RAJA GANGSTER SUDAH MATI

RAJA GANGSTER SUDAH MATI
PENYERANGAN


__ADS_3

Melihat berita di televisi yang mengabarkan bahwa di temukannya pesawat yang membawa obat obatan begitunya banyak, dan korbannya yang memiliki tato X di mata, yang menandakan itu Gang Dallas. Delbert Ashton, pimpinan Ashton Group tahu bahwa itu adalah rekan bisnis Franklin. Dan menyimpulkan bahwa Gang Dallas lah penyebab Franklin tak bisa membayar hutangnya. Sehingga membuat Delbert rela membeli anak Franklin dengan melunasi hutang Franklin, tapi anak Franklin tak bertahan lama dan dia bunuh dengan tangannya sendiri. Membuat Delbert ada rasa menyesal membeli anak Franklin, Delbert tak mendapat keuntungan setelah membeli anak Franklin, malahan dia rugi banyak. Delbert memberikan surat tantangan perang kepada Gang Dallas untuk melampiaskan semua kekesalannya.


Daniel yang melihat surat itu tak menghiraukannya malahan dia membuang surat itu, dan fokus untuk mengurus bisnisnya selanjutnya.


"Perang ? lelucon apa ini" ucap Daniel heran dengan surat itu.


Tring..! Tring..!


*Suara telpon


"Siapa ini ? ada perlu apa ?" tanya Daniel.


"Ah, Daniel segera ke markas ku, aku akan mengadakan pesta karna keberhasilan kita" ucap Calvin.


"Baiklah aku akan segera berangkat" ~Daniel.


Daniel yang senang mengajak istrinya untuk mengabadikan momen keberhasilan bisnisnya ini.


"Alma Apakah kau mau ikut bersama ku ?" ucap Daniel kegirangan.


"Tidak, aku mau istirahat dulu saja, aku lagi hamil tak bisa terlalu lelah" ucap Alma.


"Yah.. kalau begitu jaga dirimu baik baik ya, dadah !" ucap Daniel sekaligus meninggalkan tempat itu.


Daniel pergi sendirian ke markas Baxter Family,


Daniel menyuruh penjaga untuk mengawas istrinya yang sedang hamil, dia takut terjadi sesuatu kepada istri dan anaknya.


Tanpa dia ketahui Agen WPC (World Peace) sudah mencari informasi tentang keberadaan Gang Dallas, dan sudah bersiap untuk menyerang markasnya. Mereka yang memiliki banyak informasi pun tahu kalau Daniel memiliki saudara yang sesama Gangster, Agen WPC memiliki ide untuk menyerang Gang Dallas, dengan cara menyamar menjadi anggota Richard, Gang Rogers. Karna sangat mudah untuk menyamar menjadi mereka, cukup dengan menggunakan topeng tengkorak.


Persiapan yang sangat matang sudah di lakukan oleh Agen WPC bersama divisi 1 dan divisi 2 mereka berangkat ke markas Gang Dallas, yang masing masing divisinya beranggotakan 50 orang, dengan kerja sama 2 divisi itu totalnya menjadi 100 orang. Sedangkan anggota Daniel hanyalah 54 orang.


Sampailah Agen WPC di depan gerbang, Gang Dallas yang mengira itu Gang Rogers Adik Daniel, tentu mereka mengijinkannya masuk.


Setelah masuk gerbang Agen WPC berdiri di tengah tengah halaman Markas Gang Dallas, lalu membuka topeng mereka, dan menembakan seluruh senjata ke semua tempat, memborbardir markas Gang Dallas, tembakan yang membabi buta itu menewaskan setengah anggota Gang Dallas. Namun sayang sekali mereka tidak menemui Daniel, hanya melihat istri Daniel yang bersembunyi di balik lemari sambil ketakutan.

__ADS_1


"Dimana Daniel ?!" dengan suara keras pimpinan divisi 2 berteriak di hadapan Alma, istri Daniel.


"a.a.aaku tidak tau" Alma tak memberitahu sedikit pun informasi tentang Daniel.


"Cepat beritahu, atau kau akan ku bunuh bersama anak mu" pimpinan divisi 2 kembali mengancam Alma.


"s.s..su..sungguh aku tak tahu, dia sudah pergi sejak lama dari sini" gumam Alma.


"Hoi, sini Max" panggil pimpinan divisi 1, John.


"Aku mempunyai rencana lain" ucap John.


"Sebaiknya kita sandera istri Daniel itu, lalu suruh Daniel menyerahkan diri agar istrinya Selamat" kata John.


