
"TIDAAKKKKK" teriak Ruo
"tenanglah kalau tidak kami tidak segan untuk membidik mu disini" ucap polisi tersebut
"tidak tidak, kalian salah aku tidak membunuh jieji. apakah kalian tidak lihat dia disini, dia sedang menangis melihat aku yang kalian borgol ini jadi lepaskan aku" kikuk zhihao ia kini terlihat seperti orang gila
"bawa tuan ini untuk menemui dokter khusus" perintah seorang polisi
"baik tuan" mereka membawa zhihao pergi. namun zhihao tersu berteriak kalau jieji masih hidup dan berada di sisinya
sedangkan Ruo ia dibawa ke pengadilan karena telah dituntut oleh pengacara Mey Ji. Ia tidak terima semua harta yang ia dapatkan dengan susah payah malah hilang lagi bahkan ia akan menghabiskan waktunya di penjara.
...----------------...
setelah zhihao diputuskan untuk di kurung dirumah sakit jiwa dan Ruo dipenjara seumur hidup, peninggalan Mey Ji kembali ke tempat yang seharusnya.
"ahhh sebenarnya aku belum puas untuk menghajar mereka, tapi aku juga tidak ingin berlama-lama melihat wajah mereka" ucap Mey Ji yang kini berada di tempat Ruo berada namun ia tidak dapat dilihat
"lebih dari cukup nona, cepat ini berlalu maka nona dengan cepat akan menemukan dunia baru juga"
"apa maksudmu? dunia baru?"
"yah miaww, misi nona tidak berada di zaman modern namun di zaman kekaisaran"
"benarkah? sepertinya menarik"
"kalau begitu kita kembali ke ruang system dan memulai misi?"
"tunggu dulu, harus ada perpisahan yang menarik dengan wanita ini. biarkan siang ini dia tenang aku lihat dia berhasil merayu seseorang disini" ucap Mey Ji melirik Ruo yang kini bertingkah genit melihat kepada seseorang penjaga disana
penjaga itu menghampiri sel Ruo
"nona manis, apakah kau tidak kedinginan? apakah kau bosan?" tanya penjaga tersebut sembari menelisik lekuk tubuh Ruo
"ahh aku kedinginan tuan, bisakah aku meminjam selimut mu?" tanya Ruo genit sembari meletakkan tangan penjaga tersebut ke dadanya
deg
benar benar berisi dan kenyal, kalau aku bisa mencicipinya tidak masalah kalau aku membantunya kemudian *batin penjaga tersebut
"tentu saja, sebentar yah manis" lalu penjaga tersebut pergi untuk mengambil selimut
mudah untuk keluar dari sini, tidak masalah melewatkan malam panas beberapa kali * batin Ruo
"hehe kau lihat? kalau aku tidak memantaunya sampai sekarang aku tidak tau apa yang akan dia lakukan"
"benar benar wanita murahan miaww, nona ku tidak sebanding dengannya"
"tentu saja, aku wanita berkelas"
"miaww miaww"
tak lama setelah itu penjaga tersebut datang dengan selimut hangat di tangannya
"ini nona manis"
"ahh terima kasih, anda sangat baik tuan" jawab Ruo
"hahah tidak masalah untuk nona manis, tapi sebagai gantinya aku ingin mencicipinya" tawar penjaga tersebut
__ADS_1
"tentu saja, tapi kalau disini tidak nyaman dan dingin. apakah anda yakin ingin melakukannya disini?"
"tenang saja, malam hari akan sepi. aku akan membawamu ke ruang istirahat ku, kita lewatkan di sana"
"baiklah tuan"
"persiapkan dirimu nona manis, mungkin kamu akan kelelahan" ucap penjaga tersebut berlalu
"hah kalau bukan ingin bebas, kau tidak tipe ku" ucap Ruo kemudian
"mari kembali ke ruang system nanti malam aku akan bertindak"
"MIAW no- nona kau tidak akan?"
"aku tidak akan menyerahkan tubuhku yang berharga ini, tapi kamu Persiapkan saja satu tubuh yang sangat mirip dengan ku"
"ahh aku mengerti miaww, akan aku siapkan miaww"
...----------------...
*malam harinya
"psst nona manis? kau tertidur?"
