REBIRTH OF AGENT BLACK ANGEL

REBIRTH OF AGENT BLACK ANGEL
ROABA 12


__ADS_3

Didalam dimensi, Rea berkultivasi dengan sangat serius. Tapi disisi lain binbin menatap takjub pada sosok dihadapannya. Masalahnya Rea berhasil merasakan energi qi dalam sekejap mata. Berbeda dengan orang normal yang harus berlatih beberapa lama dulu baru bisa merasakan energi qi tapi Rea berbeda. Sungguh memang wanita langka, eh bakat langka maksudnya.


"Wahhhh..!!!"


Binbin melihat energi qi yang tidak sedikit bergegas masuk ke dalam tubuh Rea. Lebih tepatnya masuk ke dantiannya. seperti menyedot seluruh energi qi yang ada.


Binbin dengan Setia menjaga Rea yang sedang berkultivasi. Ia takut ada hal hal yang tidak terduga makanya ia harus siap siaga. Melihat Rea yang masih berkultivasi "Energi qi di dimensi ini memang tak terhingga, tapi ini aneh sekali,, Kakak telah berkultivasi sekitar setengah hari dan energi qi masuk seperti disedot dalam jumlah besar tanpa henti tapi kakak belum melakukan terobosan, sebenarnya kenapa??."


Disaat binbin kebingungan sambil melihat Rea dan tangan yang memegang dagu tiba-tiba..


*DUARR


Ada ledakan yang berasal dari tubuh Rea. Tubuhnya terangkat dan diselimuti cahaya emas


Tingkat Pemula level 1


Tingkat Pemula level 2


Tingkat Pemula level 3


Tingkat Pemula level 4


Tingkat Pemula level 5


Tingkat Pemula level 6


Tingkat Pemula level 7


"LUAR BIASAA!! naik 7 level dalam pertama kalinya berkultivasi! dan bahkan hanya dalam setengah hari!!." Binbin hanya bisa melotot tak percaya "Ca,,,Cahayaa emas ituuu!!! Tak salah pilihan Dewi dimensi memang sangat tepat." sambil menganggukkan kepala kecilnya.


Cahaya Emas yang keluar dari aura tubuh seseorang diyakini merupakan bakat langka dan akan menjadi seseorang yang besar dimasa depan. Akan dihormati oleh seluruh dunia. Hanya seorang dalam sejarah yang memiliki aura suci warna emas, yaitu Dewa Penguasa.


Hanya saja keberadaan Rea masih rahasia dunia.


Rea perlahan-lahan membuka matanya. Matanya berubah dari yang asalnya berwarna hitam cerah sekarang mulai ada sedikit warna abu-abu di irish matanya.

__ADS_1


"Kakak, Matamuu..." Binbin bertanya keheranan.


Rea memegang matanya perlahan, "Apa ada yang salah?."


"Tidak ada, hanya sajaa warna nya lebih cantik." Binbin tersipu saat mengucapkan itu. Tapi dimata Rea dia sangat lucu, Rea benar-benar tidak tahan untuk mencubit pipinya.


......................


*Kerajaan langit


"Permaisuriku,, aku memiliki kabar baik untukmu sayang!!." Kaisar langit sangat antusias memasuki kediaman permaisurinya yaitu kediaman Phoenix.


Permaisuri yang melihat suaminya berlari terburu-buru tanpa memikirkan status apa yang ia punya, langsung memelototinya.


Kaisar yang tau kenapa permaisuri nya itu memelototi dirinya pun langsung berhenti berlari, Ia berdeham sebentar merapihkan baju nya, lalu melanjutkan langkahnya dengan penuh Wibawa seorang kaisar, sangat berbanding terbalik dengan yang tadi.


"Salam Kaisar." Sebagai permaisuri ia harus menghormati kaisar sebagai suaminya di depan banyak orang.


