
mendengar hal itu Mey Ji dengan sigap masuk kedalam perannya ia tersenyum kecut dan meremas kuat bajunya dengan tatapan menunduk.
melihat hal itu yang mulia permaisuri semakin geram, karena cucu yang ia jaga dan menantu tercintanya harus hancur karena permaisuri anaknya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
dipertemuan keluarga kerajaan semuanya berjalan lancar tidak ada keributan atau apapun, tapi belum tentu setelah pertemuan karena permaisuri Ning meminta bertemu pribadi dengan Mey Ji, bibi Lu dan Xiao yang
"selir jie haruskah aku menunggumu?" tanya selir yueyu
"tidak usah selir yue, anda pulanglah dulu ke kediaman setelah aku sampai akan langsung mencari mu karena sepertinya kita harus bergerak cepat"
"baik, aku tunggu"
sepeninggalan selir yueyu, Mey Ji berjalan ke istana permaisuri Ning. namun seperjalanan ia bertemu dengan selir kaisar selir Ruo beserta putranya pangeran keempat.
"salam yang mulia ibunda selir, salam pangeran keempat" ucap Mey Ji dengan sopan
"hey kucing imut apakah boleh aku gunakan pangeran keempat ini sebagai tumbal?"
"miaww apakah nona ingin peperangan saudara?"
"hmm begitulah sepertinya akan menarik"
"miaww gunakan sesuka nona"
...----------------...
"ahh selir raja muda ternyata,maaf siapa namamu?" tanya selir Ruo
"Mey Ji yang mulia"
"hmm nama yang cantik, seperti orangnya" tambah selir Ruo
mengapa ia mengatakan demikian karena saat Mey Ji menghampiri mereka selir Ruo melihat wajah putarnya yang malu malu, mungkin putranya telah jatuh hati pada Mey Ji jadi selir Ruo akan mencoba menggunakan Mey Ji sebagai alat untuk putranya naik tahta.
mengapa tidak Wu Lin saja? ia sebagai anak sah tentunya akan menjadi penyokong yang kuat bukan? karena Wu Lin dikenal sangat manja dan keras kepala karena itu selir Ruo takut tidak bisa mengendalikan Wu Lin nantinya.
"selir jie? yang mulia permaisuri telah menunggu" ucap bibi Lu tiba tiba membuat Mey Ji harus meninggalkan selir Ruo dan pangeran keempat
"ahh baik bibi"
"kalau begitu jie izin pamit yang mulia selir Ruo , pangeran keempat"
__ADS_1
"yah hati hati"
"baik。◕‿◕。"
deg
'cantiknya dibandingkan dengan adiknya sangat jauh berbeda, aku tidak tahu mengapa kakak raja tidak mencintai. ehh tunggu kalau begitu bukankah lebih baik aku mengambilnya? hahah benar lebih baik begitu. tunggu aku Mey Ji kamu akan menjadi permaisuri kerajaan Ning selanjutnya dan aku kaisarnya' batin pangeran keempat
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
setibanya di istana permaisuri ternya Mey Ji telah ditunggu oleh permaisuri Ning dan Xiao yang.
"ahh putri ku kemarilah, ibu sangat merindukanmu"
"salam ibunda, yang- mulia raja muda"
"kemarilah duduk disini" ucap permaisuri Ning menyuruh Mey Ji duduk di sampingnya
"iya ibu。◕‿◕。"
Setelah itu permaisuri Ning seakan melupakan Xiao yang ia hanya sibuk dengan Mey Ji bahkan ia juga memberikan beberapa baju yang cantik namun Mey Ji hanya memilih satu yaitu baju berwarna hijau.
"ekhem ibu ada apa memanggil ku kemari?" tanya Xiao yang yang telah bosan menunggu
"apakah kau tidak meminta maaf pada Mey Ji? setelah perbuatan istri tercinta mu, cucu ibu meninggal dan Mey Ji kesakitan tapi kau hanya menghukum istrimu dengan mengurungnya?"
prang
gelas yang dipegang Mey Ji pun pecah karena terjatuh, ia tidak mengira permaisuri akan tahu hal sedetail itu.
