
Sesampainya di rumah, Claire kembali membasahi dirinya. Mandi. Mencoba menghilangkan bau pria tersebut.
Di Kerajaan ini, perempuan tidak perawan adalah sebuah aib keluarga. Bahkan banyak kasus pria yang menjebak wanita kelas atas hanya untuk mencari keuntungan.
"bagaimana denganku ? Duke akan membuangku, aku kotor" isak Claire.
"meskipun menjalani time travel, tetap saja aku mengenaskan"
Claire / Eiden menangis. Tubuh asli Claire begitu tergunjang karena pertama kali melakukannya. Eiden merasa bersalah karena membawa Claire pada jurang kehancuran. Bila dikehidupan Eiden, bercinta hal yang biasa. Tidak dengan disini.
"Claire, sayang, apa kamu sudah selesai ?" tanya Ariya Brendan.
Setelah satu jam berendam, Claire menyudahi dan keluar untuk bertemu ibunya.
"sayang, kemari. tidak apa-apa" kata Mama Claire menenangkan.
Pelayan datang ke kamar Claire dengan berlari.
"Nyonya, Nona. Kepala pelayan kediaman Duke Arthur datang berkunjung" kata pelayan tersebut.
Mendengar hal tersebut semakin membuat Claire terpuruk. Petir apalagi yang hadir di hari ini.
Mama Claire berjalan di depan dengan diikuti oleh Claire yang berjalan lemas dan menunduk.
Sejujurnya badannya masih sakit semua, ia tidak bisa mengingat apa yang terjadi namun semua bercak yang ditinggalkan menunjukkan bahwa Claire dan Kaisar Cathal melakukan hubungan yang lebih intim semalam.
"Selamat Siang Nyonya dan Nona Brendan, saya Hendery Kepala Pelayan Kediaman Duke Arthur" sapa Tuan Hendery.
Jika kepala pelayan yang berkunjung maka 50% terjadi sesuatu yang tidak menyenangkan. Dan membuat seorang tuan tak senang.
"Duke Arthur memerintahkan saya untuk mengantar beberapa barang hadiah ulang tahun Nona Brendan. Selamat Ulang Tahun Nona Brendan. Meski masih seminggu lagi namun Duke memberikan lebih awal" kata Tuan Hendery.
"Dan hadiah ini sebagai hadiah tanda hormat untuk pertunangan keduanya. diharapkan hubungan keluarga masih berjalan dengan baik. Duke Arthur berpesan kepada Nona Brendan untuk selalu menjaga diri serta kesehatan. Dan dengan ini Duke Arthur menyatakan bahwa hubungan pertunangan antara keluarga Alphonsus serta Keluarga Brendan resmi dibatalkan"
Petir itu datang dengan tepat dan menusuk hati Claire dengan begitu dalam.
Tuan Hendery membungkukkan tubuhnya dan pamit undur diri. Semua orang yang berada di kediaman Brendan membeku.
Bertanya-tanya mengenai apa yang terjadi diantara dua sejoli yang dimabuk asmara. Mama Claire hanya terdiam namun menguatkan Calire yang saat itu menatap nanar kepergian Tuan Hendery.
Arthur Alphonsus. Jangan pernah mengkhianati sosok pria ini. Sekalipun ia adalah orang yang dicintai. Hukum mengkhianati akan tetap sama.
Kalut. Kediaman Marquis Brendan sedang tidak baik-baik saja.
Satu orang saja yang bocor. Membicarakan pemutusan pertunangan kepada orang luar, maka keluarga Brendan akan menurun statusnya. Pemutusan pertunangan sama saja dengan pembuangan.
Terlebih hubungan ini adalah Duke dengan Marquis. Apa yang bisa dilakukan oleh keluarga Marquis kedepannya untuk mempertahankan popularitas dan pengaruhnya bila Duke saja memutuskan pertunangan.
__ADS_1
Marquis Brendan saat ini sedang ikut dalam proses operasi ekspidisi ekspor impor yang di korupsi oleh Marquis August. Itu berarti Marquis Brendan belum mengetahui hal ini.
"semuanya kembali ke aktivitas masing-masing. tidak diizinkan untuk keluar kediaman sampai tuan Marquis memberikan perintah" kata Ariya Brendan kepada semua pelayan dan pekerja di kediaman tersebut.
Beberapa pelayan di belakang berbisik mengenai nasib mereka selanjutnya, beberapa mengatakan bahwa kehidupan mereka sudah tidak jelaa jika bertahan di kediaman Keluarga Brendan.
Bisikian yang dilontarkan oleh pelayan-pelayan egois tersebut tentu di dengar oleh Claire.
