
Like dan komen terus yaaa biar aku semangat ♥
.
.
.
"Kabarnya kematian selir jenderal liu ini agak tidak wajar ada desas-desus bahwa ia telah dibunuh didepan mata semua keluarga yang ada tapi pembunuhnya masih dirahasiakan." Kata si A
"Ya aku juga pernah mendengar hal yang seperti itu. Rasanya ada rumor juga bahwa Nona tertua keluarga liu yang telah disembunyikan selama bertahun-tahun adalah pelakunya." Si B pun menambahkan apa yang dia ketahui.
"Nona tertua Liu yang telah di tunangkan dengan putra mahkota kerajaan May?." Tanya si C
"Ya ya ya yang itu, Tapi setahuku jenderal Liu sendiri yang telah meminta pembatalan pertunangan dan kabarnya putra mahkota sedang dekat dengan nona tertua dari perdana menteri kiri Bei Mu Ren. Tapi bukankah keluarga perdana menteri kiri ini adalah keluarga selir yang baru saja mati? Rasanya hal ini tidaklah sesederhana itu." Balasan B atas pertanyaan C sangat sangat menimbulkan rasa penasaran tinggi pada kedua keluarga bergengsi ini.
"Sudah sudah jangan terlalu banyak spekulasi. Jika orang-orang dari kedua keluarga itu ada yang mendengar apa yang kita bicarakan mereka tidak akan dengan mudah melepaskan kita orang kecil." Peringatan si A ini sangat masuk akal.
Tapi si B masih bingung " Orang-orang mereka? apakah orang-orang itu akan masuk ke restoran sederhana seperti ini dibandingkan dengan restoran mahal?."
"Aku tidak tau tapi aku melihat dengan mataku sendiri banyak orang yang sedang berbaur dengan kita orang kecil dengan memakai gantungan giok yang sama di pinggang mereka. Jelas ini adalah mata-mata keluarga!! kemungkinan mereka sedang mencari nona tertua keluarga Liu yang desusnya membunuh selir kesayangan Jenderal." Jawaban si A ini membuat wajah Rea yang sedang menguping tenggelam seketika. Dirinya sedang dicari? sedang diintai? Dasar keluarga busuk berani beraninya cari masalah denganku.
"Cukup jangan bergosip lagi mengenai itu. Aku punya berita yang lebih menarik lagi." mendengar pernyataan si B, kedua orang yang lainnya mulai mendekat dan mendengar nya berbicara lagi. "1 minggu dari sekarang Istana Kerajaan May akan mengadakan pesta pertunangan putra mahkota dengan nona tertua perdana mentri kiri." Berita ini menjadi perbincangan hangat mereka yang lain. Sementara Rea yang merasa sudah cukup dengan menguping nya langsung bangkit dan membayar makanannya di kasir.
Sambil meninggalkan Restoran itu Rea mengeluarkan senyuman miring nya yang sangat menyeramkan sambil memikirkan apa yang akan dia lakukan kedepannya. "Well well well, Tunggulah hadiah pertunangan yang akan aku berikan untuk kalian."
......................
Karena merasa informasi yang ia dapat masih terlalu sedikit, malam ini Rea berniat untuk melakukan investigasi.
__ADS_1
Bermodal pakaian hitam hitam yang ia punya di dalam mansion yang ada di dimensinya ia pun langsung meluncur untuk melakukan investigasi di tengah malam.
Baju hitam dengan masker yang melekat di tubuhnya sangat elastis dan mengikuti pergerakan nya kemanapun tubuhnya bergerak. Pakaian mata mata dengan Bahan kain premium seperti ini sudah pasti didapatkan saat Rea menjadi agent kelas atas dengan nama samarannya "Black Angel".
Sambil menginvestasi dia juga berencana untuk melatih kultivasi yang dia punya agar lebih terbiasa.
Berlari lebih cepat dan gesit
Melompat lebih jauh
Senjata Rahasia yang dilemparkan menjadi lebih kuat, cepat dan akurat.
"Wawwww!! Luar biasa. Padahal aku masih tingkat pemula dan efeknya masih seperti ini. Kenapa di duniaku dulu tidak ada yang seperti ini?? kalo begini kan aku bisa lebih mudah untuk jadi kuat." Rea terkagum kagum dengan kemampuannya sendiri sementara binbin di dalam dimensi hanya menjatuhkan rahangnya mendengar apa yang dikatakan Rea. Gampang?? Gampang katanya ? padahal orang normal harus belajar kultivasi dari kecil dan akan mencapai tahap yang sama dengannya setelah bertahun-tahun belajar. Dia memang monster yang kecepatan kultivasi nya mengalahkan semua orang.
Sekarang Rea sudah tiba di depan rumah jenderal Liu dan berniat untuk masuk. Insting nya sebagai agent kembali muncul dan dengan gesit menghindari semua prajurit yang sedang berpatroli dan penjaga bayangan yang sedang mengawasi dari gelap. Dia sedikit akrab dengan rumah jenderal ini karena ingatan dati pemilik tubuh sebelumnya.
Didalam kediaman ini juga ada kakaknya. Jenderal liu menasihati anak laki-laki sulungnya itu "Pergilah ke kamar mu ini sudah malam masalah ini kita akan bicarakan lagi keesokan hari."
