RAJA GANGSTER SUDAH MATI

RAJA GANGSTER SUDAH MATI
PENANGKAPAN RICHARD


__ADS_3

Richard yang terkepung oleh Gang Blake hanya bisa bertahan sambil menunggu bantuan mereka datang.


Anak buah Richard yang baru saja datang sudah tiba di pintu gerbang markas Gang Blake.


Namun sayang pimpinan divisi 2 yang juga melihat kedatangan anak buah Richard langsung melemparkan bom dari atas helikopter.


"Halo pimpinan utama, aku melihat puluhan orang memakai topeng tengkorak baru saja datang" lapor Max kepada Mike.


"Topeng tengkorak ?"


"Itu pasti anggota Gang Rogers yang menyerang markas ini"


"Segera serang mereka sebelum memasuki markas ini"


"Baik, laksanakan" ucap Max.


"Cek.. cek.. segera lemparkan bom, ledakkan orang orang yang baru datang itu" kata Max perintahkan kepada anak buahya.


"Oke.. Bom 969 Small Fire, serang" ucap anak buah Max.


Bom yang di lempar tadi otomatis meledak jika mengalami benturan keras. Lemparan dari atas mengakibatkan bom itu langsung meledak.


Sehingga mobil mobil yang di gunakan Gang Rogers itu hancur beserta orang di dalam nya.


"Lapor.. semua mobil sudah di hancurkan" ucap anak buah Max.


"Kerja bagus, selanjutnya kita serang pimpinan mereka Richard dan Dagfinn dari atas"


"Cukup menggunakan pistol jangan memakai bom"


"Dan jangan sampai membunuh mereka, kita harus menangkapnya hidup hidup"


Menerima serangan dari atas Richard dan Dagfinn menyerang balik pasukan WPC itu.


Sebuah peluru yang di tembak Richard mengenai salah satu pilot helikopter sehingga membuat helikopter itu terjatuh dan menewaskan semua yang ada di dalamnya.


Karna di darat juga ada serangan dari Gang Blake. Sebuah peluru mengenai paha Richard sedangkan Dagfinn terkena di perutnya.


Anak buah Richard dan Dagfinn memutuskan untuk kabur sambil bertahan dari serangan.


Richard dan Dagfinn yang tertinggal di tangkap oleh Gang Blake dan di serahkan kepada Brian.


Plak..!


Brian menampar wajah Richard.


"Mengapa kau menyerang Adik mu sendiri Brengsek" marah Brian kepada Kakaknya.


"Bukan kah waktu itu kau bilang tak ingin ada perselisihan di keluarga kita ?"


"Sekarang malah kau yang menyerang markas ku, Munafik sialan" Brian yang sangat marah menodongkan pistolnya ke leher Richard.


"Katakan yang ingin kau katakan sebelum ku menekan pelatuknya" Brian yang sudah siap membunuh Richard ingin mendengarkan kata kata terakhir dari Kakaknya.


Plak..!


Dor..!


Mike yang melihat itu menampar pistol yang di pegang Brian sehingga pistolnya terlempar jauh. Mike yang tak ingin pistol itu digunakan Brian lagi menembak nya agar pistol itu tak berfungsi lagi.


"Apa apaan ? kenapa kau menghalangi ku, Anjing pemerintah..!" Brian yang tersulut emosi tak sengaja mengatakan itu.

__ADS_1


"Apakah kau ingin kerja sama kita di batalkan ?"


tanya Mike sambil menatap sinis Brian.


Brian yang tak ingin kerja sama nya di batalkan meminta maaf kepada Mike.


"Maafkan aku, aku terbawa emosi tadi" gumam Brian.


"Apakah kau mau menyerahkan Kakak mu dan temannya itu kepada ku ?" tanya Mike. Dia yang ingin mendapatkan apresiasi lebih dari pemerintah mencoba untuk membawa Richard dan Dagfinn ke kantornya.


"Mengapa ?"


"Aku ingin segera membunuh Anjing kampung ini" ucap Brian yang masih marah kepada Kakaknya.


"Jika kau membunuh nya aku akan membatalkan kerja sama kita" Mike mengancam Brian agar dia tak membunuh Richard.


Mau tak mau dia harus menyerahkan Richard kepada Mike.


"Aku akan menyerahkannya kepada mu, tapi izin akan untuk memukulinya terlebih dahulu"


ucap Brian dengan penuh rasa kesal.


"Ha..ha..ha.. silahkan saja, asalkan jangan sampai membuat dia terbunuh" ucap Mike kagum dengan jawaban Brian.


Gedebug..!


Brian mendorong Richard yang masih terikat di kursi.