"Ma, aku tidak mengingat apa yang terjadi kejadian malam itu" kata Claire saat memasuki kamarnya.
"tidak apa-apa sayang. Perlahan. Kamu bisa mencoba mengingat dengan perlahan" jawab Ariya Brendan.
"aki ingin sendiri dulu, Ma" kata Claire.
Ariya Brendan menyetujuinya. Sulit bagi semua pihak untuk menerima saat ini. Satu-satunya pilihan adalah menenangkan pikiran satu sama lain.
Sepeninggal Ariya, Claire menangis sejadinya-jadinya. Ia berusaha mengingat kejadian tersebut.
Begitu keras untuk mengingat.
Ia mulai memukan alurnya. Saat Claire tidur ada seseorang yang memasuki kamarnya.
[ Flasback Claire dan Kaisar Cathal bertemu ]
Pria muda yang menjabat sebagai kaisar membanting pintu kamar. Meskinsudah 12 tahun tak berkunjung, setiap ornamen kamar ini tak ada yang berubah.
"Rumah menyebalkan ini, tak apa aku tak akan kemari lagi" kata pria tersebut.
"Uuhhh.." Claire yang melenguh karena pusing.
"wow.. apa Arthur mengirimnya secapat ini ?"
Tubuh Claire panas. Ia semakin tidak nyaman. Sementara Cathal hanya melihat setiap gerakan tak nyaman dari wanita di depannya ini.
"Arthur kamu akan menanggung akibat karena salah berhadapan denganku"
Cathal sangat paham bahwa wanita di depannya kini tengah terpengaruh oleh obat perangsang.
Setiap hal yang dilakukan Cathal tentu hanya akan membuat wanita ini agresif.
Claire menerima setiap sentuhan Cathal. Cathal berinsiatif namun Claire agresif karena obat perangsang.
*Cathal mengerti bahwa ini pertama kali Claire melakukannya. Cathal mencoba berhati-hati namun Claire tidak terkontrol. Dan semakin membuat Cathal bertindak agresif dan memuja tubuh Cathal.
Perlakuan tersebuat membuat Cathal melupakan kejadian 12 tahun di kediaman ini*.
[Flashback off]
__ADS_1
"Oh tidak ! aku berbuat salah" kata Claire saat ia mengingat semuanya.
"apa yang harus aku lakukan ? jika semua orang tau hubunganku berakhir dengan Duke. Dasar Kaisar sialan. apakah keluarga Brendan akan hancur begitu saja?"
Membayangkannya saja membuatnya frustasi. Claire hanya termenung namun ia tersadar bahwa ini bukan waktunya untuk berdiam diri.
Situasi kali ini, ia harus memikirkan nama keluarga Brendan. Mungkin ini sedikit tak tau diri dan dipaksakan. Namun Pemilik tubuh asli Claire tak boleh hancur dan hidup Eiden tak boleh hancur kedua kali.
Claire ingat bahwa temannya bekerja sebagai staff ahli untuk Kaisar Cathal. Ia mencoba membangun komunikasi dengan orang tersebut untuk bertemua Kaisar Cathal.
"Bagaimana Anna ? apakah sudah ada jawaban?" tanya Claire kepada Anna.
"belum Nona, Kaisar Cathal masih di wilayah ini dan belum kembali ke singgasananya"
Empat jam menunggu dan pihak yang diharapkan memberi kabar.
"Nona, Kaisar Cathal bersedia bertemu dengan anda. Namun.." Kata Anna terpotong.
"Namun apa Anna?"
"namun harus malam ini"
Perjalanan dari Wilayah kekuasaan menuju ke castil Kaisar Cathal ditempuh 4 jam perjalanan.
"Ayo Anna, jika aku berangkat sekarang kemungkinan kita akan sampai disana pukul 8 malam. cukup waktu"
.
"Anna kita harus berangkat sekarang"
"bagaimana jika Nyonya Ariya tau Nona?" tanya Anna
"tidak akan. kita harus hati"
keduanya menyelinap keliar dari kediaman Duke Brendan dijemput oleh sopir kepercayaan Claire dan Anna.
Perjalanan menuju castil Kaisar Cathal melewati sisi bagian timur wilayah kekuasan Duke Arthur.
"gawat Nona, sepertinya kasus korupsi Duke August tidak biasa. di depan ada pengecekan"
"lakukan seperti biasa pak" kata Anna dengan memberikab satu amplop besar berisi uang.
Claire mengenakan masker dan penutup kepala.
Beruntung mobil yang mereka tumpangi adalah mobil sewaan dari Baron Amstrong. Baron Amstrong adalah keluarga kstaria sekaligus saudara jauh dari kekuarga Brendan.
__ADS_1