
"Aku mengkhawatirkan shan'er.. Usianya sudah tidak lagi muda tapi dia tidak pernah melirik wanita manapun. Aku takut dia memiliki kelainan dan berbelok." permaisuri mulai mengungkapkan kekhawatirannya.
"Ya,, Aku juga memiliki kekhawatiran yang sama. Jika ini sebelum-sebelumnya mungkin aku tidak khawatir karena shan'er memang memiliki takdir bintang kesepian. Aku tidak bisa merubahnya. Tapi kali ini takdirnya sudah berubah. Dia bukan lagi bintang kesepian." Kaisar menghela nafas kasar
"Anakku yang malang".
Kaisar dan permaisuri saling bertatapan, lalu memiliki kesepahaman masing-masing.
"Pengawal! Perintahkan pangeran kedelapan untuk memasuki istana dan menemuiku secepat mungkin!" Titah kaisar pada pengawal yang bertugas mengikuti nya hari ini.
"Baik, yang mulia".
Pengawal istana itu pun langsung bergegas untuk menjalankan perintah sang kaisar.
Tak berapa lama kemudian Yue guo shan tiba di istana. permaisuri dan kaisar sudah tidak berada di taman kekaisaran lagi, mereka sudah menunggu di dalam aula istana. Jadi yue guo shan diantar ke aula istana untuk menemui kaisar dan permaisuri oleh seorang kasim.
"Yue guo shan, pangeran kedelapan memberikan hormat pada ayahanda kaisar dan ibunda permaisuri. Semoga kalian selalu diberkahi umur panjang." Yue guo shan memberikan salam hormat setelah datang dengan terburu-buru karena perintah kaisar.
"Berdirilah anakku, tidak perlu terlalu formal." ucap permaisuri mewakili kaisar.
"Terimakasih ibunda dan ayahanda".
"Shan'er,, kamu sudah tidak lagi muda. Ayah dan ibunda mu berharap kamu bisa segera menikah". Kaisar mengemukakan pendapatnya.
__ADS_1
Deg
Menikah?
Yue guo shan belum sempat menjawab tapi permaisuri sudah menambahkan "Ibu tau ini terkesan mendadak, tapi ibu dan ayahanda mu sudah memikirkan masalah ini. Ibu harap kamu bisa mempertimbangkannya." Suara lembut ibunda nya ini hampir tidak bisa ia tolak.
"Tapi ibunda, aku belum memiliki siapapun dihatiku. Dan aku merasa jika seorang perempuan hanya akan menghambatku di jalan kultivasi. Aku tidak membutuhkan pendamping untuk saat ini ." Yue guo shan mengungkapkan isi hatinya dihadapan ibunda dan ayahanda nya ini.
"Shan'er bunda lihat akhir-akhir ini kamu selalu diikuti oleh seorang gadis yang terlihat sangat manis. Kalau tidak salah gadis itu adalah cucu dari salah satu tetua di akademi kerajaan langit. Ibunda dan ayahanda sudah mempertimbangkannya dan sepertinya dia dijadikan menantu juga tidak apa apa."
"Aku tidak mau". jawaban Yue guo shan langsung to the point.
"Lancang!!". Kaisar mulai tak sabar dan mengeluarkan otoritasnya.
"Ibunda dan ayahanda mu ini hanya ingin kau bisa hidup normal seperti pemuda lainnya, memiliki kehidupan yang bahagia dan memiliki pasangan. Beginikah kamu menolak kebaikan dari kami?". Kaisar sebenarnya tidak ingin memarahi anaknya ini hanya saja jika tidak begini Anaknya pasti tidak ingin menikah.
Yue guo shan yang mendengar penuturan ayahandanya ini langsung mengangkat kepalanya yang sebelumnya menunduk. Di matanya ada pacaran ketidakpercayaan pada ayahnya ini.. Dia tidak percaya bahwa ayahnya memandang dirinya seperti ini.
" Apakah menurut ayahanda... Memiliki sepasang kekasih dan menikah dengannya lalu memiliki anak adalah satu-satunya cara untuk membuatku bahagia?" Lirih yue guo shan.