Liu Mo Ran mengusap wajahnya kasar. Aku masih tidak mengerti!! Kita jelas-jelas tau apa yang terjadi dan kita tau apa kebenaran nya tapi mengapa kita melampiaskan semuanya pada adik kecilku?? Bahkan disaat dia tidak melakukan kesalahan apapun aku akan menyalahkan sesuatu yang tidak di perbuat olehnya. Aku malah membela ibu selir dan saudara saudari ku yang aku sudah ketahui bahwa mereka salah. Apa sebenarnya yang salah denganku??." Liu Mo Ran sampai teriak di depan ayahnya ini karena tidak habis pikir apa yang telah ia lakukan selama bertahun tahun ini.
Liu wang mendekati putranya dan mengusap punggungnya. "Bukan hanya kau saja yang seperti itu. Tapi ayah juga sama! ayah merasa bahwa kemarin kemarin sama sekali bukan ayah, seperti ada yang mengendalikan ayah dan ayah juga tidak sadar mengapa ayah sangat mencintai selir Bei Xu Wen. Ayah sangatlah merasa bersalah pada adikmu. Ayah mengirim beberapa orang untuk mencarinya, ayah harap ia dapat segera ditemukan."
Rea menjauhi jendela itu dan pergi ke halaman lain. Rea pikir mungkin ayah dan kakaknya telah sadar apa yang mereka perbuat. Tapi Rea tidak pernah berfikir untuk memaafkan mereka. Rea rasa akan terlalu mudah bagi orang-orang ini bila ia maafkan.
Sekarang ia ingin menghampiri anak dari cewe gatel yang kemarin ia bunuh. Mungkin saja ia akan mendapatkan beberapa informasi mengenai kematian dan kasus fitnah ibunya.
Rea berhenti di sebuah halaman. entah kediaman siapa ini tapi anehnya kediaman sebagus dan sebersih ini kenapa ia tidak menemukan satu orang pun pelayan dan bahkan prajurit yang berjaga? Hanya gerbang depan yang di kunci dari dalam rapat-rapat.
"Aneh" Rea pun berjalan perlahan menyusuri kediaman itu. saat melewati sebuah ruangan ada suara samar yang ia dengar. ia pun berjalan perlahan-lahan mendekati asal suara itu.
__ADS_1
Ternyata suaranya ada di dalam kamar. seperti suara perdebatan mungkin ada beberapa orang yang sedang berbicara.
"Aku tidak terima ibu mati seperti ini!." Suara melengking terdengar dari dalam.
"Yes bentul mereka disini." Rea mengendap ngendap masuk kamar karena lilin didekat pintu tidak menyala jadi memudahkannya untuk masuk dan menyelinap.
Rea bernafas dengan sangat perlahan agar tidak di ketahui oleh ketiga orang yang ada di depannya. untungnya ada sebuah pembatas ruangan yang terbuat dari ukiran kayu. Pola nya yang menyerupai bunga dan beberapa tanaman membuat pembatas ini memiliki beberapa bolong di ukirannya. Ruang depan kamar memang gelap tapi di ruang tidur terang benderang hingga Rea bisa melihat jelas kedepan sementara yang di depan akan kesulitan melihat Rea.
"Dasar ******! Berani beraninya dia membunuh ibuku!! Aku benar-benar harus membunuhnya dengan tanganku sendiri." Yang berbicara adalah Liu Yao Ri Putri bungsu dari si cewe ular.
Ya di kamar itu ada 3 orang yakni Liu Cheng anak laki laki Bei Xue Wen yang paling besar, Liu Yao Qi dan Liu Yao Ri.
Jika Liu Mo Ran berusia sekitar 20 tahun maka Liu Cheng ini berusia 18 tahun berbeda 2 tahun dengan liu xufei.
"Adik tenang lah sedikit. Karena kakak yang bertanggung jawab atas penjaga yang ada di rumah ini kaka telah memerintahkan para penjaga untuk mencari dan membawa Liu xufei ke tempat rahasia keluarga bei. Meski ibu sudah tidak ada tapi kami masih memiliki dukungan keluarga Bei. Apakah kalian lupa bagaimana hubungan ibu dan paman?." Ucap Liu cheng mencoba untuk menenangkan kedua adiknya.
"Ya kakak benar, Masih ada keluarga Bei siapa yang berani menindas kita?." Liu Yao Qi menyetujui apa yang Liu Cheng ucapkan.
"Tapi sihir ibu pada kakak tertua dan ayah telah hilang. Mereka menyadari apa yang telah ibu dan kita semua lakukan selama ini pada istri yang dicintainya dan anak yang disayanginya. Jika mulai sekarang kita di perlakukan tidak adil bagaimana?." Liu Yao Ri meskipun masih 13 tahun tapi ia mengerti beberapa hal. gadis yang pintar.
Tapi sayangnya di mata Rea berbeda. Dua gadis kecil berusia 14 dan 13 tahun memiliki pemikiran sejeli ini dan skema sejahat ini bagaimana jika nanti mereka dewasa? apalagi Liu Cheng ini yang sedari tadi terlihat di permukaan menenangkan adiknya sebenarnya malah menatap penuh tertarik dengan kedua adiknya ini. Ada apa ini sebenarnya?
.
.
.
Like dan komen terus yaaa biar aku lebih semangat lanjutinnya ♥
__ADS_1