Raja Istana Ming

Raja Istana Ming
episode 42


__ADS_3

KEADAAN YOGA KETIKA AKAN MELANGSUNGKAN PERNIKAHAN


Yoga yang ketika itu masih bingung dengan acara pernikahannya yang akan dilaksanakan esok hari, akhirnya dengan terpaksa melangsungkan pernikahannya.


Dengan penuh kebahagiaan, Ayahnya Yoga mengantarkannya hingga sampai pintu gerbang Istana seraya berkata " semoga bahagia ".


Yoga langsung tersenyum haru ketika melihat ucapan Ayahnya yang penuh kebahagiaan, Yoga kemudian memeluk Ayahnya sembari berkata " Ayah, mohon do'a restu nya ".


Ayahnya lalu tersenyum dan mengatakan " Ayah selalu mendo'akan mu ".


Yoga kemudian tersenyum dan beranjak pergi menuju ke Istana nya Clara.


Dalam perjalanan menuju ke Istana Clara, Yoga secara tiba-tiba teringat dengan Cleo yang ketika itu dapat membuatnya jatuh cinta dan dalam hatinya berkata " Clara, aku akan selalu mencintaimu ".


Akhirnya beberapa saat kemudian mereka telah sampai di Istananya Clara.


Setelah itu mereka dipertemukan di tempat utama acara pernikahan, sampai disaat itu Yoga masih belum mengetahui sama sekali mengenai wajah calon istrinya.


Dan disaat mereka dipertemukan, Yoga juga belum mengetahui wajahnya, karena disaat itu calon istrinya menggunakan sebuah "cadar".


Ketika sumpah pernikahan akan dimulai, dalam hatinya Yoga berkata " Yogi, tunggu pembalasan ku! ".


Yoga mengatakan demikian karena dirinya merasa sangat kesal terhadap Yogi yang ketika itu secara tiba-tiba menyetujui acara pernikahannya.


Akhirnya Yoga mengucapkan sebuah sumpah pernikahan dengan lancar dan akhirnya mereka dinyatakan resmi menjadi pasangan suami istri.


Para tamu undangan kemudian bersorak bergembira atas penobatan itu.


Lalu mereka meminta Yoga untuk segera membuka " cadar " yang masih menutupi wajahnya istrinya.


Pada awalnya Yoga menolak untuk membukanya, karena disaat itu Yoga mengganggap bahwa istrinya itu hanya seorang wanita biasa.


Akan tetapi karena para tamu undangan terus memaksanya, akhirnya Yoga membukanya.


Disaat membukanya, Yoga tidak langsung menatapnya, melainkan akan tetapi ketika itu pandangannya masih ke arah para tamu undangan.

__ADS_1


Tiba-tiba para tamu undangan dengan sontak langsung terdiam ketika melihat kecantikan yang dimiliki oleh istrinya Yoga.


Dan ternyata istrinya Yoga adalah Cleo.


*******


Ternyata sebuah rencana Yogi itu adalah mengganti Clara dengan Cleo yang nantinya akan dijadikan istrinya Yoga.


Cleo dengan senang hati menerima ide nya Yogi dan akhirnya Cleo yang menjadi seorang pengantin wanitanya.


Disaat Cleo dan Clara beserta Ayahnya telah menyetujui ide nya, Yogi kemudian mengatakan kepada mereka bahwa dirinya akan segera pergi kembali ke kotanya setelah acara pernikahan itu selesai.


Dengan sontak Clara langsung menanyakan alasan kepergiannya.


Yogi lalu berkata " aku hanyalah seorang karyawan biasa,


bukanlah seorang Raja,


dan tidak pantas untuk menjadi seorang suami dari seorang Putri Istana,


kalau tidak percaya,


Cleo sebenarnya ingin tertawa kencang ketika mendengar ucapannya Yogi, akan tetapi Cleo menahannya karena khawatir Yogi akan tersinggung disaat melihatnya tertawa.


Ayahnya Clara kemudian bertanya kepada Cleo mengenai keadaannya Yogi ketika berada di kota.


Cleo dengan sangat menyakinkan mengatakan " semua yang diucapkan Yogi memang benar ".


Mengetahui jawaban Cleo seperti itu, kemudian Ayahnya Clara tersenyum seraya mengatakan " kebahagiaan Clara adalah kebahagiaan ku juga, sehingga apabila Clara merasa bahagia hidup bersama Yogi, aku juga akan ikut merasakan kebahagiaannya ".


Ayahnya kemudian bertanya kepada Clara " apakah kamu masih tetap ingin menikah dengan Yogi yang memiliki keadaan yang seperti itu? ".


Clara dengan sontak mengatakan " tidak! ".


Yoga langsung tertunduk lesu mendengar jawabannya Clara.

__ADS_1


Sedangkan Ayahnya agak merasa bingung dengan jawabannya seraya bertanya " maksudnya tidak ? ".


Clara lalu menjelaskan " maksudnya tidak adalah aku tidak akan bisa hidup tanpa Yogi ".


Yogi yang disaat itu mendengar ucapan Clara yang begitu jelas maka membuatnya langsung berlari menuju ke sebuah taman yang berada di Istana itu seraya mengatakan dengan keras" apakah aku sedang bermimpi! "


Sedangkan Cleo, dan Clara beserta Ayahnya langsung tertawa lepas ketika melihat ekspresinya Yogi.


******


Yoga menjadi bingung ketika melihat ekspresinya para tamu undangan secara tiba-tiba menjadi hening disaat dirinya telah membuka " cadar " yang menutupi wajah istrinya.


Karena merasa penasaran, Yoga kemudian secara perlahan mengarahkan pandangannya ke Istrinya.


Setelah menatapnya, Yoga langsung terdiam seperti patung, hal ini karena wajah Istrinya itu mirip dengan Cleo yang dikenalnya ketika berada di Kota.


Disaat Yoga masih memperhatikan wajahnya, Cleo lalu tersenyum kepadanya seraya berkata " aku adalah Cleo yang merupakan Manajer mu! ".


Dengan sebuah ucapan itu, membuat Yoga semakin yakin kalau yang sedang dihadapannya adalah Cleo.


Mengetahui akan hal ini, Yoga kemudian secara perlahan menutup kembali " cadar nya ".


Setelah itu Yoga berlari sangat kencang menuju kesebuah taman yang ada disekitar tempat pernikahan itu.


Yoga kemudian menceburkan diri di sebuah kolam yang berada di taman itu seraya berkata " tolong bangunkan aku dari mimpi ini! ".


Mendengar permintaan tolong dari Paduka nya, para pasukan Yoga langsung mengangkat dan memindahkan tubuhnya yang ketika itu masih tercebur di dalam kolam.


Setelah berhasil menolongnya, akhirnya salah seorang pasukan mengatakan " Paduka sedang tidak bermimpi karena Paduka sudah terbangun sejak tadi pagi ".


...TAMAT...


Ucapan Syukur Kepada Tuhan Y. M. E., atas karunia-Nya sehingga karya tulis ini dapat selesai.


Ucapan terimakasih Kepada Manga Toon / Novel Toon atas aplikasi nya, karena sangat membantu para seniman karya tulis.

__ADS_1


Mohon dukungan dan Vote nya dari teman - teman untuk karya tulis ini.


Semoga semua dapat terhibur dengan karya tulis ini, dan selalu semangat ya...


__ADS_2