
Meskipun Cleo masih merasa aneh dengan sebuah dinding yang dapat ditembus oleh tubuhnya, Cleo lalu bersama Yogi meninggalkan tempat itu.
Yogi disaat itu juga telah mengenakan pakaiannya Yoga.
Yogi masih memiliki pakaiannya Yoga karena disaat itu Yogi terlupa untuk mengembalikanya.
Dengan keadaan yang seperti itu maka membuat Yogi terlihat seperti Yoga.
Yogi kemudian bersama Cleo menuju ke Istana, akan tetapi ketika mereka baru keluar dari ruang bawah Istana, mereka dihadang oleh beberapa pasukan Istana.
Para pasukan Istana yang menganggap Yogi adalah Yoga, kemudian berkata " sedang apa Paduka berada di tempat ini?! ".
Yogi dengan sontak mengatakan " aku sedang berjalan-jalan bersama calon istriku untuk menikmati suasana di Istana! ".
Akan tetapi para pasukan Istana disaat itu masih terdiam dengan keadaan mengarahkan pandangannya bagian rambutnya Cleo.
Hal ini karena para pasukan masih merasa agak bingung dengan warna rambut calon istri Paduka nya yang ketika itu terlihat berbeda.
Yogi kemudian berteriak dengan mengatakan " cepat pergi dan lanjutkan tugas kalian! ".
Akhirnya para pasukan itu pergi meninggalkan Yogi berserta Cleo.
Setelah para pasukan itu pergi, tiba-tiba Yogi mempunyai sebuah rencana.
Rencana tersebut adalah pergi menemui Clara.
__ADS_1
Hal ini karena Yogi tidak ingin membuat acara pernikahannya Yoga menjadi kacau gara-gara kedatangannya.
Sedangkan Cleo yang ketika itu masih bingung dengan sebuah rencananya Yogi, akhirnya Cleo menyetujui rencananya.
Yogi bersama Cleo kemudian pergi menuju ke Istananya Clara.
Yogi mengetahui arah jalan menuju ke Istananya Clara dari salah seorang pasukan Istana yang ketika itu telah dimintanya untuk mengantarkannya.
Ketika mereka telah sampai di Istananya Clara, seorang pasukan itu berpamitan untuk segera kembali ke Istananya Yoga.
Yogi langsung berkata " jangan pulang dulu, temani aku untuk bermalam disini! ".
Karena itu merupakan perintah Paduka nya, akhirnya seorang pasukan itu menurutinya.
Hal ini karena para pasukan Istana tersebut telah menganggap Cleo adalah Tuan Putrinya.
Yogi dan Cleo kemudian menuju ke ruang utama Istana, dengan berbisik Yogi berkata kepada Cleo untuk berteriak " panggilkan Ayah ku! ".
Meskipun Cleo agak bingung, akhirnya Cleo berteriak " panggilkan Ayah ku! ".
Seorang pasukan yang mendengar perintah itu, akhirnya memanggil Ayahnya Clara.
Beberapa saat kemudian Ayahnya Clara menghampiri mereka, setelah dihadapan mereka, Ayahnya Clara sempat bingung mengenai keberadaan mereka.
Akhirnya secara perlahan, Yogi menceritakan semuanya kejadian yang dialaminya.
__ADS_1
Pada awalnya, Ayahnya Clara tidak mempercayainya, akan tetapi ketika Cleo berusaha menyakinkan kebenaran mengenai penjelasannya Yogi, akhirnya Ayahnya Clara mempercayainya.
Selain itu yang membuat Ayahnya Clara mempercayai mereka adalah adanya kemiripan antara wajah putri nya dengan wajahnya Cleo.
Secara kebetulan, tiba-tiba Clara datang menemui Ayahnya untuk membicarakan persiapan acara pernikahannya yang akan dilangsungkan esok hari.
Ketika itu Clara hanya menatap wajah Ayahnya saja dan masih belum sempat menatap ke arah Yogi dan Cleo.
Ayahnya Clara kemudian menjawabnya " untuk persiapan acara pernikahan mu telah dipersiapkan, dan saat ini calon suami mu sudah berada di sebelah mu! ".
Clara dengan agak terkejut, kemudian secara perlahan mengarah wajah ke arahnya Yogi.
Setelah Clara menatap wajahnya Yogi, kemudian berteriak " kenapa sudah datang kesini! ".
Yogi kemudian tersenyum lepas, sedangkan Cleo bersama Ayahnya Clara juga ikut tertawa lepas.
Ketika Cleo tertawa, Clara juga sempat memperhatikannya, dan setelah memperhatikannya ternyata wajahnya Cleo mirip dengannya.
Ayahnya Clara dan Yogi beserta Cleo kembali tertawa lagi ketika melihat eskpresi Cleo yang sempat bingung ketika melihat wajahnya Cleo yang mirip dengannya.
Beberapa saat kemudian, mereka menjelaskan semuanya kepada Clara, akhirnya Clara tersenyum lepas setelah mengetahui semuanya.
Disela-sela perbincangan itu, Yogi lalu menawarkan sebuah ide kepada mereka mengenai pelaksanaan acara pernikahan itu.
Setelah mendengar ide nya Yogi, akhirnya mereka menyetujuinya.
__ADS_1