"Tidak perlu terlalu formal." Membantu permaisuri berdiri dengan tangannya sendiri. lalu memuntun permaisuri agar duduk di meja utama yang ada di kediaman.


Kaisar melihat ke arah para pelayan dan berkata "Tinggalkan kami dulu, ada sesuatu yang harus dibicarakan."


"Permaisuri, Ada kabar baik dai dewan astronomi." Sambil memegang tangan pelaku permaisuri dan Senyum tampan masih terpampang diwajah kaisar.


Permaisuri hanya bisa mengedipkan matanya dan terdiam menunggu kaisar melanjutkan omongan nya.


"Putra kita, Takdir putra kita berubah!! Guo'er kita tidak lagi ditakdirkan untuk sendiri. Dewa semesta ini berbaik hati pada putra kita. mengubah takdir nya menjadi takdir yang sangat kita harapkan." Berita kaisar menyebabkan mata permaisuri berkaca-kaca. Ia sangatlah bahagia atas kabar ini.


"Apakah yang anda bicarakan itu benar suamiku? Aku tidak salah dengar? Putra kitaaa?." Permaisuri masih tidak percaya dengan berita yang sangat mengejutkan dan membahagiakan ini.


"Benar permaisuri! Aku sendiri telah memastikan Bintang takdir yang ada bersama dewan astronomi kerajaan." Kaisar sangat bersemangat memberitahukannya. Mereka pun berpelukan haru karena berita membahagiakan ini.


Kaisar, permaisuri beserta dewan astronomi sebenarnya merahasiakan bacaan takdir ini dari dunia bahkan Guo shan sendiri tidak mengetahui perihal hal ini. Mereka sengaja menyembunyikan nya agar orang-orang yang ingin menjatuhkan kerajaan langit dan musuh-musuh kerajaan langit tidak mengetahui kelemahan dari kerajaan langit apalagi Guo shan merupakan anak permaisuri yang masih ada kemungkinan besar ia akan menjadi seorang kaisar masa depan kerajaan langit. Apabila berita tersebut bocor ditakutkan banyak pihak yang ingin memberontak disaat itu.


......................

__ADS_1


"Jie ran aku akan pergi ke daratan bawah." Ucap Guo shan tiba-tiba.


Jie Ran yang sedang asik melihat hiruk pikuk keramaian rakyat kerajaan langit dari jendela di sebuah ruang pribadi restoran pun menghentikan aksinya lalu bertanya pada Guo shan.


"Mengapa?."


"Aku ingin mencari gadis itu, aku merasa tanggung jawab ku sebagai pangeran kerajaan langit diperlukan disini. Aku tidak mungkin hanya menikmati duniawi saja tanpa ada rasa tanggung jawab." Setelah memikirkannya dengan teliti Guo shan memilih untuk mencari gadis itu.


"Itu hanya gadis rumah bordil biasa.. Lagi pula setelah gadis itu tidur denganmu terakhir kali, siapa yang tau dia akan tidur dengan siapa lagi?". Kata-kata Jie Ran sepertinya memang masuk akal.


Hal itu membuat Guo Shan Ragu untuk mencari gadis itu.


"Tapi bagaimana jika dia hamil anakku? Bukankah kesalahan besar bagiku bila tidak mencarinya?". Guo shan tiba-tiba mengingat sekilas tubuh kecil itu, meskipun ia kurus tapi tubuhnya termasuk tubuh yang proporsional. Matanya yang hitam legam sangat cerah karena berkaca-kaca ditambah cahaya lilin diruangan. Ia meminta untuk dilepaskan, tapi Guo shan yang mabuk tidak menghiraukan tangisan beserta permohonan gadis itu. Rasa candu akan tubuh itu beserta rasa bersalah menyatu menyelimuti hati nya.