"Tidak buruk, sebaiknya kita panggil helikopter untuk membawanya" pimpinan divisi 2 setuju dengan itu.


"Cek, disini pimpinan divisi 2, Max. aku ingin kau mengirimkan helikopter ke lokasi, segera"


ucap Max, pimpinan divisi 2.


Setelah helikopter datang John dan Max segera membawa Alma untuk naik, lalu pergi ke Kantor WPC (World Peace). Alma di kurung di ruangan yang gelap tak ada cahaya sedikit pun, bahkan dia sendiri tak bisa melihat tangannya.


dia menugaskan anak buahnya untuk bom bunuh diri.


"Hey kalian bertiga, aku ada tugas untuk mu" ucap Delbert.


"Baik Boss, akan kami laksanakan apapun itu" ucap anak buahnya dengan penuh rasa hormat.


"Kalian akan membawa bom ke suatu tempat judi, dan meledakkannya bersama diri kalian" kata Delbert.


"Bukankah itu sama saja dengan namanya bunuh diri ?" ucap salah satu anak buah Delbert.


"Tenang saja kalian akan menggunakan Jas anti peledak jadi kalian akan aman" Jas yang di berikan Delbert kepada anak buahnya sebenarnya hanyalah jas biasa, tentu saja anak buahnya akan mati saat bom itu meledak.


"Kalian pergi ke casino yang bernama Ibu Kota Baxter, tapi jangan langsung meledakkan bom itu. Jadilah pusat perhatian sehingga orang orang mendekati kalian, setelah semuanya berkumpul di dekat kalian ledakkan bom itu" ujar Delbert.

__ADS_1


Setelah mereka sampai di casino Ibu Kota Baxter, yang di kelola oleh Baxter Family. Mereka segera mencari cara agar menjadi pusat perhatian.


"Bagaimana ini ?" ~anak buah 1.


"Apa yang harus kita lakukan ?" ~anak buah 2.


"Kalian berdua tenanglah" ~anak buah 3.


"Sebaiknya kita bagi bagi uang agar mereka mendekat dengan kita" ~anak buah 3.


"Oke, akan ku coba" ~anak buah 1.


"Siapa mau uang ? aku bagi bagi uang" ucap anak buah ke 1, tak ada yang memperdulikan mereka. Mengingat ini tempat judi tentu saja banyak orang kaya. Merasa cara ini tidak berhasil mereka langsung saja meledakkan dirinya secara bersamaan di sudut sudut ruangan.


Boom..! Duar..!


Semua anak buah Delbert tadi tewas dengan konyol, Casino yang di dalam goa itu tertutup dengan tanah, bom tadi mengakibatkan tanah menjadi longsor. Menutupi goa dan menimbun semua orang yang ada di dalam tempat judi itu.


Badan penanggulangan bencana yang mengira itu longsor biasa tak mencari korban, karna tempat longsor tadi sangat jauh dari perumahan warga. Warga yang tak ada melapor kehilangan anggota keluargnya pun menjadikan berita longsor ini bencana alam yang tak memakan korban. Tak ada kecurigaan sedikit pun dari petugas.


Daniel yang sudah bersenang senang sampai sore pulang kembali ke markasnya, dia yang tak tahu menahu tentang kejadian tadi kaget melihat markasnya berantakan, dengan anggotanya yang terkapar tak berdaya sekaligus istrinya yang menghilang entah kemana. Di sisi lain Calvin bingung mencari tempat judinya itu, padahal tempat judi yang ia cari sudah tertimbun tanah beserta orang yang ada di dalamnya. Daniel yang panik menanyai salah satu penjaganya yang sudah tak bertenaga.


"Hey hey, ada apa ini ? mengapa markas berantakan seperti ini ?"


"Dimana istri ku ?" tanya Daniel panik.


"Markas kita di serang oleh Agen WPC Boss, anggotanya ratusan orang kami tak sanggup" gumam penjaga itu.


Daniel yang masuk ke markasnya melihat coretan di dinding yang bertuliskan WPC dengan gambar panah mengarah ke bawah. Daniel mendatangi tulisan itu dan menemukan sebuah surat yang bertuliskan.


"Istri mu kami bawa, jika kau ingin dia selamat, datanglah ke Kantor kami di dekat sungai yang bernama Blue Sky tanpa membawa senjata dan anak buah mu. Menyerahlah dengan cara baik baik -World Peace"


INFORMASI TENTANG AGEN WPC


KAPTEN DIVISI 1 BERNAMA JOHN.

__ADS_1


KAPTEN DIVISI 2 BERNAMA MAX.


KAPTEN DIVISI 3 BERNAMA COLLIS.


__ADS_2