"ahh tidak tuan, apakah sekarang?"
"yah keluar lah dahulu, aku akan mengunci akses sebentar"
"baik" Ruo melangkah keluar ia berencana untuk langsung kabur namun ia tahu kalau keamanan sangat ketat diluar
"ahh tuan?" ucap seseorang kepada penjaga tersebut yang tak lain adalah boneka tiruan dari Mey Ji
"hah? kau siapa? kenapa ada disini? ucap penjaga tersebut kalang kabut
"penjaga tersebut ingat kalau penjaga didepan adalah seseorang yang berkumis lebat dan berperut buncit"
"tenang aku telah mengunci akses untuk masuk, anda bisa tenang nona" ucap penjaga tersebut sembari mengusap paha boneka tiruan
"tu- tuan" ucap boneka tersebut dengan nada merayu
seketika penjaga tersebut benar benar hilang akal bahkan ia lupa memiliki janji pada Ruo
"ada apa nona manis? aku menginginkan mu mari kita habiskan malam berdua" ucap penjaga tersebut mendorong boneka tiruan dan tidak sabar
"ta- tapi jangan kasar yah, lembut saja"
"aku akan lembut dan aku juga ingin mendengar suara mu" sembari membuka
keadaan penjaga tersebut dan boneka tiruan sangat panas. Ruo yang telah lama menunggu memilih menghampiri ruangan istirahat dan tentu saja ia terkejut melihat Mey Ji berada disana dengan penjaga.
antara takut dan kesal Ruo kembali membuka matanya lebar-lebar dan memang itu adalah Mey Ji namun yang ia tidak tahu itu hanyalah boneka tiruan
"tidakk reputasi nonaku miaww telah rusak"
*plak
"kucing manis dia hanya boneka, dan lihat yang terjadi setelah ini"
"tidak mataku miaww"
__ADS_1
*plak
"diam"
"me-mey Ji?" ucap Ruo
"kau, aku lupa kalau ada kau disini" ucap penjaga tersebut
"ahh tuan"
"terlalu keras?"
"uhh tidak, wanita itu dia mengatakan kalau akan memukuliku kalau aku melanjutkannya"
"wanita sialan" umpat penjaga tersebut. ia berhenti dari permainannya sementara dan menghampiri Ruo
"Mey Ji? hidup? hahah hahhahab tidak mungkin" ucap Ruo terduduk di lantai
"kau ingin memukulnya? aku akan membuat mu di tahan di sel yang terburuk setelah ini" ucap penjaga tersebut dan memasukkan Ruo ke sel
setelah itu boneka tiruan membius penjaga dan menghampiri Ruo
"kau terkejut? kau akan dipindahkan dari sel ini" ucapnya dengan senyuman jahat
"tidak tidak, lebih baik mati dari pada dipenjara seumur hidup hahhahahah hahahhaha" ucap Ruo memukul kepalanya ke tembok
"bagus lakukan seperti itu, kembali seperti sebelumnya" ucap Mey Ji
"miaww miaww"
setelah itu pengaturan balas dendam di reset ke sebelum interaksi penjaga dengan Ruo
"hahhaha hahahahhag mati mati hahahhah mati mati" ucap Ruo
"hei kau, hentikan" ucap penjaga berlari ke sel dan menekan tombol darurat
namun Ruo terlanjur kehabisan darah dan meninggalkan sebelum dapat ditenangkan.
*misi balas dendam selesai
*tokoh mendapat koin tanpa batas
*tokoh mendapat kekuatan spiritual tanpa batas
*tokoh memiliki kemampuan meringankan tubuh
"hmmm lumayan juga hadiahnya, bisa rugi kalau tidak diambil"
"memang nona tapi miaww saat menjalankan misi nona sudah berbeda dari awal"
"apa maksudmu?"
"pengaturan awal misi dilakukan sebelum upacara pernikahan namun sekarang bertukar saat nona sedang mengandung"
"kucing imut APAKAH KAU TAHU KALAU MEMBOHONGI TUAN SENDIRI ITU BURUK HAH??"
"miaw miaw nona kita sudah memasuki ruang misi"
"dasar"
__ADS_1
*bip tokoh memasuki misi
*bip misi dimulai