Glup!..


Richard menelan ludah, rasa takut terlukis di wajah Richard.


Slap!..


Plak!..


Memukul perut Richard sampai dia sulit untuk bernafas.


Ukh.!


"Hentikan Brian, aku mohon" ucap Richard menahan rasa sakit dari Brian.


Melihat Richard yang memohon Brian menggigit bibirnya menahan marah.


"Sudahlah Brian, pimpinan divisi 3, Collis. Sudah mengirimkan sebuah truck untuk membawa Richard" ucap Mike menahan agar Brian tak melanjutkan pemukulan itu.


Vroom!, vroom..!


Truck yang dikirimkan Collis baru saja datang, mereka membawa Richard dan Dagfinn ke kantor WPC (World Peace) untuk di tahan di sana.


"Baiklah semuanya sudah selesai"


"Aku menerima tawaran kerja sama mu" ucap Mike sambil memberikan setengah senyum.


Mike pergi kembali ke kantor WPC untuk melanjutkan tindakan kepada Richard dan Dagfinn.


Dia yang sudah berhasil menangkap pimpinan Gang Rogers dan Ashton segera mengirimkan surat kepada Mentri pertahanan yang bernama Parish.


Setelah sampai di kantor Mike duduk di meja kerjanya dan menyerah kan Richard dan Dagfinn kepada Collis.


"Ikuti aku kalian akan ku tahan sementara di sini"

__ADS_1


Berbeda dengan Daniel sebelumnya ruangan kurungan Richard jauh lebih mengerikan, karna tempatnya yang begitu sempit. Hanya 1 meter x 1 meter, Richard hanya bisa tidur dengan cara duduk. Ruangan yang gelap serta terpisah dengan Dagfinn membuat dia kesepian di sana.


Richard yang masuk ruangan itu merapatkan bibirnya tak bisa berkata kata, nampak ekspresi kesedihan di wajahnya.


Sementara itu Daniel yang sedang berlatih belada diri di temui oleh seketaris Richard yang bernama Bone.


Slap!.. Plak.!.. Pow!..


Kreeeeek...


Pintu Daniel terbuka.


"Daniel ada kabar tentang Richard"


panik anggota Gang Rogers.


"Richard ? kenapa dia ?"


Daniel yang lagi latihan belada diri bingung.


"Richard tertangkap oleh Gang Blake"


Mata Daniel melebar kaget mendengar kabar bahwa Richard tertangkap oleh Adiknya sendiri.


"Mengapa dia bisa tertangkap ?" tanya Daniel.


"Dia menyerang markas Gang Blake, tapi ternyata ada Agen WPC yang membantu Gang Blake, sehingga membuat kami kewalahan melawannya" ucap Bone.


Huh?.. Richard menyerang Brian ? Mengapa.. pikir Daniel.


Dan kenapa ada Agen WPC yang membantu Brian,hal itu menambah penasaran Daniel.


"Aku mohon tolong bantu kami untuk menyelamatkan Richard" memohon Bone.


"Aku tak bisa menolong mu"


"Pasukan ku sangat lah sedikit"


"Tenang saja Gang Rogers dan Ashton akan bergabung dengan mu untuk sementara" ucap Bone.


"Hah Ashton ? bukankah itu yang menghalangi ku saat ingin menyerang kantor WPC" pikir Daniel.


"Mengapa dengan Ashton ?" tanya Daniel.


"Richard sebelum menyerang Brian memutuskan untuk beraliansi dengan Ashton, untuk menambah kekuatan"


"Bukankah pemimpin Ashton sudah mati ?"


"Ya.. lalu adiknya menggantikan posisinya sekarang, Dagfinn Ashton"


"Eh.. apakah anak buah nya mau beraliansi dengan ku ? bukankah mereka tau kalau aku yang membunuh Pemimpin nya dulu" ucap Daniel khawatir Gang Ashton akan berkhianat.


"Tenang saja, mereka akan ikut dengan mu sementara untuk menolong Dagfinn"


"Kita memiliki tujuan yang sedikit berbeda, namun lokasinya sama. Gang Ashton ingin menyelamatkan Dagfinn dan Gang Rogers ingin menyelamatkan Richard, agar penyelamatannya lebih mudah kita harus bekerja sama untuk sementara"


"Baiklah, kita akan melakukan penyerangan esok lusa, aku harus mempersiapkan pasukan ku terlebih dahulu"


Wah... Kayaknya bakalan terjadi perang lagi nih.


Kira kira Daniel bisa gak ya nyelamatin Richard.

__ADS_1


Ikuti terus novel ini >_<


__ADS_2