
aku akan membuat semua orang bisa mendapatkan pendidikan mereka.......
tapi tunggu dulu sebaiknya aku harus memilih sendiri orang yang akan mengurusi anak anak itu agar hal yang tidak ku inginkan tidak terjadi
"tunggu dulu disana penasihatku ...... baiknya biar aku sendiri yang memilih pengajarnya"
"tapi tuan itu membutuhkan waktu dan jika anda membuat sayembara seperti biasanya itu akan lebih muda-...."
"cukup! ..... tugasmu ku ganti bawa tasku di lantai bawah, aku memilih hal yang lebih ku sukai ketimbang yang disukai egoku sendiri"
tanpa bisa membantah penasihat itu pergi dengan perasaan grogi di langkahnya dia bertanya bagaimana mungkin ada sekolah bagi rakyat jelata ujarnya? dan ia juga mengagumi sikap cepat tanggapnya yang menurutnya begitu dibutuhkan seorang pemimpin.
.......
di ruangan itu leonidas menggunakan tasnya beserta wig rambut yang ia buat sendiri agar tidak dikenali oleh orang lain, bajunya yang biasa dengan alas kaki murah ia terlihat nyaman menggunakan itu.
leonidas bergegas pergi mengelilingi kerajaan , bahkan kalau perlu dia akan mencari seseorang yang lolos dalam kriteria nya....... cahaya pagi mulai mengenai tubuhnya yang berjalan ke tempat pertama yang ada pada daftar nama, mulai dari yang pintar, lucu, ulet, aneh hingga pantang menyerah ia mendatangi pengajar itu satu persatu
dimulai dari sebuah bar tua di pojokan tembok istana, sebuah bar tua yang ditunjukkan sistem padanya, leonidas berjalan masuk ke dalam sana hanya ada 2 orang di dalam bar itu.... hanya ada leonidas dan seorang bartender yang sedang mengelap gelasnya.
seorang dengan perawakan atletis dan rambut hijau dan hitamnya, matanya mengisyaratkan dia siap mengawali hari ini dengan giat. "ooh lihat siapa ini pelanggan pertama di bulan ini, baik tuan ingin minum" tanya nya dengan senyuman
leonidas lalu duduk "tolong bir dengan daging panggang segar"
"pilihan bagus tuan, silahkan tunggu biar saya persiapkan "
dia memulai keahliannya dengan membuat bir nya dengan teknik akrobatik nya, yang padahal chef kerajaan tidak bisa melakukan itu.
ia menggoyang dan menarik bir itu hingga berbusa dan meletakkannya di depan leonidas......
leonidas memakannya dengan lahap hingga habis ' apa apaan daging ini bukankah ini teknik memasak dengan di asap , orang ini dapat melakukan apapun dilihat dari luka di tangan nya dia juga bisa bertarung ....'
suasana seketika hening saat leonidas menghabiskan makanannya.
hingga ia berdiri untuk membayar biaya nya
__ADS_1
"berapa?"
"4 koin perunggu " jawab pria itu
" ooh aku tak percaya makanan selezat ini dihargai dengan harga semurah itu bagaimanapun aku tidak bisa membayar murah untuk makanan enak " leonidas mengeluarkan koin dan ..... meletakannya di meja panjang itu
trek !
koin kerajaan berada di meja itu, bartender lantas berhenti mengelap gelasnya dan meletakannya,. "jadi apa mau anda, apakah anda akan akan mengusir saya karena berada di dekat pos " jawab dengan waspada
leonidas tersenyum
"jadi kau tahu dari awal aku masuk, bahwa aku dari kerajaan , itulah mengapa kau menggunakan tata Krama kerajaan yang seharusnya hanya dimiliki bangsawan saja?"
dia terkejut dan lantas mengeluarkan pedang yang ada di balik meja, terlihat jelas pedang itu mengalir mana, dan posenya sangat rapih hampir tidak ada celah padanya......... dalam suasana tegang itu seorang anak keluar dari lantai atas seorang anak kecil imut nan lucu
"ayah ada apa, ada pewanggan kenapa ayah memegang pedang "
melihat itu dia panik dan lantas menyuruh putrinya itu berada di belakangnya, " sayang cepat berdiri di belakang ayah jangan berbuat hal yang macam macam !!!!!" dengan cemas dan panik
leonidas lantas menunduk dan mengganti ke wujud aslinya, "om tidak jahat cantik om hanya ingin berbicara pada ayahmu saja, jika sudah selesai maka om akan pulang " ujarnya
karena dia seumuran anak 5 tahun dia lantas menghampiri lagi ayahnya dan mengatakan hal yang sudah ia dengar dari tadi, "benarkah itu?"
