
3 hari sudah setelah kejadian di cafe.
Ariana hanya mengurung diri dikamar hotelnya,, mengutuk dirinya sendiri karena begitu bodohnya hingga meninggalkan orang tua demi lelaki yang telah menghianatinya.
Matahari pun mulai meninggi,
Kruyukkk
"Ah lapar,dari semalam aku terus menangis dan sekarang lapar sekali" gumam Ariana
Ariana pun pergi turun untuk makan, ia makan disalah satu restoran diseberang hotelnya. Saat hendak membayar dengan kartu ATM nya,tiba tiba tidak bisa.
"Maaf mbak,kartu ATM anda tidak bisa digunakan,mau ganti yang lain atau cash?" ucap kasir restaurant.
"Ah masak sih mbak,ya udah pake ini,pasti bisa" Ariana memberikan kartu lainnya.
"Maaf mbak,ini tidak bisa juga"
Apa papa telah memblok semua kartuku. Ya ampun apakah segitunya papa marah padaku.
-Ariana
Untung didompetnya masih terdapat uang cash. ia pun menbayarkannya lalu pergi dari restaurant. Ia berjalan ke taman tidak jauh dari hotel dan duduk disalah satu kursi.
"Aku tidak boleh diam saja. Aku harus mencari kerja, kalau aku tidak bekerja aku tidak akan bisa wisuda"gumam riana dalam hati
Baik besok aku akan mulai mencari kerja.
-Ariana
Ariana pun pergi ke hotel untuk istirahat dan menenangkan pikirannya.
__ADS_1
Huh....lelah sekali.
Sesampainya dikamar,ia langsung membaringkan dirinya di atas kasur dan terlelap.
¤
¤
Di kediaman Wijaya
"Papa,masa papa tega sama anak sendiri sampe ngeblok ATM sih pak. Dia tetep anak kita,gimana kalau dia gk punya uang" ucap mama sambil memelas agar suaminya membuka hati.
"Mana mungkin,seharusnya dia sudah menikah dengan lelaki br*****k itu kan,suaminya lah yang harus bertanggung jawab bukan kita" jawab papa kesal.
"Ih papa,pokonya setuju gak setuju mama bakal nyari Ariana" ujar mama.
"Gak perlu dicari,dia baik baik aja.."ucap papa santai
"Sekarang urus saja putri bungsumu itu,biae tidak membangkang seperti kakaknya"
"Iya iya pa,Tania bentar lagi juga lulus SMA,oh ya pa bentar lagi ariana juga lulus kuliah,saat wisuda kita datang ya" sambil memelas agar suaminya mengabulkan.
"Hemmm"
"Makasih suamiku"
¤
¤
Jam menunjukan pukul 16.00
__ADS_1
Ariana mengerjapkan matanya,ia terbangun saat perutnya mulai lapar. Ia pergi keluar untuk mencari makan.
Selesainya makan ia kembali ke hotel untuk menyiapkan CV yang hendak ia gunakan untuk melamar kerjaan.
Tiba tiba ia melihat selembaran yang menuliskan tentang lowongan perkerjaan di salah satu perusahaan ternama dan posisinya adalah seorang sekretaris dengan gaji 50jt/bulan. Saat melihat jumlah gajinya mata Ariana membulat.
Wah kalau aku kerja disini,sudah pasti tanpa uang papa aku bisa hidup enak. -Ariana
Ariana tiba dikamarnya,ia menyiapkan CVnya, sungguh miris memang ia mengingatnya dahulu ia hidup enak,sekarang harus mencari kerja demi sesuap nasi. Saat ia melihat sisa uangnya di dompet yang hanya tinggal 1 jt,ia memutuskan untuk mencarui kontrakan murah,selama ia mencari kerjaan.
🌸
🌸
Malam pun berganti pagi
Ariana sudah rapi dengan pakaian hendak melamar pekerjaan,sebelumnya ia akan menuju ke kontrakan yang sudah ia dapatkan,kontrakan di gang kecil hanya sebesar 3×4. Jauh dari kamarnya,bahkan kamar mandinya saja lebih besar dari ini.
Tapi apa boleh buat untuk berhemat. Apalagi dia juga harus kuliah.
Ariana pun pergi menuju salah satu perusahaan yang ia lihat di iklan kemarin. Karena tidak terlalu jauh,ia memilih berjalan kaki untuk menghemat ongkosnya.
Sampai didepan perusahaan ia hendak lamar,Ariana tercengang melihat banyaknya wanita berbaris juga untuk melamar pekerjaan,nyalinya pun ciut,
Apakah aku akan diterima,sainganku saja banyak sekali,pasti mereka juga sudah berpengalaman.
-Ariana
Dikit dikit gak papa ya,yang penting sehari bakal lebih dari 2 part😊
Happy reading🌸
__ADS_1