
Ketika memasuki ruangan kamar tersebut, Yoga kembali lagi teringat dengan ruangan kamar yang ada di Istananya, hal ini karena bentuk ruangan tersebut persis dengan bentuk ruangan kamarnya.
Karena sangat lelah kemudian Yoga beristirahat di kamar tersebut dengan sangat nyaman.
Keesokan harinya ketika Yoga terbangun, Yoga merasa berada di Istananya dan menganggap semua kejadian yang dialami sebelumnya hanyalah sebuah mimpi semata.
Yoga pada saat itu tidak langsung beranjak dari tempat tidurnya melainkan masih bersantai-santai dulu di atas kamar tersebut.
Setelah itu Yoga merasa mulai lapar, karena menganggap dirinya berada di Istananya maka dengan suara lantangnya dirinya memanggil seorang pelayan.
Dengan sangat cepat salah seorang pelayan datang menemuinya, dan Yoga merasa tambah yakin bahwa pelayan tersebut merupakan pelayannya yang ada di istana karena pelayan tersebut dengan sigap langsung melayaninya.
Kemudian Yoga memintanya untuk membawakan sebuah makanan, dengan sigap pelayan tersebut langsung beranjak mengambilkan sebuah makanan.
Yoga kemudian tertawa lepas karena masih menganggap semua yang dialaminya merupakan hanyalah sebuah mimpi.
Akan tetapi ditengah-tengah ketika Yoga tertawa, Yoga merasakan ada sesuatu yang aneh dari pelayanan tersebut.
Sesuatu yang aneh tersebut adalah mengenai pakaian yang dikenakan pelayan tersebut tidak sama dengan pakaian yang dikenakan oleh pelayannya ketika berada di Istana.
Yoga kemudian sedikit bingung dengan pakaian yang digunakan oleh pelayan itu, akan tetapi Yoga sedikit tidak menghiraukannya, dan dengan menghibur diri, dirinya menganggap bahwa pakaian yang dikenakan oleh pelayan tersebut merupakan sebuah pakaian baru yang dirancang oleh petugasnya di Istana.
Beberapa saat kemudian pelayan tersebut datang dengan membawa sebuah makanan.
__ADS_1
Ketika pelayan tersebut menyerahkan sebuah makanan, maka Yoga bertanya mengenai pakaiannya
Kemudian pelayan tersebut mengatakan bahwa pakainya merupakan sebuah pakaian model yang terbaru.
Hal ini karena Yoga berfikir kalau pakaian tersebut merupakan pakaian model baju yang telah dibuat oleh petugas Istananya.
Setelah itu dengan dengan sopan pelayanan tersebut meninggalkan Yoga, sedangkan Yoga langsung menyantap makanan tersebut.
Akan tetapi ketika sudah beberapa suapan, Yoga merasa makanan tersebut sangat lezat dan dirinya juga masih belum pernah memakan makanan yang selezat itu.
Dari sini Yoga mulai merasakan sesuatu yang aneh yang sedang dialaminya, dengan sangat terburu-buru, akhirnya dengan pakaian yang seadanya Yoga keluar ruangannya dan langsung berlari keluar dari penginapan.
Setelah Yoga berada di halaman penginapan, betapa terkejutnya dirinya ketika melihat keadaan disekitarnya yang berada dengan keadaan yang ada di Istananya.
Mengetahui Yoga yang terus menerus berteriak dengan sebuah mengenakan pakaian yang seadanya, maka petugas keamanan penginapan tersebut berusaha menenangkan keadaan Yoga sembari membawanya kembali ke ruangannya.
Beberapa saat kemudian Yoga dengan pasrah menerima kejadian yang sedang dialaminya, akan tetapi disaat seperti itu dirinya mulai teringat tentang keadaan Ayahnya.
Yoga sangat mengkhawatirkan keadaan Ayahnya karena kesehatan Ayahnya sedang tidak cukup baik.
Disisi lain pada saat itu Yoga juga masih dalam keadaan yang bingung dengan kejadian yang dialaminya sehingga membuat dirinya pasrah untuk sementara tidak dapat menemui Ayahnya, dan dirinya juga berharap semoga Ayahnya dalam keadaan yang baik-baik saja.
Setelah terdiam sejenak, Yoga kemudian memanggil pelayanan penginapan untuk membelikannya sebuah pakaian.
__ADS_1
Hal ini karena Yoga ingin berpakaian seperti semua orang yang ada disekitarnya sehingga membuatnya nyaman dan tidak lagi terlihat seperti orang yang aneh ketika mengenakan pakaiannya yang sebelumnya.
Setelah mengenakan pakaian, lalu Yoga berjalan-jalan disekitar daerah tersebut sembari melihat banyaknya beberapa gedung bangunan yang besar dan begitu tinggi.
Disaat Yoga berjalan-jalan di daerah tersebut, dirinya melihat seseorang yang ingin bunuh diri dengan cara melompat dari atas sebuah gedung yang tinggi.
Karena disaat itu bantuan petugas penyelamatan juga tidak kunjung datang, Yoga merasa bingung karena melihat banyak orang yang ada disekitarnya hanya diam saja dan hanya melihat kejadian tersebut.
Hal ini karena penduduk kota pada saat itu sudah menghubungi petugas penyelamat dan yang bisa mereka lakukan pada saat itu adalah hanya memandang seseorang yang akan bunuh diri tersebut.
Kejadian ini membuat Yoga tidak sabar untuk menolong seseorang tersebut, dengan keahliannya maka Yoga kemudian menuju pintu masuk dan menerobosnya yang ketika itu sedang dijaga oleh seorang petugas keamanan.
Pada saat itu Yoga sempat dihalangi untuk tidak masuk ke dalam gedung, akan tetapi Yoga tetap menerobosnya sehingga membuat petugas tersebut sempat terjatuh dan tidak mampu untuk mencegah Yoga.
Setelah berhasil menerobosnya, Yoga kemudian dengan cepat menuju ke tempat seseorang yang sedang ingin melakukan bunuh diri.
Kemudian mereka saling menatap dengan jarak yang tidak begitu jauh, orang tersebut mengatakan kepada Yoga bahwa dirinya jangan mendekatinya.
Yoga kemudian menghentikan langkahnya sembari mengatakan kepada orang tersebut alasannya melakukan semua ini.
Akan tetapi orang tersebut menjadi marah dan tetap bersikeras meminta Yoga untuk meninggalkannya.
Yoga kemudian menuruti perintahnya, akan tetapi tiba-tiba dirinya menemukan sebuah ide untuk menyelamatkan orang tersebut.
__ADS_1