REBIRTH OF AGENT BLACK ANGEL

REBIRTH OF AGENT BLACK ANGEL
ROABA 36


__ADS_3

"Jika kakak pergi sekarang, jarak dari sini ke hutan ilusi mungkin bisa sampai 2 bulan jika berjalan, menaiki kereta kuda bisa sampai 1 bulan, dan jika menunggang kuda mungkin dalam setengah bulan sudah sampai." Jelas binbin.


"Hah?? Selama itu? Gak salah? Yakali cantik cantik begini harus jalan kaki?". Rea tidak mau memakan banyak waktu hanya dengan perjalanannya saja.


"Kak? Punya kaca gak? Mau dikasih kaca?? Kakak aja pakaian nya begini masa bilang cantik." Binbin bersidekap dada seperti anak kecil yang menasihati orang dewasa.


"Hehe,,, lupa. Yaudah tunggu, kakak mau ganti baju dulu di mansion". Setelah mengatakan itu Rea menghilang di udara tipis memasuki ruang dimensinya.


Setelah beberapa lama, barulah Rea muncul lagi dengan penampilan berbedanya.


Rea memakai baju crop top berwarna Merah dan celana di atas lutut berwarna hitam, sangat cantik dengan menampilkan kaki jenjangnya dan tubuh proporsional. Dengan sabuk yang melilit di pinggangnya dan tali yang melilit di kakinya untuk mengikat pistol di kaki kiri dan kaki kanannya beserta beberapa senjata seperti pisau dan dilengkapi dengan sepatu buat di atas mata kaki yang juga berwarna hitam yang membuat Rea lebih cantik dan mendominasi. Tidak lupa Iya juga memakai jaket kulitnya yang berwarna hitam.


"Bagaimana penampilanku Binbin?" Tanya Rea sambil mengangkat kedua tangannya sedikit.


Binbin langsung tersadar dan menghapus air liurnya. lalu berkata "Kakak sangat cantik dan keren!".


"Agar cepat sampai bagaimana jika aku menaiki helikopter saja atau pake jet pribadi yaa? Gudang mewah ku sudah lama bulukan karena kendaraan nya banyak yang tak terpakai." Rea menopang dagunya dan menimang nimang akan memakai kendaraan apa.


"Sebaiknya jangan menggunakan keduanya, Suaranya terlalu berisik dan bisa dilihat oleh banyak orang. Akan Repot bila banyak orang yang berdatangan karena benda yang menurut pribumi disini asing." Binbin kecil kecil juga pinter nasihatin yaa..


"Kalo begitu aku akan naik motor saja." Rea mengeluarkan Motor trail nya dikarenakan jalan yang diperkirakan tidak akan mulus jadi dia mengeluarkan motor trail.


Motor yang akan Rea gunakan adalah Motor Trail ktm 500 exc-f six days berwarna merah. Sesuai dengan namanya, kendaraan yang satu ini memiliki kapasitas mesin 500 cc. Tidak hanya itu saja, kendaraan ini pun dibekali mesin bertipe single silinder 4 langkah serta diameter x langkahnya masing-masing sebesar 95 mm x 72 mm. Oleh karena itu, tidak heran apabila tenaga yang dihasilkan sangat responsif dan powerful.


"Huaaaahhhh...." Mata Binbin langsung berbinar-binar terpesona dengan motor trail dihadapannya. "Kakak, aku tidak ingin sepeda, Aku menginginkan yang sama persis seperti yang ada di hadapanku ini!!". Binbin langsung goyah dengan keinginannya akan sepeda.


"Baiklah, Tapi tubuhmu harus tumbuh dulu seperti orang dewasa, baru nanti aku berikan yang sama persis seperti ini, Bagaimana?" Rea berniat menjahili binbin karena ia mengingat bahwa binbin tidak bisa memiliki wujud dewasa selama apapun umurnya.


Binbin yang mendengar itu langsung bersidekap dada dan mengalihkan pandangannya. "Aku tidak mau lagi berbicara padamu kak!". Binbin ngambek dan langsung menghilang dari udara tipis memasuki kalung dimensi. Pipi gembulnya sangat imut!!.

__ADS_1


Rea berencana nanti akan memberikan motor seperti ini persi mini nya untuk Binbin.. Kalo Rea tidak salah ingat sepertinya ada motor mini seperti ini di dalam gudangnya pemberian kakeknya dulu waktu dia masih kecil. Rea enggan membuangnya karena itu pemberian kakeknya jadi ia simpan saja. Tidak tau apakah mesinnya masih Bagus atau tidak, sepertinya jika ada waktu senggang ia akan mencoba memperbaiki motornya dengan peralatan yang ada di dalam dimensi.


Melihat kepergian Binbin Rea hanya menggelengkan kepalanya. Tanpa pikir panjang lagi Rea menggunakan helm nya lalu menyalakan mesin motornya. Suara motor yang gaduh memenuhi hutan yang awalnya sunyi.