"hmm sepertinya nona sudah dalam mode sandiwara, mati kita menonton pertunjukan dari nona miaww",
"ma-maaf ibu, aku akan membersihkannya"
"tidak tidak, hey kau tolong bersihkan" suruh permaisuri pada seorang maid disana
"ibu maaf sebelumnya tapi anak yang dikandung Mey Ji bukan darah daging ku, aku bahkan tidak pernah menyentuhnya sedikit pun" jawab Xiao yang
"SIAPA YANG BILANG KAU TIDAK MENYENTUH NYA?"
"i-ibu tenanglah, semua sudah terlanjur jieji minta maaf" ucap Mey Ji untuk memancing agar semua kebenaran terungkap dari permaisuri sendiri
"tidak Mey Ji, dia bahkan tidak pantas disebut suami."
__ADS_1
"apakah kau tidak ingat Xiao yang? saat malam pernikahan mu saat waktunya kau menghabiskan waktu dengan Wu Lin mu itu. dia menghilang entah kemana sedangkan Mey Ji kau suruh untuk berdiam diri saja di kamar?"
"saat ibu bersusah mencari istri tercinta mu, ternyata ada seseorang penghianat yang memberikan obat perangsang tingkat tinggi pada minuman mu, karena kecintaan mu pada Wu Lin itu ibu terus berusaha mencarinya bahkan seluruh pengawal dikerahkan tapi tidak juga ditemukan"
"jadi jalan keluarnya hanya memberikan Mey Ji padamu, bahkan ibu tidak tahu 1x Mey Ji akan langsung mengandung anakmu. sekarang jelas Xiao yang?"
yah Xiao yang tak dapat berkata apa apa lagi, walaupun kejadiannya tidak dapat dipercaya namun ia tahu jelas bagaimana ibunya ia bukan orang yang akan melakukan hal sehina itu dan ia juga bukan seorang pembohong besar.
Xiao yang menyadari semuanya adalah kesalahannya, ia salah besar yah sangat besar. kini ia merasa tidak pantas menatap Mey Ji yang kini sedang memegangi perutnya.
ia tahu bagaimana kehilangan itu, karena dari semua kata yang dilontarkan ibunya sama seperti nada saat ini kehilangan putra keduanya, sakit. itu yang dirasakannya.
"putra mu salah besar ibu, tolong berikan hukuman sebesar-besarnya" ucap Xiao yang bersujud pada ibunya
"TIDAK" sanggah Mey Ji buru buru dan ikut bersujud
"i-ini salah ku, kalau tubuhku lebih kuat mungkin aku bisa menahan obat itu dan ibu tidak akan kehilangan cucu ibu. ini salah ku ibu berikan aku hukuman tapi aku mohon jangan menjatuhi hukuman apapun pada yang mulia aku mohon"
"jieji!! kamu bahkan masih menyalahkan dirimu atas apa yang menimpamu?"
"ini salah ku ibu, aku mohon hukum ku"
permaisuri Ning yang tidak bisa berkata apa apa lagi hanya bisa mengolah pikirannya agar menantu tercintanya tidak mendapat hukuman yang berat namun ia akan tetap menghukum Xiao yang.
"haa begini saja, Xiao yang atas kesalahan mu ibu menghukum mu untuk menyalin 200 buku tata Krama dan berpuasa selama menyalinnya sedangkan Mey Ji kamu berdoa lah di kuil dewa selama seminggu namun hanya boleh memakan buah"
"baik ibu" jawab mereka serentak
"nona kenapa ingin mengambil hukuman? sebaiknya nona beristirahat dan melihat apa yang akan terjadi selanjutnya"
"tidak Zhu, kalau aku berada di kuil dewa maka aku bisa mengeluarkan seluruh racun yang ada ditubuh ku dengan tenang dan aku dapat mengulang kembali ilmu beladiri ku"
"miaw benar juga nona sangat cerdas"
*bip hadiah misi tersembunyi
"hmm hadiah? apa misi tersembunyi yang berhasil aku selesaikan?"
"meningkatkan rasa suka tokoh utama, meningkatkan rasa suka tokoh pendamping, berhasil bangkit dari keterpurukan. hmm hadiahnya miaww cincin ruang dan waktu, 70.000 koin emas nona"
"hehehe aku kaya, aku kaya"
"miaww selamat nona"
__ADS_1
continued