RAJA DAN SENJANA

RAJA DAN SENJANA
EPISODE 9


__ADS_3

Setelah memesan makanan, mereka berdua pergi ke greenhouse. Mereka mengahbiskan makanan disana, raja sengaja mengajak Ana kesana karena itu satu satunya tempat tertutup di sekolah. Raja paham bahwa di tempat tertutup lah Ana bisa merasa nyaman. Selesai menghabiskan makanan, Raja kembali mengantar Ana ke kelasnya karena sebentar lagi bel masuk berbunyi.


****


Drrrtt, drrrtt, drrttt...


Raja: “Malam my queen”


Ana: “Hmm, paan?”


Raja: “Iss jutek amat”


Ana: “Heheh, ada apa Raja ganteng?”


Raja: “Besok kantin yok, bareng Bagas, Aldi, Reno, ama Dian”


Ana: “Nggak deh Ja, lo aja. Btw cepet lu dapat temen baru”.


Raja: “Kenapa sih? Takut? Mereka sohib gue waktu SD. Dulu gue SD dekat sini”


Ana: “Kaya gatau aja lo”

__ADS_1


Raja: “Lo gak perlu takut. Ada gue, ada temen-temen gue juga. Lo bakal aman, terlindungi. I’ll protect you FOREVER. Besok gue jemput”


Ana: “Idiih, gaya lo. Eeee tapi temen lo mau main sama gue?”


Raja: “RATU, temen gue itu beda sama mereka yang suka ngejudge orang. Temen gue baik, uda lo santai aja. Yauda uda malem, tidur deh lu. Night my queen”


Ana: “Serah deh, Night too hero”


Raja: “Manis juga hero, hehe”


****


Aldi: “Ana? Ana yang albino itu?”


Raja: “Eits broo, jangan ngomong gitu lagi deh. Apalagi di depan Ana, dia sering dibully jadi agak sensitif sama kata-kata itu. Paham ya lo semua”


Aldi: “Oh sorry bro, denger lu pada, jangan sampe keceplosan”


Bagas: “He’em he’em paham”


Sesampainya di depan kelas Ana..

__ADS_1


Raja: “Ana, Anaa!!” (Raja memanggil Ana dengan masuk sedikit ke kelas. Ana yang menyadari hal itu langsung keluar).


Reno: “Hai, Ana. Lo sans aja sama kita. Kita sama asiknya kok kayak Raja. Kalo lo butuh pacar, gue juga bisa kok” (cagilnya sambil tertawa)


Raja: “Heeeh, sok asik banget lo Ren. Gausah dengerin An, dia ini predator hahah”


Reno: “Husstt lo, jangan buat dia takut sama gue. An, lo gausah nunduk ke kita. Uda gue bilang santai aja”


Ana: “Hmmm iya, makasih lo semua uda mau temenan sama gue. Kalian pasti uda laper kan, yauda kantin deh buru, ntar bel lagi” (jawab Ana sambil tersenyum ke arah Raja dan temannya)


Aldi: “Nah gitu dong. Yauda kuy”


Mereka pun pergi ke kantin bersama. Raja yang posisinya berada paling belakang tersenyum melihat Ana sudah mulai bisa berbaur dengan orang lain selain dirinya. Ia senang melihat Bagas dan Aldi merangkul Ana.


Matanya berkaca-kaca melihat pemandangan itu, dia mengerti sekali Ana sangat bahagia karena dia yakin sebelumnya Ana tidak pernah mendapatkan moment seperti itu.


Setelah beberapa saat, mereka sampai dikantin dan duduk disatu meja yang sama. Mereka menghabiskan makanan dengan saling mencagil.


Raja merebut makanan Bagas, Aldi merebut minuman Ana dan Ana balik merebut minuman Reno. Mereka terlihat sangat ceria.


Raja: “An, gue tau lo pasti gak pernah ngerasaian ini sebelumnya. Selama ini lo pasti tertekan karna gak ada satupun orang yang mau dekat sama lo. Gue janji An, gue bakal pertahanin momen-momen begini, gue bahagia liat lo bahagia. Gue, gue suka sama lo An” (batin raja sambil melihat Ana yang asyik mencagil Reno dan tertawa terbahak-bahak)

__ADS_1


__ADS_2