
Setelah beberapa kali memperhatikannya, ternyata sebuah Gunung tersebut memang sebuah Gunung yang berada di Istananya.
Yoga kemudian sangat girang bahagia dan langsung menghampiri Cleo untuk memberitahukannya, akan tetapi Yoga tidak menemukan karena disaat itu Cleo sedang berada di kamar mandi.
Akhirnya Yoga menunggunya di atas tempat tidur yang letaknya berada didepan kamar mandi.
Beberapa saat kemudian, Cleo keluar dari kamar mandi.
Cleo keluar dari kamar mandi mengenakan pakaian yang sangat ketat sehingga bentuk tubuhnya yang ideal itu terlihat sangat jelas.
Yoga tercengang ketika melihat Cleo mengenakan pakaian yang seperti itu.
Secara tiba-tiba Cleo berjalan dengan cepat menuju kearah Yoga dan menindih tubuhnya yang ketika itu berada di atas tempat tidur.
Sedangkan Yoga tidak sempat menghindarnya karena disaat itu Yoga masih tercengang melihat tubuhnya Cleo.
Cleo kemudian mengatakan kepada Yoga " aku ingin melakukan hubungan suami istri dengan mu ".
Akan tetapi Yoga menolaknya karena tidak ingin membuat calon suaminya kecewa dengan Cleo yang tidak perawan lagi.
Cleo dengan sontak berkata " aku tidak peduli! ".
Kemudian Cleo juga berkata " lebih baik kamu yang mengambil sebuah perawan ku! ".
__ADS_1
Yoga menjadi terdiam dengan ucapannya Cleo.
Dengan keadaan yang seperti itu akhirnya Yoga mendapatkan sebuah ide.
Ide tersebut adalah menyetujui permintaannya akan tetapi dengan sebuah syarat.
Syarat itu adalah Yoga ingin menceritakan mengenai dirinya ketika berada di Istana.
Cleo dengan senang hati menyetujui persyaratan itu karena dirinya menganggap kalau persyaratan itu tidak begitu sulit menurutnya.
Cleo kemudian menggeser tubuhnya disampingnya Yoga.
Yoga lalu memulai ceritanya mengenai dirinya disaat berada di Istananya.
Yoga merasa lega karena membuat Cleo tertidur, karena semuanya itu ternyata sudah direncanakan Yoga untuk menghindari permintaan Cleo.
Yoga kemudian menyelimuti Cleo dengan sebuah kain selimut yang ada di tempat tidur itu.
Lalu Yoga menuju ke sebuah kursi sofa yang berada di ruang itu untuk segera beristirahat juga.
Beberapa jam kemudian, Cleo terbangun dan langsung mencari Yoga yang ketika itu sudah tidak berada di sampingnya.
Cleo akhirnya menemukan Yoga yang sedang beristirahat di sebuah kursi sofa.
__ADS_1
Cleo langsung membangunkannya, setelah terbangun, Yoga masih dalam keadaan duduk di kursi sofa.
Cleo dengan segera naik ke kursi sofa dan duduk di atas pangkuannya.
Dan posisi mereka melihat saling berhadapan.
Cleo kemudian berkata " aku sudah mendengarkan cerita mu, sekarang saatnya kamu ambil perawan ku! ".
Yoga yang ketika itu sedikit kebingungan, akhirnya Yoga berkata " nanti saja kita lanjutkan karena hari sudah menjelang sore, sedangkan Kita masih belum sampai ditempat tujuan ".
Meskipun Cleo agak kecewa, Cleo kemudian menyetujuinya.
Akhirnya mereka melanjutkan perjalanannya menuju seorang pemilik barang yang mempunyai kemiripan dengan barang yang berada di Istananya Yoga.
Beberapa saat kemudian Cleo dan Yoga telah sampai di rumah seorang pemilik barang tersebut.
Pemilik barang antik tersebut mengatakan kepada mereka bahwa dirinya mendapatkannya dari sebuah Danau yang berbeda di dekat Gunung seraya bagian telunjuknya menunjuk ke sebuah Gunung.
Yoga terkejut ketika mengetahui sebuah Gunung yang ditunjuk oleh pemilik barang antik itu.
Hal ini karena sebuah Gunung tersebut merupakan Gunung yang berada di Istananya.
Yoga langsung berlutut dengan posisi memandang Gunung tersebut.
__ADS_1
Cleo langsung membantunya untuk berdiri dan menghiburnya dengan mengatakan " semoga Istana mu baik-baik saja ".