Ratu Bertopeng

Ratu Bertopeng
bab 10


__ADS_3

setelah memberikan apa hukuman yang akan ditanggung oleh Mey Ji dan Xiao yang akhirnya permaisuri Ning meminta agar mereka kembali lebih dahulu karena ia ingin beristirahat.


bahkan permaisuri Ning juga telah menyiapkan dua kereta kuda dan kereta kuda paling bagus diberikan pada Mey Ji untuk membantu membawa barang pemberian dari permaisuri sendiri.


namun setibanya di kediaman selir ternyata Xiao yang mengantar Mey Ji juga ia tidak langsung ke kediamannya. Dan disana juga terjadi keributan karena Wu Lin ia tidak terima kalau ternyata Xiao yang benar benar meninggalkannya.


"apa lagi ini?"


"adik nona mengamuk nona miaww"


"benarkah 🤩 bagus mari kita tambah rasa kebencian Xiao yang pada Wu Lin"


"sepertinya aku tidak salah memilih tuan"


"tentu saja, kan kalau ada misi rahasia yang aku selesaikan lagi aku mendapat hadiah lagi kan?"


"miaww!! aku tarik kata kataku"


...----------------...


"mana yang mulia!! aku ingin bertemu dengannya" teriak Wu Lin didepan kediaman selir


"tidak tidak bukan yang mulia ini semua salah orang itu!!! HEY MEY JI KELUAR KAU!! dasar kalau bukan karena kau aku tidak akan dihukum dan ditinggalkan yang mulia ke istana"


"adik ada apa memanggil ku" tanya Mey Ji keluar dari kereta kuda


"KAU! KEMANA KAU HAH? KEMARIN KAU TERLIHAT MENYEDIHKAN SEKARANG KAU PERGI KEMANA HAH?" ucap Wu Lin menarik Mey Ji keluar dari kereta kuda


melihat hal tersebut dengan cepat Xiao yang menjadi penengah antara kedua orang tersebut, namun karena tindakan Xiao yang itu membuat api cemburu meluap luap pada Wu Lin


"yang mulia!! kenapa kau membantu nya!! apakah kini kau membuang ku!!" teriak Wu Lin seperti orang gila

__ADS_1


"WU LIN!! bisakah kau tenang? ada apa dengan mu?" tanya Xiao yang yang masing memeluk Mey Ji


"lepaskan aku yang mulia" pinta Mey Ji


saat itu juga Xiao yang melepaskan pelukannya pada Mey Ji namun dapat dilihat ia masih melindungi Mey Ji dari kegilaan Wu Lin


"ahh karena adik telah tiba juga disini, kakak membawakan baju untuk mu ini juga warna yang kamu sukai" ucap Mey Ji dan menyuruh agar maid pribadinya (shisi) membawakan barang yang ia maksud dari kereta kuda


"hah kau pikir kau siapa!! barang yang kau bawa sangat menjijikkan!!" ucap Wu Lin menggebu gebu dan menghempaskan kotak berisi baju hijau yang diberikan oleh permaisuri pada Mey Ji tadi


"kau pikir aku orang rendahan hah?!! hanya karena aku dihukum kau dengan senang hati meminta ini itu pada xiao yang!! aarrggg kubunuh kau!!" lanjut Wu Lin menjambak rambut Mey Ji dan menghempaskan Mey Ji sehingga kepalanya tak sengaja terbentur ke tanah dan berdarah


"WU LIN!!! KARENA KEKERASAN DAN TIDAK HORMAT KAU KUHUKUM CAMBUK 100X" ucap Xiao yang melihat perlakuan Wu Lin pada Mey Ji dan mencoba membantu Mey Ji namun-


"a-aku baik baik saja, lepaskan aku yang mulia" pinta Mey Ji


"no-nona huhuhuu mari masuk dan aku obati huhuhuuu" ucap shihi pada majikannya


"lepas yang mulia!! rasa ibamu seperti penghinaan bagiku" *tersenyum kecut


"aku memang pantas diperlakukan seperti ini, bukankah yang mulai membenci saya? tidak apa apa mulai sekarang saya tidak akan menggangu kehidupan yang mulia, terimakasih atas perbuatan yang mulia selama ini" ucap Mey Ji dan dipapah oleh shisi


namun bukannya Xiao yang berhenti ia malah menggendong Mey Ji dan dengan langkah cepatnya ia pergi meninggalkan Wu Lin yang masih mematung ditempat dengan beberapa penjaga


setelah sampai di kamar Mey Ji, Xiao yang bahkan tidak pergi ia juga ingin membantu mengobati luka Mey Ji


"hamba bilang pergilah yang mulia!! hamba mohon"


"kau masih keras kepala saat keadaan mu begini!" ucap Xiao yang


"yah aku keras kepala kalau bukan karena itu aku tidak akan berada disini hari ini, saya menyesal berharap berlebihan pada mimpi mimpi saya"

__ADS_1


"berhenti berbicara, hey kau cepat bawa obatnya!!"


"baik" ucap shisi pergi mengambil obat


"tinggalkan saya yang mulia!! saya tak ingin bertemu dengan anda"


"jieji bisakah kau hilangkan keegoisan mu untuk sementara?" pinta Xiao yang sembari membersihkan luka Mey Ji


"AKU BILANG PERGI LAH YANG MULIA!!" ucap Mey Ji berteriak sesegukan dan memukul mukul kepalanya yang terluka


"jieji hey tenglah, kumohon tenanglah jangan lukai lagi kepalamu jieji" ucap Xiao yang menenangkan Mey Ji dan juga memeluknya


"hiks hiks tinggalkan aku yang mulia, hiks hiks aku membenci mu sangat benci" tangis Mey Ji pecah


"yah aku tahu bencilah aku sesukamu tapi jangan lukai lagi tubuhmu kumohon"


setelah Mey Ji sedikit tenang baru shisi melanjutkan mengobati luka Mey Ji dengan diawasi oleh Xiao yang. entah kenapa Ming Ye seperti berubah menjadi orang lain untuk saat ini


"nona nona miaw!!"


"ada apa kucing imut?"


"rasa suka tokoh utama meningkat menjadi 50%"


"benarkah? wah tidak rugi ternyata aku menjadi orang gila"


"benar miaww, tapi jangan sakiti tubuh nona"


"apakah kamu lupa, kalau aku tidak akan merasakan sakit karena pelindungan oleh system"


"miaww benar juga"

__ADS_1


continued


__ADS_2