Raja Istana Ming

Raja Istana Ming
episode 32


__ADS_3

Cleo yang ketika itu terlihat sedang berada di taman rumahnya maka Yoga segera untuk menghampirinya.


Cleo sempat terkejut ketika melihat Yoga sudah berada di dekatnya.


Cleo merasa senang atas kedatangannya itu seraya mengatakan " apakah kamu merindukan ku? ".


Yoga dengan penuh semangat untuk berkunjung ke rumahnya Cleo karena dirinya ingin menunjukkan sebuah Istana Kerajaan miliknya.


Ketika Cleo menanyakan sesuatu kepadanya maka Yoga menjawabnya dengan mengatakan " aku tidak hanya merindukan mu akan tetapi aku juga menginginkan kamu menjadi Ratu di Istana ku? ".


Ucapannya Yoga membuat Cleo tertawa lepas, karena dan disaat itu Cleo masih belum mengetahui kalau sebenarnya Yoga memang memiliki sebuah Istana.


Beberapa saat kemudian mereka berbincang-bincang di sebuah tempat duduk di taman itu.


Yoga menanyakan mengenai seseorang yang telah mengirimkan barang ke perusahaannya tempo hari.


Cleo menjawabnya bahwa pengirim itu berasal dari salah satu perusahaan yang bergerak di bidang penjualan barang antik yang memiliki nilai sejarah yang tinggi.


Dengan spontan Yoga mengatakan bahwa seseorang itu telah mencurinya dari Istananya.

__ADS_1


Cleo kembali tertawa lepas mendengarnya karena masih belum mempercayai kata yang diucapkan oleh Yoga.


Yoga disaat itu masih terdiam karena Cleo masih belum mempercayainya dan mulai beranjak pergi untuk mencari pemilik perusahaan itu.


Cleo memegang tangannya dan menariknya disaat Yoga akan pergi meninggalkannya.


Cleo mengatakan bahwa dirinya akan membantu mengantarkan dirinya menuju ke perusahaan itu.


Yoga langsung memeluknya karena merasa senang ketika Cleo mau membantunya.


Cleo hanya diam dan tersenyum ketika dipeluk Yoga dan dengan sedikit candaan Cleo mengatakan " kalau kamu membohongi aku, nanti kamu akan aku hajar! ".


Beberapa saat kemudian mereka menuju ke rumahnya pemilik perusahaan itu yang jaraknya cukup jauh dan akhirnya mereka berhasil menemuinya.


Sebelum berangkat Cleo meminta Yoga untuk mengemudikannya, Yoga tersenyum dengan polosnya mengatakan bahwa dirinya hanya ahli dalam menunggangi seekor kuda.


Cleo tertawa lepas sembari mengatakan sudah tidak jamannya lagi berpergian menggunakan seekor kuda.


Ucapannya Cleo sempat membuat Yoga ragu dengan tujuannya itu karena Cleo mengatakan sudah tidak jamannya lagi.

__ADS_1


Akan tetapi Yoga tidak menghiraukannya dan masih tetap ingin berangkat menuju lokasi tersebut.


Akhirnya mereka berangkat menuju lokasi tersebut, karena jarak yang ditempuh cukup jauh maka membuat Cleo menjadi lelah sehingga mengatakan kepada Yoga untuk beristirahat sejenak.


Yoga dengan tersenyum menyetujuinya.


Disaat mereka berhenti, secara kebetulan ada sebuah penginapan di tepian jalan itu sehingga membuat mereka langsung menuju ke penginapan itu.


Cleo langsung memesan kamar di penginapan itu dan yang dipesan Cleo adalah hanya satu kamar.


Yoga sedikit bingung mengetahuinya dan mengatakan " mengapa hanya pesan satu kamar, sedangkan kita kan berdua? ".


Cleo sembari jalan menjawabnya " apakah kamu takut satu kamar dengan ku? ".


Yoga tersenyum sembari menjawabnya " aku tidak takut tidur dengan mu, yang membuat aku takut adalah tidak bisa menikah dengan mu ".


Cleo terharu dan tersenyum mendengar jawabannya.


Akhirnya mereka berdua masuk ke dalam kamar yang ada di penginapan itu.

__ADS_1


Karena merasa gerah Cleo langsung menuju ke kamar mandi di ruangan itu, sedangkan Yoga duduk di sofa dengan memandang sebuah Pegunungan yang berdekatan dengan penginapan itu.


Disaat memandang dan mengamati sebuah Gunung itu kemudian Yoga teringat dengan sebuah Gunung yang ada di Istananya.


__ADS_2