
Mengetahui istrinya di culik, membuat Daniel mengingat kenangan masa kecil nya, yang kehilangan ibunya karna di culik oleh musuh Ayahnya. Kematian ibu Daniel lah yang membuat mereka mengikuti ajaran Ayahnya dan menjadi Gangster. Karna panik yang di alami Daniel membuat dia tak berpikir sebelum bertindak, dia yang begitu mencintai istrinya segera mendatangi kantor Agen WPC, dengan tangan kosong tanpa membawa senjata dan tanpa membawa anak buah. Daniel masuk ke kantor dan melaporkan bahwa dia adalah Daniel yang di cari Agen WPC.
"Aku Daniel, yang selama ini kalian cari, tolong tunjukan dimana istri ku" ucap Daniel.
Mengetahui Daniel sudah datang Agen WPC itu segera melapor kepada atasannya.
"Lapor Pak, Daniel pimpinan Gang Dallas sudah datang" ucap Agen WPC.
"Suruh dia menunggu, bilang kalau istrinya baik baik saja"
"Tolong tunggu disini, tenanglah istri mu baik baik saja"
Tak lama berselang para Agen WPC yang lain datang sekaligus memborgol tangan Daniel.
"Daniel, untuk sementara tangan mu kami borgol"
"Terserah, cepatlah antar aku bertemu istriku" kata Daniel tak sabar ingin bertemu istrinya.
"Ikuti kami, kita akan naik ke lantai atas"
Daniel naik dan di masukkan ke suatu ruangan.
"Masuklah kesini istrimu ada di ruangan ini"
Brak..!
Agen WPC mendorong Daniel sampai terkapar dan sulit untuk bangun karna tangannya yang masih terborgol, ruangan yang gelap menambah kesulitannya.
"Alma..Alma..! apakah kau disini ?" teriak Daniel khawatir dengan kondisinya.
"Maafkan aku, kalau aku tak pergi untuk berpesta mungkin kau masih selamat, dan tak berada di ruangan yang gelap ini" ucap Daniel menyesali kejadian ini.
Tapi tak ada suara balasan sedikit pun dari Alma, ya, karna ruangan mereka terpisah meski bersebelahan tapi tak bisa terdengar suara sedikit pun dari teriakan Daniel.
Karna Daniel yang sudah tertangkap Agen WPC mereka membebaskan Alma.
*Suara pintu terbuka.
"Hey Daniel sudah menjemput mu, sekarang keluarlah"
Alma yang mengetahui Daniel telah menjemputnya dia keluar kegirangan.
"Pergilah naik ke lantai atas dia menunggu mu di sana"
Agen WPC sebenarnya merencanakan hal lain.
Setelah Alma naik ke lantai atas dia hanya melihat ruangan kosong, yang terlihat hanya lift dan tangga.
"Kenapa cuman ruangan kosong ?" tanya Alma heran kepada Agen WPC.
"Lihatlah tempat ini"
"Ya aku sudah melihatnya" perkataan Agen WPC semakin membuatnya bingung.
__ADS_1
"Ini adalah tempat terakhir sebelum kau mati"
Dor..Dor...!!
1 Tembakan mengenai jantung Alma dan 1 tembakan lagi mengenai perutnya, Agen WPC membunuh ibu dan anak itu tanpa rasa sekaligus.
Setelah membunuh Alma mereka berencana untuk menginterogasi Daniel tentang bisnis yang di jalaninya.
"Maaf bapak Daniel, kami salah ruangan, keluarlah kita ke ruangan yang lain"
Daniel mengikuti petugas sampai tiba di suatu ruangan.
"Masuklah"
"Halo Daniel.. sebelum kau bertemu istrimu kami akan menginterogasi mu sebentar" ucap seseorang yang ada di ruangan itu.
"Apa apaan ini, mana istri ku sialan. Cepat beritahu aku !" teriak Daniel marah.
"Ssstt... Ikat Dia" perintah orang yang akan menginterogasi Daniel.
Daniel yang hendak di ikat memberontak berusaha melawan dengan kakinya, tapi karna Agen WPC yang begitu banyak dia sangat mudah di kalahkan.
"Oke.. Daniel, dimana kau menyimpan sisa obat obatan ini ?"
"Hah.. ? sudah jelas obat obatan itu tenggelam beserta pesawatnya" ucap Daniel jengkel.
