Ratu Terakhir

Ratu Terakhir
15


__ADS_3

Setelah meminum teh Claire tertidur pulas dan bangun di pagi harinya. Claire bangun tanpa sosok Cathal disampingnya.


Lirih Claire mendengar banyak suara di luar Castil. Penasaran dengan apa yang terjadi Claire bangun dari ranjang dan berjalan kearah jendela di kamarnya.


Terlihat beberapa pelayan bercengkrama. Situasinya lebih nyaman dari sebelumnya.


"Yang Mulia sudah bangun" kata Anna saat memasuki kamar Claire.


"apa yang terjadi diluar sana Anna ?" tanya Claire pada Anna.


Anna menyerahkan menu sarapan hari ini dan menaruhnya di meja. Claire berjalan mendekatinya.


"Selir Irene hamil Yang Mulia, Kaisar sedang bertemu dengan Selir Irene"


Claire tahu hari ini akan tiba. Hari dimana Selir Irene akan mengumunkan kehamilannya. Dalam novel, Kaisar akan sangat peduli dengan Irene saat mengetahui Irene hamil.


Semua kegiatan Kaisar dan Irene lebih diatur untuk bisa bersama karena Kaisar khawatir dengan kondisi kehamilan Irene.


Namun kini di dunia yang didatangi telah berbeda dengan dunia novel yang dibaca sebelumnya. Kaisar menjaga Irene karena tak ada Permaisuri. Namun kini ada Permaisuri yang juga tengah hamil.


Claire khawatir dengan kondisinya. Meski ia tahu posisi anak dikandungnya tetap akan menjadi penerus utama. Namun ia tetap khawatir.

__ADS_1


"Cathal telah pergi berapa jam ?" tanya Claire kepada Anna.


"tiga jam yang lalu Yang Mulia, sebentar lagi mungkin Yang Mul.. ia"


Kaisar Cathal membuka pintu kamar membuat pembicaraan terputus.


Claire hanya menatap Kaisar Cathal sekilas lalu berbalik menatap Anna kembali. Situasi Anna masih diam.


"saya permisi Yang Mulia" pamit Anna mengundurkan diri.


Kaisar Cathal duduk di sofa depan Claire.


"aku tau"


Claire memakan sarapannya dengan tenang dan diperhatikan oleh Kaisar dengan tenang.


Selama Claire makan, tak ada pembicaraan yang terjadi. Dan Kaisar hanya diam menatap Claire. Menunggu istrinya hingga selesai dengan sarapannya.


Cathal diam karena memperhatikan istrinya. Seharusnya usia kandungan Claire saat ini dua bulan. Posisi putra/putri mahkota tentu akan didapatkan oleh anak dari Claire kandung sekarang.


Cathal tak menghiraukannya. Siapapun yang melahirkan anaknya lebih dulu memang akan menjadi penerusnya.

__ADS_1


Namun situasi ini berbeda. Cathal terus menatap Claire dalam diamnya. Membaca setiap gerakan yang akan dilakukan Claire selanjutnya. Seakan-akan mempelajari setiap pergerakan Claire.


"ada apa Yang Mulia Kaisar ?" tanya Claire kepada Cathal tanpa menatapnya.


"tidak ada apa-apa. bagaimana kondisimu ?" tanya Cathal selanjutnya.


"lebih baik setelah meminum obat penenang semalam"


Tak ada pembicaraan lagi karena pasangan tersebut larut dengan pikiran masing-masing. Claire menghabiskan makanannya dengan tenang. Kembali berjalan ke ranjangnya dan membaringkan tubuhnya. Tubuhnya lemas dan tak bertenaga.


"kau akan tidur lagi ?" tanya Cathal.


"iya kau bekerjalah"


Kaisar Cathal berdiri dari tempat duduknya, berjalan menuju ranjang dan berbaring mengikuti Claire.


Kaisar Cathal memeluk Claire dari belakang.


"apa yang kamu lakukan ?"


"Ssstt.. diamlah aku belum tidur semalaman"

__ADS_1


__ADS_2