"Sepupuku tercinta, Jika pun dia hamil apakah kau yakin kau lah ayahnya? Dia hanya seorang wanita pelacur yang pasti setelah tidur bersama mu dan kesuciannya telah kau ambil dia akan melayani tamu lain. Kau hanya merasa bersalah karena telah mengambil kesucian seorang gadis, Tapi kesucian itu sebenarnya telah ditukar dengan sejumlah uang dimana pihak rumah bordil itu telah menyetujui harga. Apakah kau ingin bertanggung jawab terhadap perempuan yang telah ditiduri banyak pria? dan...".


Jie Ran belum selesai mengoceh tapi langsung dihentikan oleh Guo shan. "Cukup!!".


Guo shan merasa jika apa yang di bicarakan oleh Jie ran memang masuk akal dan itu membuat dirinya sakit hati jadi dia tidak mau mendengarkan lagi ocehannya itu.


"Sepupu, Kau adalah pangeran paling kuat di kerajaan ini dan paling disayangi oleh kaisar dan permaisuri langit. Beban mu sudah cukup besar dan banyak musuh yang mengincar dirimu agar pilar pendukung kerajaan ini runtuh. Kau adalah seorang yang sangat di hormati di kerajaan ini, Kau juga merupakan harapan bagi kerajaan ini agar terus damai. Jangan hanya karena hal sepele dan demi seseorang yang belum kau kenal kau mengorbankan semuanya." Jie ran mulai menasihati Guo shan.


Guo shan hanya termenung dan memikirkan apa yang dibicarakan oleh sepupunya ini.


Ditengah lamunannya, ada yang menghampiri ruang makan keduanya dan berbicara di depan pintu


"Kakak Guo, sepupu Jie ran bukakan pintu untuk ku." Ini adalah suara adik Guo shan yang paling bungsu. Yue Yi Ran. Dia sangat disayangi dan di manja oleh kaisar dan permaisuri bahkan saudara nya yang lain juga sangat memanjakan dia Karena dari 9 bersaudara hanya dialah yang anak perempuan ditambah dia adalah anak bungsu.


Setelah dibukakan pintu itu memang Yi ran, Pakaian yang simple namun terkesan mewah dan hiasan kepala yang sangat cocok untuk wajah imutnya serta senyum yang ada di wajahnya membuat kedua orang yang ada di dalam ruangan tersenyum, meski Guo shan tersenyum nya ga terlalu lebar tapi sangat jarang melihat kakak ke 8 nya ini tersenyum. Setelah di perhatikan ternyata Yi ran tidak datang sendiri.


"Kakak guo, sepupu, Salam." Yiran masih melakukan penghormatan untuk salam karena berada diluar istana ia harus menjaga martabatnya.


"Yang Mulia pangeran Shang An, Tuan muda Jie Ran. Salam." Yang melakukan salam kali ini adalah wanita disebelah Yiran.


"Kakak, sepupu,, Ayo perkenalkan teman baruku ini! Dia adalah Xie Meng Yin, dia menolong ku saat tadi aku dicopet. Kultivasi Meng Yin ternyata sangat luar biasa!! Setelah bercerita sedikit ternyata ia akan masuk ke akademi kerajaan. Aku rasa kalian akan sering bertemu dengannya!!." Yi Ran sangat antusias memperkenalkan teman barunya itu.

__ADS_1


Gadis itu melangkah maju dan membungkukkan sedikit badannya. "Perkenalkan aku adalah Xie Meng Yin, aku akan menjadi junior yang mulia beserta tuan muda. Mohon bantuannya senior." Senyuman nya dibuat semanis mungkin dan sekilas saat semuanya tidak menyadari ada kilasan cahaya licik dimatanya yang berwarna coklat itu.


Jie ran mengangkat alisnya lalu mulai menilai orang didepan nya. "Kau memanggil kami senior? Kau bilang kau baru saja akan mendaftar berarti kau belum resmi menjadi salah satu murid akademi. Seseorang yang bukan murid akademi memanggil kami senior. Apa maksudnya itu?."


__ADS_2