
Daniel yang panik segera bergegas menuju pintu belakang, sementara itu Gang Blake hampir sampai ke kantor WPC.
"Bukankah itu Gang Blake ?"
"Mengapa mereka ada disini ?" kata seketaris Richard, Bone.
"Hey..! apakah kau lupa Bone ?
Gang Blake bekerja sama dengan Agen WPC"
"Apa ?" kaget Bone, bisa bisanya dia lupa soal itu.
"Mereka pasti datang kesini untuk mengejar Daniel dan Richard" ucap Bone.
"Segera serang mereka jangan sampai Gang Blake berhasil masuk ke kantor WPC"
Vroom!..vroom..!
Mobil mobil Gang Blake melaju dengan sangat kencang.
Tembakan demi tembakan di arahkan ke mobil mobil Gang Blake.
"Ada serangan di arah kiri"
"Tahan, cepat keluar dari mobil"
"Berikan perlawanan berlindung di balik mobil"
Dar..Dar..Dor..!!
Tembakan demi tembakan menewaskan beberapa orang dari belah dua pihak.
Karna serangan yang terus menerus di berikan Gang Rogers kepada Gang Blake, mengakibatkan salah satu mobil mereka meledak.
Jlarr..!
Ledakan mobil itu menimbulkan asap tebal,
Gang Blake yang tak mau berlama lama disini memanfaatkan asap itu untuk pergi ke kantor WPC.
Gang Rogers bingung mengapa tidak ada suara tembakan lagi dari mereka, lama menunggu Bone memutuskan untuk mendatangi mobil itu.
"Mereka tidak ada sini"
__ADS_1
"Tak mungkin"
"Mereka sudah pergi menuju kantor WPC"
"HOI..!! KALIAN SEGERA PERGI BERLARI MENUJU KANTOR WPC" Teriak Bone.
Ratusan orang menuju kantor WPC sambil membawa senjata api, menimbulkan kemacetan di jalan. Para pengendara merasa takut karna melihat ratusan orang bertopeng sambil membawa pistol.
Kemacetan itu sedikit menghambat pengejaran Gang Rogers.
"Jika ada yang menghalangi tembak saja" ucap Bone, dia merasa tak memiliki banyak waktu.
Sementara itu Daniel yang sudah sampai di pintu belakang sedikit kesulitan untuk membukanya.
"Sial karat yang ada di pintu membuat pintunya susah di buka" ucap Daniel cemas.
Agen WPC yang masih di mengejar Daniel berhenti karna sesuatu.
"Hey..! Berhenti di ruangan ini masih ada orang"
"Jangan bercanda !"
"Cepat kejar Gangster pengacau itu"
Karna teriakan itu mereka berhenti, dan melihat Dagfinn yang tertinggal, tak sempat di selamatkan oleh Daniel.
"Eh ? Mengapa dia tertinggal disini"
"Apakah Richard juga masih ada disini?"
"Tidak, lihatlah ruangan di sebelahnya, pintunya terbuka"
"Sebaiknya kita biarkan saja Gangster itu kabur, kita tahan saja ini"
"Mereka pasti akan kembali lagi untuk menyelamatkannya"
Daniel yang sudah keluar langsung memasuki mobil yang sudah di siapkan oleh Limon.
"Cukup diam disini"
"Tunggu sampai Gang Rogers dan Ashton sampai disini"
"Persiapkan senjata, takut ada hal yang tak di inginkan terjadi" ucap Daniel.
__ADS_1
Gang Blake yang telah sampai di kantor WPC tiba tiba di serang oleh para Agen WPC.
"Ahk..! ada apa ini, apakah mereka berkhianat"
ucap Brian marah karna penyerangan dari agen WPC.
"Serang balik mereka !!" Teriak Brian perintahkan kepada anak buahnya.
Gang Rogers dan Ashton yang melihat pertarungan Gang Blake vs Organisasi WPC, memanfaatkan kondisi itu.
Mereka ikut menyerang Gang Blake dari belakang, Gang Blake terkepung. Menewaskan puluhan orang.
"Sialan, Gang payah itu ikut ikutan menyerang"
Merasa tak bisa melawan Brian kabur, berlari ke arah sungai di dekat kantor WPC.
"Hey Kalian ! Ikuti Aku"
Byurr...
Brian yang melompat ke sungai tak sengaja tertusuk ranting pohon di perutnya.
Jleb..!
"Uhk..! Brengsek hari yang paling sial dalam hidupku" gumam Brian.
Rahang Brian menegang setelah menerima tusukan itu tak berselang lama dia pingsan dan tak sadarkan diri.
"Boss..!"
"Woi itu Boss terluka, cepat selamatkan dia"
Gang Rogers dan Ashton ikut kabur tetapi melewati jalan yang berbeda, mereka kabur ke tempat yang telah di janjikan.
Mereka sampai di pintu belakang ruangan rahasia, yaitu di parkiran. Menjemput Daniel dan Richard yang sudah menunggu.
"Daniel !"
"Tuan Richard, syukurlah kau baik baik saja" ucap Bone, Bone tersenyum terlukis perasaan bahagia di wajahnya.
"Mereka telah sampai, segera berangkat, Calvin"
Aduh... Gimana nasib Brian ya ?
__ADS_1
Yuk ikuti terus novel ini 😗