"tentu kalau tidak untuk apa aku kembali ke wujud asliku" jawab dengan serius
"anak ini memiliki kemampuan unik , untuk mengetahui siapa saja yang berbohong dan jujur , jika putriku berkata demikian maka aku percaya"
.........
.
.
.
__ADS_1
"jadi " dia duduk dengan santai , namun terlihat tidak ada sedikitpun celah untuk menyerang
"begitu rupanya " jawab leonidas dengan santai dan duduk di dekatnya
di keheningan tempat itu leonidas mulai, pembicaraan. "ehem ! ! , jadi sudah berapa lama kau menjadi bartender Smith!!!" dengan serius
mendengar namanya diketahui lantas membuatnya kaget dan menanyakan bagaimana dia bisa mengetahui namanya?
obrolan yang intens membuat suasana menjadi memanas saat leonidas mengatakan nama keluarganya latar belakang dan sebagainya, pria di depannya ini ternyata tidak merasa marah dan pengontrolan emosinya patut diacungi jempol. ia meminum air di meja " ahhh jadi apa urusanmu, siapakah kau mengetahu semuanya tentang ku".
"biar ku perkenalkan nama ku yang tidak sopan ini...... panggil aku Leonidas!!!" saat mengatakan namanya aura di sana berubah dan membuat Smith bergegas menundukan badannya pada RAJANYA!!!!!
' APAKAH MANUSIA MEMILIKI AURA SEPERTI INI '
PERASAAN itu mencekiknya seolah tersenyum padanya dengan senyuman jahat .
"jadi kembalilah duduk aku hanya akan mengatakannya sekali" tatapan leonidas mengarah ke wajahnya seolah ada mata di seluruh ruangan itu
"ba baiklah, mari kita bicarakan rajaku"
waktu berjalan hingga sore , "yah aku hanya ingin kau menjalankan sekolah ku itu, karena aku percaya padamu bahkan saat aku baru pertama bertemu ".
"tapi tuanku apakah kau tidak tahu jika membuat sekolah untuk rakyat biasa akan membuat para bangsawan tidak setuju?" ujarnya dengan serius
" jika kau mau pekerjaan ini datang ke tempat yang kusebutkan tadi besok , aku akan memberikan kesempatan hingga 1 Minggu ke depan " leonidas berdiri dan lantas mengenakan mantelnya ia berjalan menuju pintu, namun sebelum ia pergi dia berkata pada Smith.
"kau bilang aku takut pada bangsawan , kau seharusnya memperhatikan kata katamu itu-" seketika ia menghilang setelah melewati pintu itu
Smith melihat itu dan seketika ia terjatuh dengan keringat, "..... hah hah itu tadi adalah sebuah peringatan " sambil terengah engah
berpindah ke istana dimana leonidas sampai dengan teleportasi nya, bertepatan dengan itu ia melihat orang orang berlarian di depannya, melihat rajanya kembali mereka lantas berhenti dan memberikan penghormatan pada raja mereka , "ada apa prajurit ku? " tanya leonidas dengan penasaran
lalu seorang pelayan mengatakan dengan cemas "rajaku wilayah dekat perbatasan kita diserang dan desa dekat kerajaan glamoria desa yang tuan bantu hancur tak tersisa , anak anak bahkan orang tua di bantai dan mayatnya dihilangkan kepalanya dan digantungkan di pohon-pohon, dan mereka membawa tubuh mereka"
"apaa!!"
__ADS_1
apakah yang terjadi di perbatasan?