
"selir yue bisakah aku sekereta dengan mu?" tanya Mey Ji dengan lembut
"tentu yang mulia, tapi yang mulia raja muda-"
"tidak apa apa, ayo naik maaf membuat kalian menunggu"
sudah membuat kami menunggu tapi dia malah tidak menghargai, dasar wanita sialan
*umpat hari selir xiery
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"selir xiery apakah kau tidak senang hati melihat ku? apakah aku begitu menjijikkan bagimu?" tanya Mey Ji
"ahh tidak selir jie, saya hanya sedikit bingung kenapa selir jie terlihat lebih pucat dari sebelumnya dan mata selir sedikit bengkak" jawab xiery kalang kabut
"begitukah? ahh aku menangis tadi malam, kenapa?"
"ti-tidak apa apa selir jie, bagaimana kalau kita segera berangkat?" kilah Xiery mengubah topik
nemun perkataan selir xiery membuat Mey Ji memiliki ide yang akan menyudutkan raja muda dan membantu selir yueyu.
"hey bagaimana kalau anda bertanya dimana ratu muda sekarang?" suruh Mey Ji pada selir yueyu
tanpa basa basi dan pikir panjang selir yueyu segera bertanya karena dia percaya untuk membalas tindakan Wu Lin selama ini padanya hanya ini yang dapat ia lakukan yaitu membuat raja muda risih dan menjauhi Wu Lin sehingga ia dapat melihat kegilaan Wu Lin pada Xiao yang
"maaf sebelumnya yang mulia, hamba tidak melihat yang mulia ratu muda datang" tanya selir yueyu
"dia sedang sakit, lebih baik kita bergegas pergi takutnya yang mulia Kaisar dan permaisuri menunggu kita" kilah Xiao yang
__ADS_1
"baik yang mulia" ketiga selir serentak
Xiao yang menaiki kereta kuda yang paling depan sedangkan selir xiery menaiki kereta kuda yang ditengah serta selir yueyu dan Mey Ji menaiki kereta kuda terakhir.
seperjalanan ke istana kekaisaran mereka disapa sangat ramah oleh para penduduk tapi lain halnya dengan selir yueyu yang hanya dilihati saja, melihat hal tersebut Mey Ji mengambil kesempatan untuk mendapatkan sekutu di kediaman selir.
"bagaimana kalau kita bersekutu selir yue? kita akan mendapatkan keuntungan masing masing bukan?"
"maaf selir jie, apakah rasa suka anda pada suami anda telah sirna? sehingga dengan senang hati mengajak ku bersekutu?"
"yah begitulah, bagaimana kau ingin bersekutu?"
"akan saya pikirkan"
"hehe bagus kalau kau menerimanya datanglah ke kamar ku untuk menindaklanjuti langkah selanjutnya"
"baik selir jie"
bahkan yang akan membuat semua orang terkejut akan apa yang dilihat adalah saat bibi Lu Secara pribadi menunggu selir jie atas perintah yang mulia permaisuri Ning karena yang mulia ingin bertemu secara langsung dengan selir jie.
melihat hal tersebut selir yueyu dengan yakin kalau dia bersekutu dengan selir jie maka keberhasilan pembalasannya atas perlakuan ratu muda lebih tinggi namun lain halnya dengan selir xiery ia meras tersaingi.
bagaimana tidak sebelum menikah dengan raja muda ia sangat disayang oleh permaisuri bahkan yang mulia Kaisar sebagai calon menantu mereka dari putra kedua mereka namun setelah kehilangan putra keduanya yang disebabkan oleh selir xiery rasa sayang permaisuri memudar namun kaisar tetap menyayangi selir xiery walaupun sebesar biji jagung hanya karena menghargai ayah dari selir xiery.
*di perjalanan ke istana kekaisaran
"hey Zhu. Zhu? kucing imut?"
"miaww? ada apa nona? aku sedang asyik menonton sandiwara nona di system"
__ADS_1
"berhenti menonton kucing imut sebelum aku menjewer telinga mu"
"MIAWW"
"kenapa seluk beluk hubungan kekeluargaan kekaisaran ini begitu rumit? bahkan aku belum melihat secuil saja yang berhubungan dengan keluarga ku"
"miaw semangat nona, aku yakin nona pasti bisa"
"ahh menyusahkan"
setelah sampai si dalam istana kekaisaran ternyata benar saja apa yang dikatakan oleh Xiao yang ternyata yang mulia Kaisar dan permaisuri telah menunggu mereka walaupun tidak lama namun ini sama halnya menganggap enteng kaisar dan permaisuri.
"putra mu memohon maaf ayahanda ibunda karena telah membuat kalian menunggu, aku berhak menerima pelajaran" ucap Xiao yang hormat pada yang mulia Kaisar dan permaisuri diikuti oleh ketiga selirnya
"aisshh sudahlah tidak apa apa, angkat kepala mu dan duduk lah kalian juga"
"terimakasih yang mulia" ucap mereka berempat serentak
"tidak, ibu yang akan memberikan pelajaran bagimu nanti jadi temui ibu setelah ini" ucap permainan Ning kemudian
"baik ibu" jawab Xiao yang
"dimana permaisuri mu? ayah tidak melihatnya" tanya kaisar karena tidak melihat menantu tercintanya
"mohon maaf ayah, Wu Lin sedang sakit jadi aku menyuruhnya untuk beristirahat"
"ahh begitulah, baiklah baiklah. apakah ia sakit karena kelelahan saat mengandung?" tanya kaisar diiringi dengan tawanya
mendengar hal itu Mey Ji dengan sigap masuk kedalam perannya ia tersenyum kecut dan meremas kuat bajunya dengan tatapan menunduk.
__ADS_1
melihat hal itu yang mulia permaisuri semakin geram, karena cucu yang ia jaga dan menantu tercintanya harus hancur karena permaisuri anaknya.
continued