Raja Jenius

Raja Jenius
Chapter 05


__ADS_3

pagi hari yang indah dan cerah, aku dibangunkan oleh kicauan burung yang indah dan membuatku bergegas mandi untuk menemui para elf, surat yang kukirim kemarin malam belum juga dibalas untuk itu aku akan pergi kesana sendiri.


leonidas berencana pergi kesana sendirian, namun komandan Martin bersama salah seorang pemimpin pasukan ingin ikut dalam perjalanan nya, untuk itu leonidas mengiyakan tawaran mereka yang bisa dibilang memaksa.


"wah ada pertemuan bersama saudagar untuk membicarakan pembelian gandum dan padi ku, yah tak apa, lagi pula misi ini juga menarik"


[misi hari ini]


[menjual hasil bumi kerajaan anda dan hasilkan 5000 koin emas ]


[hadiah > shop terbuka, memahami semua bahasa mahluk hidup di dunia ini]


selesai melihat tabelnya, leonidas berdiri dan keluar dari istananya.


di pagi pagi buta sekali aku pergi agar tidak menarik perhatian orang orang atas kunjungannya ke desa elf, dia berangkat dengan pakaian tertutup dan dibawa gerobak kecil agar tidak dicurigai.


...'wah bukankah ada perbedaan, setelah sebulan aku berpindah dunia, jalanan kerajaan ini sangat kotor dan kumuh, dan sekarang bersih sekali, walaupun kadang ada beberapa masalah pencurian dan kejahatan kecil lainnya itu hal wajar, mari lihat gerbang yang baru dibuat 3 hari yang lalu'....


jalanan masihlah sangat sepi, namun begitu ada beberapa orang yang sudah bangun dan mengawali harinya bahkan sebelum matahari terbit, leonidas sampai di gerbang ibukota itu, yang setengah jadi.


sebuah gerbang dengan motif singa di tengahnya.


.


.

__ADS_1


.


tok tok tok


seseorang mengetuk pintu gerobak kecil itu


"rajaku, kita sudah sampai"


"baiklah"


leonidas turun dari grobak itu, di luar sudah berkumpul rapih sekitar 50 prajurit yang sudah berjaga semalaman di sana, "salam rajaku, hamba adalah ketua kelompok ini, nama hamba sweet" sembari membungkuk badannya.


"berdiri, katakan padaku apakah ada yang terjadi semalaman ini?"


"tak ada rajaku" tegasnya


tanpa ada satu prajurit yang protes leonidas mulai memasuki hutan dan disusul komandan Martin dan bawahannya.


saat leonidas sudah masuk, sweet yang dari tadi diam tiba tiba terjatuh, anak buahnya yang melihat itu lantas membantunya berdiri dan membawanya ke camp dekat sana.


"bos ada masalah, apa bos sakit?", ujar prajurit yang meletakan di tenda kecil dekat hutan


"tak apa prajurit, benar benar aura yang mengerikan, fakta bahwa dia adalah raja yang buruk adalah hal yang salah, prajurit...... sepertinya kau tidak merasakannya ", sembari berkeringat


masuk ke dalam hutan yang sunyi, hanya ada suara kicauan burung dan angin saja, fakta bahwa hutan ini jarang di kunjungi adalah hal yang wajar. pasalnya kesunyian di hutan ini benar benar membuat bulu kuduk manusia biasa akan berdiri dengan hebatnya.

__ADS_1


"rajaku hamba merasakan energi negatif di depan sana"


entah apa yang terjadi di depan sana aku harus terus maju, "yah begitu juga aku".


mereka mendekati energi negatif itu hingga membawa mereka ke tumpukan mayat elf yang membusuk. komandan Martin terkejut begitu juga leonidas dan seorang prajurit yang dibawanya.


leonidas mengecek salah satu mayat yang terpisah dari tumpukan mayat itu, dia membuka jubahnya dan membungkus lengannya agar tidak terjadi sesuatu yang mengancam tubuhnya.


dia membalikan badannya, dan terlihat bintik nanah dan bekas gigitan dibagian tenggorokan nya, "biar saya periksa yang mulia", seorang prajurit yang dibawa leonidas mendekat.


prajurit ini adalah ahli racun dan penyakitnya di kerajaan kolombus, itulah mengapa leonidas membawanya.


"dilihat dari gigitannya, sepertinya dia digigit sesamanya sendiri, dan juga racun yang ada di wajahnya ini ....... tidak mungkin!!! racun ini sailnce dead !!!"


"apaan!!!" komandan Martin terkejut


silence dead adalah racun khusus yang membutuhkan darah 10 orc untuk membuatnya, dan juga si pembuat harus berkontak dengan raja iblis agar bisa membuatnya.


dikatakan racun ini dapat masuk melalui pori pori kulit dan bergerak sendiri hidup ke otak, saat bergerak itu dia akan mulai menyebarkan racunnya yang membuat darah akan perlahan-lahan membeku dan saat sampai di jantung racun ini akan menggerogotinya hingga tak tersisa.


saat sampai di kepala dia akan dengan cepat membesar hingga membuat ledakan pada wajah hingga rasa wajahnya terbakar.


"ini bukanlah hal yang baik, komandan Martin dan kau tetap disini dan kuburkan mayat mayat ini, ingat karena beracun sebaiknya fokuskan mana pada bagian tangan kalian saat menyentuhnya, buatlah seperti yang kulakukan bulan lalu, tidak ada bantahan kali ini dengar!!!", leonidas dengan serius


komandan Martin dan rekannya hanya bisa mengiyakan saja, melihat wajah raja mereka yang serius dan dengan aura yang kuat membuat mereka tidak bisa membantahnya.

__ADS_1


"komandan eagh apakah kau pernah melihat seserius ini?", menanyakan pada marrin


"tidak, bahkan belum pernah, namun sejak sebulan lalu dia berubah aku tidak terkejut sama sekali, raja yang diberi julukan yang terlemah itu benar benar serius kali ini, auranya bahkan membuat tanganku bergetar". jawab Martin sembari menggali kuburan


__ADS_2