Permaisuri yang melihat bahwa keadaan saat ini sudah tidak tepat lalu maju dan melerai pertikaian antara suami dan anaknya. "Shan'er, Ibu rasa kamu telah salah paham. Ibu dan Ayahmu tidak bermaksud untuk mengukur kebahagiaanmu dari hanya sebatas hal-hal itu. Hanya saja, ibu yang khawatir terlalu berlebihan padamu."
"Ibu tidak perlu terlalu khawatir padaku. Aku bukan anak kecil lagi dan aku bisa mengurus masa depanku sendiri. Bukankah selama ini tanpa perempuan disisiku aku bisa mencapai prestasi kultivasi yang tinggi? Aku tidak ingin menyia-nyiakan waktu ku hanya untuk memikirkan seorang perempuan." Yue guo shan benar-benar tidak ingin terjerat dengan seorang perempuan saat ini.
__ADS_1
Setelah mengatakan itu dia langsung pamit kepada ayah dan ibunya lalu berbalik dan berjalan kearah pintu keluar tanpa menoleh sedikitpun.
"Dasar anak yang tidak berbakti!!! Aku dan ibumu ingin kau mempertimbangkan Xie meng yin sebagai Putri sah pangeran ke-8 dalam 3 hari. Jika kau tidak memberikan kepastian dalam 3 hari maka akan aku anggap kau setuju dengan perjodohan ini dan aku akan segera merencanakan pertunanganmu secepatnya!." Suara Kaisar menggelegar di dalam Aula istana dan tentu saja yue guo shan mendengarnya. Akan tetapi dia pura-pura tidak mendengar dan terus melanjutkan langkahnya.
Yue guo shan dari awal sudah tidak suka dengan kehadiran Xie meng yin. Hanya saja wanita itu terus menempel padanya dan sepupunya. Kemanapun dia dan Jie ran pergi, Xie meng yin selalu membuntutinya. Benar-benar seperti penguntit yang secara terang-terangan mengikuti mangsanya. Wanita seperti itu sama sekali bukan tipe nya. Dan sekarang dia malah dipaksa menikah dengan wanita yang tidak dia sukai.
*flashback off
Saat mengingat kejadian kemarin, Yue guo shan semakin brutal mengayunkan pedangnya. Dia sudah merasa bahagia dengan hidupnya saat ini akan tetapi ayah dan ibunya terus-terusan mendesak dia untuk segera menikah.
Keringat bercucuran deras di wajahnya. Akan tetapi tampilan ini malah semakin memperkuat ketampanannya. Terlihat sangat gagah seperti seorang Dewa yang sedang bertempur.
Xie meng yin yang berada di pinggir lapangan tersenyum melihatnya. Pangeran ke-8 ini memang benar-benar tampan,, tidak sia-sia dia mengikuti Pangeran kegelapan kemanapun Pangeran ke-8 pergi. Ujung-ujungnya di mata semua orang yang melihat mereka, dialah wanita satu-satunya yang paling dekat dengan pangeran ke-8. Ditambah dengan rumor dia akan menikah dengan pangeran ke-8.
Dari segi status, fisik, kasta, dan harta, dari semua laki-laki yang pernah dia temui, Yue guo shan adalah kandidat yang paling sempurna. Hanya dengan menikahi Pangeran kedelapan dia bisa menggenggam dunia di tangannya. Kesempatan memiliki masa depan yang indah dan berseri yang menjanjikan seperti itu tidak akan pernah datang dua kali. Oleh sebab itu kesempatan yang telah ada saat ini benar-benar akan di manfaatkan semaksimal mungkin oleh xie meng yin.
Yue guo shan mengakhiri latihannya.
Xie meng yin bertindak cepat dan langsung menghampiri Yue guo shan. Sambil berlari ke arahnya, Xie meng yin berteriak dengan manja dan seolah sangat dekat dan akrab "kakak seperguruan...."
Yue guo shan berbalik dan melihat xie meng yin berlari kecil ke arahnya. Yue guo shan melihat wanita yang sok imut itu datang menghampirinya hanya memberikan respon dengan memutar matanya. "Dia lagi!". Lalu berbalik dan berjalan ke sebrang lapangan dengan tidak menghiraukan panggilan dari Xie meng yin.
Xie meng yin yang melihat Yue guo shan tidak menghiraukan panggilannya dan malah berjalan menjauh, langsung mempercepat langkah kakinya. Berniat menyusulnya.
__ADS_1
"Kakak seperguruan.."