Rea langsung tancap gas ke arah yang dituju.


Dari kejauhan ada 2 orang pria paruh baya yang sedang mencari tanaman obat. "Apa kau mendengar suara itu??"


"Ya,, yaa aku mendengar nya!". Jawab rekan dari pria yang sebelumnya bertanya.


"Apa jangan jangan??" Keduanya saling memandang selama beberapa detik dan langsung lari keluar hutan sambil berteriak "Monster!!!!!".


................


"Lapor Ratu, Pemimpin sejati telah meninggalkan ibu kota!". Ucap Tao ke pada Ratu kerajaan Del, Cheng xiao.


Cheng xiao Tersenyum mendengar laporan itu. Tebakannya benar, bahwa wanita yang diperkirakan adalah pemimpin sejati memang menunggu mereka pergi sebelum keluar.


"Sebelumnya pergi ke arah timur. Akan tetapi menurut mata mata yang mengikuti pemimpin sejati dari jauh tidak lama kemudian setelah berjalan kearah timur pemimpin sejati pergi ke arah barat menggunakan sebuah benda aneh dan dengan kecepatan yang sangat cepat." jelas Tao ke


"Arah barat?". Cheng Xiao mengerutkan alisnya.


Tao ke mengemukakan pendapatnya "Ke arah barat merupakan kerajaan Rhu akan tetapi harus melewati hutan ilusi, maka dari itu banyak pedagang dan orang-orang yang akan datang kesana atau bepergian dari sana lebih memilih memutari jalan apabila ingin ke kerajaan May karena mereka takut dengan hutan Ilusi. Entah mengapa pemimpin sejati menuju arah itu.. Apa perlu kita menyusulnya dan mengingatkannya Ratu?."


"Begitukah? Maka mungkin bukan tanpa alasan pemimpin sejati pergi kesana bahkan dengan kecepatan tinggi". Cheng xiao masih dalam posisi sebelumnya tanpa mengungkapkan kekhawatirannya.


"Apakah maksud ratu, pemimpin sejati memang pergi kesana dengan sengaja?" Tao ke masih merasa khawatir.


Cheng xiao tidak menjawab pertanyaan Tao ke dan malah tersenyum samar sambil melihat langit arah luar ibu kota lalu berbisik "Tidak lama lagi kita akan bertemu kak".

__ADS_1


Cheng xiao mengalihkan pembicaraan nya dan bertanya pada Tao ke perihal hal lain. "Bagaimana dengan para mata mata kerajaan lain yang sedang menyelidiki kita akhir-akhir ini?".


"Ratu tenang saja, Para mata mata yang kami temukan semuanya sudah dipastikan mati. Jangan khawatir dengan mata mata yang terus berdatangan, Kami bisa menyelesaikan mereka semua. Kemampuan kami melebihi kemampuan orang orang yang ada disini meski kita telah menutup diri dengan waktu yang lama." Tao ke sangat percaya diri dengan kemampuannya dan rekan rekannya.


Cheng xiao berbalik menghadap Tao ke, membuat Tao ke menunduk kebawah agar tidak bertatapan langsung dengan Ratunya ini. Cheng xiao menepuk pundak Tao ke pelan sambil berbicara "Jangan terlalu sombong, diatas langit masih ada langit. Jangan sampai hanya karena kesombongan mu maka kau menyepelekan musuh mu atau mungkin menyinggung seseorang yang tidak seharusnya disinggung. Ingatlah tugas mu disini mencari dan melindungi pemimpin sejati, bukan untuk pamer kekuatan!". Tao ke sudah gemetar ketakutan karena cheng xiao berbicara untuk memperingati dirinya sambil mengeluarkan aura kekuatannya, Begitu mendominasi dan mengerikan. wajah cantiknya menampilkan senyum tapi seperti senyum malaikat maut membuat Tao ke tidak bisa berkata-kata.


Cheng xiao kembali menarik auranya membuat Tao ke yang tak siap langsung jatuh ke tanah sambil gemetar.


Dengan susah payah Tao ke bersujud ke arah cheng xiao. "Hamba mengerti Ratu, Maafkan hamba karena telah lalai dan terlalu tinggi hati."


Cheng xiao yang masih membelakangi Tao ke tidak menjawab nya dan hanya melirik Tao ke dengan sekilas lalu pergi meninggalkan ruangan dengan aura kebanggaan nya.


Melihat Ratu nya sudah pergi dan tidak menghukumnya Tao ke langsung menghela nafas. Tindakan Ratu bisa dibilang dia tidak akan mempermasalahkan hal ini terlalu jauh. Tao ke terus menerus mengingat ajaran dari sang Ratu dan memang tidak seharusnya ia terlalu merendahkan orang lain jika tidak ingin celaka.


.


.


.


Like and coment💕


.


.


.


Pict motor trail yang dipake Rea

__ADS_1



__ADS_2