk.
"Pagi,ada apa" ujar Daniel menatap ke asisten mois.
"Nanti malam adalah pernikahan putri kedua Tuan Bagas,Tuan harus datang,karena Stainwijaya corp adalah salah satu perusahan yang bekerja sama dengan kita. Dan sudah sejak lama" jelas asisten mois
__ADS_1
"Aku sudah tau,aku pasti datang. Apa kau lupa tentang rencana ku?" jawab Daniel sambil tersenyum
"Tentu tidak tuan. Bahkan saya sudah membooking beberapa tempat yang kemungkinan anda butuhkan"
"Bagus. Kerjamu memang tidak pernah mengecewakan. Apa ada info lagi?" Tanya Daniel karena melihat ekspresi asisten mois.
"Tentu Tuan. Sebenarnya Tuan Bagas sudah mengetahui bahwa putrinya bekerja di perusahaan kita"
"Bagus. Bahkan itu lebih baik. Jadi aky tidak perlu memberitahu nya"
"Tapi Tuan. Itu melenceng dari rencana kita"
"Biarkan saja. Bahkan seribu kemungkinan sudah kusiapkan jalan keluarnya"
"Em,kembalilah bekerja" Ucap Daniel dan kembali melanjutkan pekerjaannya.
*
*
__ADS_1
Dikediaman Wijaya
Hari ini adalah hari yang membahagiakan bagi Tania dan Leo. Mereka akan mengikat janji suci setelah banyak yang mereka lalui.
Perut Tania yang sudah sedikit kelihatan membuat penata busana memilihkan baju pengantin yang sedikit longgar agar tidak menunjukan perut buncit Tania.
Sebenarnya 3 bulan lagi adalah ujian kelulusan Tania. Namun karena keadaannya ia harus homeschooling.
Bagaimana pun juga apa yang menimpa Tania adalah aib bagi keluarga Wijaya. Sehingga mereka harus menyembunyikannya. Pernikahan Tania sendiri diselenggarakan dengan dalih ingin menghindari fitnah. Sehingga para wartawan pencari berita tidak akan membuat berita yang aneh aneh sehingga merusak nama baik Wijaya.
Tania telah siap dengan make up tipis yang membuatnya semakin cantik dengan baju pengantin berwarna putih dan rambut disanggul menambah anggun Tania. Sebenarnya Tania dan ariana memang terlahir cantik jadi banyak pria yang tergila gila dengan mereka.
Ijab Qobul Tania dan Leo diadakan pagi sedangkan pestanya diadakan malam hari.
Pukul 10.15 ijab qobul dilaksanakan dengan kidmat. Hingga kata sah telah meresmikan bahwa mereka telah menjadi sepasang suami istri.
"Bagaimana saksi?" ucap penghulu
"SAH"
__ADS_1
Penghulu pun membaca doa dan dilanjutkan acara sungkeman.
Di Jcorp