RAJA GANGSTER SUDAH MATI

RAJA GANGSTER SUDAH MATI
PEMBALASAN DANIEL


__ADS_3

Tahu istrinya sudah mati di bunuh Agen WPC


membuat Daniel menaruh dendam kepada organisasi WPC (World Peace).


"Benar itu adalah istri ku, Alma" ucap Daniel kaget.


Dia yang sangat sedih atas kematian istrinya pergi meninggalkan Limon, dia kembali kemarkasnya.


Baru saja datang ke markas dia mendapatkan kabar dari Calvin kalau Casino Ibu Kota Baxter, telah hancur di bom.


Daniel yang masih kesal dengan WPC mengira merekalah yang telah mengebom Casinonya.


"Bagaimana kalau kita berikan serangan balasan" ucap Daniel dengan penuh dendam kepada WPC.


"Tapi bagaimana caranya ?" ucap Calvin.


"Aku akan mengajak saudara ku untuk ikut kerja sama"


Daniel ingin mengajak Brian dan Richard, tapi dia hanya mengajak Richard, karna masih kesal dengan Brian yang telah menewaskan anak buahnya.


"Halo Richard, apakah kau bisa menolong ku?


tanya Daniel.


"Tentu saja kak, apa yang harus ku lakukan ?" tanya balik Richard, penasaran dengan permintaan Kakaknya itu.


"Bantu aku menyerang sebuah organisasi, aku kekurangan pasukan jadi aku butuh bantuan mu" ucap Daniel.


"Tentu saja boleh, apa nama organisasi yang akan kita serang ?" tanya Richard.


"WPC Brengsek" ucap Daniel dengan penuh kekesalan terhadap organisasi itu.


"Wah menarik, dimana kita akan berkumpul ?"


"Di Tol kanan, malam ini"


Mengetahui Daniel yang akan menyerang WPC, Richard segera melaporkan itu ke seseorang.


"Aku ada berita menarik, Gang Dallas akan menyerang organisasi WPC malam ini. Mereka akan berkumpul di Tol Kanan" ucap Richard melaporkan informasi ini ke seseorang.


Mereka semua yang sudab siap segera berangkat menuju Tol Kanan.


"Siapa dia kak?" tanya Richard.


"Oh.. dia adalah Calvin Baxter, pimpinan Gang Baxter Family"


"Dia ada rekan bisnis ku sekarang" ucap Daniel.


"Wah.." Kagum Richard.


"Daniel, sebaiknya kita segera berangkat" ucap Calvin.

__ADS_1


Setelah mereka berangkat dari tol kanan menuju kantor WPC mereka mendapatkan masalah di jalan. Gang Ashton Group menghalangi jalan mereka.


Turun Delbert Ashton dari mobilnya dengan penjagaan oleh anak buahnya di belakang, dia menghampiri Daniel.


"Ha..ha..ha... apakah kau masih ingat dengan ku Daniel ?"


"Siapa kau ? sungguh kumpulan orang aneh, menghalangi ku saja" ejek Daniel kepada angotan Ashton Group.


"Jaga Mulut Mu Sialan" teriak Delbert kesal.


"Ingat, kau sedang berbicara dengan Delbert Ashton, pemimpin Ashton Group" ucap Delbert sombong.


"Akulah orang yang menaruh surat di ruangan mu saat itu"


"Nah sekarang apakah kau menerima tantangan itu?" tanya Delbert.


"Aku tak mau melawan anak kecil" ucap Daniel lagi lagi menghina Ashton Group.


Kesal dengan tingkah laku Daniel, Delbert langsung menembakkan sebuah pistol sehingga mengenai telinga Daniel.


Dor..!


"Ah.."


Dor..!


Tembakan kedua adalah tembakan oleh Calvin yang terkejut melihat Delbert menembak Daniel. Tembakan Calvin tadi mengenai kepala Delbert sehingga membuatnya tewas di tempat.


Daniel yang bingung mau di apakan mayat ini ingin membuangnya.


"Tunggu" ucap Richard, menghentikan Daniel yang hendak membuang mayat Delbert.


"Sebaiknya simpan di mobil ku saja"


"Kalau kau buang sembarangan akan menimbulkan kecurigaan oleh polisi" ucap Richard menawarkan diri untik membawa mayat Delbert.


"Baiklah, kalau itu maumu" ucap Daniel menyerahkan mayat itu kepada Richard.


Di sisi lain anak buah yang melapor kepada adiknya Delbert tentang kematian Delbert membuat dia sangat marah kepada Daniel.


