
Disaat Clara mengucapkan namanya, membuat Yogi langsung berlari menuju ke sebuah pohon yang ada di taman itu.
Hal ini karena Yogi masih teringat dengan Cleo yang sangat mirip sekali dengan Clara.
Clara yang disaat itu masih bingung dengan sikap Yogi yang pergi meninggalkannya, karena penasaran maka membuatnya pergi menghampirinya.
Akan tetapi sebelum menghampirinya, Clara disaat itu sempat memanggil-manggil Yogi, meskipun Yogi yang mendengar panggilannya, dirinya masih diam saja dan tidak menjawabnya.
Hal ini karena Yogi masih memikirkan tentang kemiripan mereka berdua.
Dengan sangat terkejut ketika Yogi mengetahui Clara sudah ada disampingnya dan kejadian itu membuatnya langsung memanjat pohon yang ada di dekatnya.
Clara yang mengetahui hal itu membuatnya tertawa lepas sembari sedikit ingin mengerjainya dengan berkata " kalau kamu tidak turun dari pohon itu maka aku akan memanjat pohon ini supaya aku dapat berdekatan dengann mu! ".
Mendengar ucapannya maka membuat Yogi segera turun dari atas pohon itu.
Hal ini karena Yogi merasa khawatir apabila seandainya Clara memanjat pohon itu maka akan membuatnya terjatuh.
Akhirnya Yogi turun dari atas pohon, setelah itu Clara mengajaknya untuk berjalan-jalan di sekitar taman.
__ADS_1
Yogi kemudian tersenyum dan menyetujuinya.
Disela-sela langkah mereka, mereka melanjutkan mengenai perkenalan diantara mereka.
Beberapa saat kemudian Yogi mulai tersadar bahwa yang berada bersamanya itu adalah Clara dan bukan Cleo.
Menyadari akan hal ini maka membuat Yogi semakin percaya diri ketika berbicara dengannya.
Disela-sela perkenalan mereka, Clara bertanya mengenai sikapnya yang secara tiba-tiba berlari meninggalkannya.
Yogi merasa bingung dengan pertanyaan itu, akhirnya dengan sebuah alasan dirinya mengatakan " aku berlari karena pada saat itu aku melihat seekor ular sedang bergerak menuju kearahku ".
Yogi dengan cepat mengatakan " aku akan tetap berlari! ".
Mengetahui jawaban seperti itu maka membuat Clara menjadi penasaran dan berkata " kenapa kamu berlari?! ".
Yogi kemudian menjawabnya " maksudnya aku berlari disaat itu adalah aku akan berlari mendekati mu dan bukan berlari menjauhi mu ".
Clara yang merasa tersanjung dengan ucapannya Yoga, membuatnya memukul gemas ke arah tubuhnya Yogi.
__ADS_1
Disaat mereka mulai akrab, Ayahnya Yoga dan Ayahnya Clara sangat bahagia melihatnya dan berencana untuk mempercepat pernikahannya.
Beberapa saat kemudian Ayahnya Clara berpamitan untuk kembali lagi ke Istana Kerajaannya.
Akan tetapi sebelum beranjak pergi Ayahnya Clara bertanya kepada Ayahnya Yoga mengenai tujuan pembangunan Istana baru diwilayahnya.
Dengan spontan Ayahnya Yoga mengatakan bahwa Istana baru itu diperuntukkan sebagai tempat tinggalnya Yoga setelah dirinya menikah.
Mengetahui hal ini membuat Ayahnya Clara semakin bahagia karena merasa di istimewa kan dengan adanya pembangunan Istana yang baru itu yang nantinya juga buat putrinya setelah menikah.
Sedangkan disaat itu Yogi dan Clara masih berbincang-bincang seru, kemudian Ayahnya Clara memanggilnya.
Setelah itu Ayahnya Clara dan Clara akhirnya pergi kembali ke Istana Kerajaannya.
Beberapa saat kemudian, Yogi berpamitan kepada Ayahnya Yoga untuk beristirahat sejenak di kamarnya.
Setelah diruangan tempat tidurnya, Yogi tidak dapat beristirahat dengan nyaman, hal ini karena Yogi merasakan sebuah firasat buruk yang akan terjadi di Istananya.
Akan tetapi beberapa saat kemudian, Yogi tidak menghiraukan perasaannya dan menggangap nya hanya sekedar firasatnya saja.
__ADS_1
Keesokan harinya, Yogi dipanggil Ayahnya Yoga untuk membicarakan sesuatu yang sangat penting.