"Peace" suatu tanda dari Agen WPC.
Plak..! Sebuah tamparan keras mengenai Daniel.
"Semuanya sudah habis tak ada lagi yang tersisa"
"Hmmm... Peace"
"Aaaaaaa...... HENTIKANN.. !!" Mendengar tanda itu Daniel sontak berteriak.
Dor..! Sebuah tembakan mengenai kaki Daniel.
"Ah... mengapa kalian melakukan ini?" tanya Daniel sambil menahan rasa sakit di kakinya.
"Jawab pertanyaan ku, dimana kau menyimpan obat obatan itu" kata Agen WPC tanpa membalas pertanyaan dari Daniel.
"Aku tidak tah"
"Jawab, atau istri kau akan ku bunuh" ancam Agen WPC sekaligus memotong pembicaraan Daniel.
"Brengsek.. bisa bisanya kalian melakukan hal ini, kalian tidak ada bedanya dengan Gangster"
marah Daniel atas perlakuan Agen WPC.
"Kami bekerja atas pemerintah, sedangkan kalian adalah sampah yang harus kami bersihkan" ucap Agen WPC.
"Benar.. kalian adalah anjing pemerintah" ucap Daniel.
__ADS_1
Membuat Agen WPC itu terpancing emosinya.
"Bawa dia kelantai atas, segera eksekusi dia"
"Hey...hey..! kenapa ini ?"
"Mana istri ku yang kau janjikan" bukan istri yang di dapatkan Daniel justru kematianlah yang menantinya.
2 orang yang di tugaskan membawa paksa Daniel ke lantai atas, mereka menutup kepala Daniel dengan sebuah topeng yang tak memiliki lobang mata untuk melihat. Daniel yang sudah tau kematian sebentar lagi hanya bisa pasrah.
Dor...Dor..!
Mendengar tembakan itu Daniel mengira dirinya sudah mati.
Tiba tiba ada orang mengangkat Daniel dan membawanya kabur, memecahkan jendela dan melompat ke bawah. Mereka terjun ke sungai Blue Sky, yang airnya begitu jernih seperti biru langit. Setelah terbawa arus begitu jauh mereka sampai di sebuah desa, mereka istirahat disana.
"Untung saja kau selamat, tuan Daniel"
"maaf, tapi aku tidak mengenali kau sama sekali, siapa kau ? tanya Daniel yang tak pernah bertemu dengan orang itu.
"Ah.. aku belum mengenalkan diri ya, ha..ha..ha..."
"Perkenalkan nama ku Limon, aku adalah anggota Gang Baxter Family"
"Oh.. aku kenal degan Gang itu, tapi mengapa kau ada di kantor WPC ?" tanya Daniel penasaran.
"Ah.. soal itu, aku di tugaskan oleh Calvin untuk menjadi mata mata di kantor WPC"
"Yang melaporkan kepada Calvin tentang pesawat mu yang terjatuh itu adalah aku"
"Dan sekarang kalian sedang berbisnis kan"
"Saat mendapat kabar tentang orang yang akan di eksekusi di lantai atas, aku mendengar nama mu"
"Jadi aku bergegas untuk menyelamatkan mu ha..ha..ha.."
"Tapi mengapa kau bisa tertangkap oleh WPC ?"
"Mereka menyerang markas ku, dan menculik istri ku"
"Mereka berkata akan melepaskan istri ku setelah aku mendatangi kantor mereka"
"Tapi mereka malah menjebakku dan ingin mengeksekusiku" gumam Daniel, sedih karna tak bisa bertemu istrinya.
"Istri mu ? apakah dia sedang hamil?"
"Ya dia sedang hamil, apakah kau mengetahui tentang nya ?" tanya Daniel.
"Aku tak tau pasti, tapi aku melihat mayat wanita yang sedang hamil saat kau ingin di eksekusi tadi"
Daniel yang di ingin di eksekusi tadi kepalanya tertutup topeng, jadi dia tak bisa melihat kondisi tempat itu.
"Apakah kau bercanda ?" tanya Daniel, sedikit khawatir karna perkataan Limon tadi.
__ADS_1
"Entahlah aku hanya mendengar berita di kantor kalau orang yang bernama Alma telah di eksekusi"
Waduh.. Apa yang bakalan terjadi nih ?