Adik Delbert yang ingin membalaskan dendam itu menggabungkan Gang nya dan Gang kakaknya dulu, dengan nama yang sama Ashton Group tetapi dengan pemimpin yang berbeda, yaitu Dagfinn Ashton pemimpin Ashton Group.


Dengan di gabungkan nya kedua Gang itu menjadikan Ashton Group Gang yang cukup besar.


Daniel yang kembali dengan niatnya, yaitu menyerang kantor WPC, sudah mendekati lokasi kantor itu.


Sampai di depan kantor tanpa basa basi mereka langsung menembak membabi buta orang orang yang ada di sana.


"Hei..! siapkan semua pasukan, serang balik" teriak pimpinan divisi 2, Max. Memerintahkan anak buahnya untuk menyerang balik.


Dengan bergabungnya divisi 1,2, dan 3 pasukan mereka bertambah lebih banyak. Serta dengan bantuan pasukan utama Agen WPC. Jumlah keseluruhan Agen WPC dengan bergabungnya semua divisi berjumlah 460 anggota.

__ADS_1


Sedangkan disisi Daniel hanyalah 300 anggota.


Daniel yang awalnya memiliki 54 anggota kehilangan setengahnya karna di serang oleh WPC, menjadikan anggota Daniel hanya berjumlah 32 orang, sedangkan Richard memiliki anggota sebanyak 148 di tambah dengan Calvin 120 total keseluruhannya adalah 300 anggota. Masih sangat kurang untuk melawan Agen WPC.


Kewalahan dengan bertambahnya anggota WPC Daniel memutuskan untuk menaruh bom dan kabur untuk menyelamatkan diri.


Duaarr....!


Boom itu meledak sehingga menghancurkan setengah bangunan kantor WPC dan menewaskan 19 orang yang terkena bom, dan 27 orang terkena tembakan oleh Gang Dallas,Baxter, dan Rogers.


Sedangkan disisi Daniel tidak ada yang tewas, tapi Baxter Family kehilangan 6 anggotanya, dan Rogers kehilangan 13 orang.


"Ah.. kekuatan kita masih belum cukup untuk melawan Agen sialan itu ! " ucap Daniel, kesal karna tak bisa menghancurkan seluruh kantor WPC.


"Kita harus menambah kekuatan terlebih dahulu" ucap Calvin.


"Aku ingin kembali terlebih dahulu" kata Daniel.


"Baiklah, soal bisnis kita akan ku hubungi nanti" ujar Calvin.


"Kak, kalau kau membutuhkan bantuan ku hubungi saja aku, aku siap membantu mu" ucap Richard, ingin sedikit menghibur Kakaknya.


"Ya.." ucap Daniel, sambil senyum terpaksa, karna masih mengingat kematian istrinya.


Setelah perang yang terjadi Richard pergi ke markas Ashton Family, membawa mayat Delbert dan menyerahkan mayatnya ke anggota Ashton.


"Maafkan aku, karna tak bisa membantu saat dia terbunuh" ucap Richard.


Mendengar kalau mayat kakaknya baru saja datang, Dagfinn Ashtan segera menemui Richard.


"Hey.. apakah kau Daniel pembunuh kakak ku? tanya Dagfinn dengan kemarahan serta dendamnya.


"Bukan aku.. aku Richard pemimpin Gang Rogers" ucap Richard memberitahu semuanya.


"Hey mengapa kau bisa membawa mayat Kakak ku kesini ?" tanya Dagfinn.


"Aku tadi melihat mayat Kakak mu tergeletak di jalan, dan aku melihat tato kepala kelinci di dada Kakak mu"


"Aku tahu kalau dia adalah Gang Ashton jadi aku membawanya kesini" ucap Richard berbohong.


Anggota yang lain tahu kalau Richard tadi ada di tempat kejadian, tapi lebih memilih untuk diam.


"Kau tadi dari Gang Rogers kan ?" tanya Dagfinn.


"Ya.. aku pemimpinnya" ucap Richard.


"Kau dan Kakak ku sesama Gangster, apa hubungan mu dengan Kakak ku ?" tanya Dagfinn dengan penuh kecurigaan dengan Richard.


"Bukan hubungan yang terlalu dekat sih" kata Richard masih tak mau berkata jujur.


"Aku tak peduli dekat atau tidak, aku menanyakan apa hubungan mu dengan Kakak ku !?" ucap Dagfinn dengan nada tinggi.

__ADS_1


"Aku hanya seeorang mata mata yang di tugaskan oleh Tuan Delbert, Kakak mu"


__ADS_2