
Ariana dan Dewi pun kembali ke kantor. Ariana pun meninggalkan dewi di lobi dan langsung ke ruangannya.
Dimejanya sudah terdapat setumpuk pekerjaan. Sejujurnya ia ingin cepat pulang dan menangis sepuasnya.
"Ya ampun,banyak sekali ini. Harus aku apakan?" ucap ariana kepada dirinya sendiri.
"Ehemmm" Suara Daniel mengejutkan ariana.
Ariana pun menoleh ke belakang dan langsung menundukan kepalanya.
"Eh iya Tuan,ada yang bisa saya bantu?" Tanya Ariana pada bosnya.
"Itu semua sudah aku tanda tangani,kau hanya tinggal men'stempel tepat di tanda tanganku" jelas Daniel pada Ariana
"A...pa semua ini,"
"Apa kau tidak mau,jika tidak pe..."
"Baiklah tuan akan saya akan lakukan" dengan senyuman terpaksa.
"Bagus"
"Tuan,bolehkan saya bertanya"
"Boleh,tapi cepatlah"
"Bagaimana kau bisa menandatangani ini semua?" Tanya ariana gugup
"Hahahahaha,,kau hanya ingin bertanya itu saja. Kau lupa aku punya asisten Mois,dia bisa melakukan apapun,bahkan di hafal tanda tanganku" Jawab Daniel dengan senyuman kecutnya.
"Hahaha,maaf tuan saya tidak tau"
"Sudahlah cepat kerjakan" Perintah Daniel.
"Baik tuan"
Daniel pun meninggalkan Ariana,dan kembali keruangannya. Didalam ruangannya Asisten mois sedang menunggu untuk membicarakan hal penting,apalagi kalau bukan tentang Ariana.
__ADS_1
"Katakan mois,"
"Tuan,saya baru berhasil menemukan beberapa info saja"
"Jangan bertele - tele,katakan yang kau dapat"
"Nona,adalah putri sulung dari Bagas Wijaya pemilik Stanwijaya corp. Beberapa hari yang lalu atai sekitar seminggu nona pergi dari rumah bersama kekasihnya yang bernama Leo ,karena Tuan bagas wijaya tidak menyetujui apabila mereka menikah. Setelah pergi dengan kekasihnya,ia mengetahui bahwa kekasihnya selingkuh dengan adiknya. Dan semua kartunya telah di blok oleh Tuan Bagas" Asisten mois menjelaskan panjang lebar.
"Lalu,ada lagi" Tanya Daniel
"Dan tuan bagas akan mengadakan pernikahan putri keduanya dengan pria bernama Leo,karena putri keduanya telah mengandung lebih dahulu"
"Baiklah,kalau begitu?"
"Eh Tuan,ketidakadilan telah terjadi pada Nona ariana" ucap asisten mois
"Baiklah,cari info lain apakah dia wanita dimasa laluku atau bukan"
"Baik Tuan,saya mohon undur diri" Asisten mois pun meninggalkan ruangan Bos'nya.
Diluar asisten mois melihat ariana yang sedang sibuk men'stempel surat surat.
Merasa dipandangi seseorang,Arian pun menoleh kesampingnya.
"Maaf,Asisten Mois. Ada perlu apa?" Tanya ariana
"Tidak,aku hanya menyampaikan semua itu harus selesai hari ini. Ini perintah langsung dari Tuan Daniel. Kalau begitu permisi."
Asisten mois pun meninggalkan Ariana
Hari ini?ini saja belum setengahnya,aku akan lembur untuk hari ini pasti.-Ariana
ยค
Jam sudah menunjukan pukul 21.30. Ariana pun telah menyelesaikan tugasnya. Ia pun membawa surat surat tersebut ke ruangan bosnya,karena memang daniel belum pulang untuk mengerjakan beberapa proyek.
Tok
__ADS_1
Tok
"Masuk"
"Maaf Tuan,saya hanya ingin memeberikan surat surat yang telah saya stempel semuanya"
"Letakan di meja dekat sofa itu"
"Baik Tuan,apakah ada yang bisa saya bantu tuan?" Tanya ariana
"Mari pulang bersama" ucap Daniel,seketika membuat Ariana terkejut.
"Maaf Tuan,saya akan pulang sendiri saja,kontrakan saya hanya membutuhkan waktu 15 menit dari sini.
"Apakah kau menolaku" dengan menatap tajam Ariana.
"Tidak tuan,hanya saja..."Daniek langsung memotong ucapan Ariana.
"Ayo,saya tidak menerima penolakan. " Daniel pun berdiri dan melangkah keluar.
"Baik Tuan," Ariana mengikuti bos'nya itu.
Daniek dan Ariana pun masuk ke dalam mobil. Tidak ada pembicaraan diantara mereka. Daniel sibuk dengan ponselnya,dan Ariana hanya memandang keluar jendela.
"Pak,turunkan saya didekat toko kue itu" ucap Ariana
"Baik Nona"
Mobil telah berhenti. Ariana berpamitan dengan Bosnya.
"Tuan Daniel,terima kasih atas tumpanganya. Saya mohon undur diri"
"Hemt"
Ariana pun turun dari mobil. Dan supir bosnya kembali melajukan mobil tersebut.
Jangan lupa like,comment dan vote ya buat author.๐
__ADS_1
Happy reading all๐