Reinkarnasi Sang Naga Merah

Reinkarnasi Sang Naga Merah
21. Raja Beruang


__ADS_3

Setelah terbitnya matahari, kami membereskan barang-barang kami, bersiap untuk meninggalkan penginapan dan melanjutkan perjalanan. Ann tidak senang karena tidak ada yang terjadi selama kami berada di sana, tetapi Wilfred telah memasang quest kelas A di aula guild seperti yang dia janjikan.


Meskipun aku ingin melihat seperti apa shadow beast itu, tetapi tidak ada jaminan bahwa shadow beast itu ada di kota ini. Kemungkinan besar hanya ada beberapa binatang buas tingkat tinggi di sini.


Kuda-kuda dan kereta melewati jalan setapak. Kami terus maju sampai Wilfred berbicara.


"Sepertinya ada beberapa beruang yang mengikuti kita, aku tidak tahu berapa banyak mereka dan berjenis apa mereka"


Beruang itu adalah salah satu jenis Magical Beast yang sering menyerang secara berkelompok. Ciri utama mereka adalah telinga runcing dan cakar setajam silet yang panjangnya sekitar satu kaki. Meski ukuran mereka hampir sama dengan anjing, tetapi masih memiliki kekuatan beruang biasa.


"Sudah berapa lama mereka mengikuti?" tanya Delbert.


"Sejak kita meninggalkan penginapan."


Bernardo mengangkat kapaknya ke tangannya.


"Sepertinya kita akan bersenang-senang."


"Mari kita berharap tidak ada raja beruang di antara mereka."


Wilfred berkata dengan tangannya sekarang memegang gagang pedangnya.


Jika aku ingat dengan benar dari apa yang ayahku ajarkan kepadaku, raja beruang adalah binatang buas yang tingkatannya di atas tingkat tinggi, yang berarti bisa dibilang binatang buas tingkat lanjut.


Yang lebih membuatku takjub adalah fakta bahwa Wilfred bisa merasakan bahwa makhluk-makhluk itu telah mengikuti kami selama ini. Aku bahkan tidak tau binatang itu telah mengikuti kami setelah pendengaran ku telah ditingkatkan. Satu-satunya cara aku bisa tahu adalah jika aku menggunakan skill mata naga.

__ADS_1


"Kenapa kamu tidak memberi tahu kami sebelumnya!"


Delbert mengeluh sambil melihat sekeliling untuk melihat apakah dia bisa melihat salah satu binatang buas.


"Aku khawatir anak-anak itu mungkin akan ketakutan" Wilfred berkata sambil melihat ke arah kami.


"Ray, Gary, aku membutuhkan kalian berdua untuk mempersenjatai diri, bersiaplah untuk melawan apa pun yang datang kepadamu. Kami tidak tahu jumlah mereka sehingga kami mungkin tidak dapat melindungimu. Kamu akan segera menjadi ksatria pemberani Avrion, yang paling penting adalah tetap hidup."


Aku mengeluarkan pedangku sebagai tanggapan atas kata-kata Wilfred, Gary melakukan hal yang sama tapi aku bisa melihat dia gemetaran, karena takut dengan apa yang mungkin terjadi pada kita.


Kami terus bergerak maju sekarang, setelah mengetahui bahwa binatang buas mengikuti kami, aku mengaktifkan skill mata naga. Sepertinya ada sepuluh beruang, tapi aku tidak yakin. Jalan setapak yang kami lalui dikelilingi oleh pepohonan dengan hutan di kedua sisinya. Beruang memanfaatkan pepohonan untuk berlindung. Membuatku kehilangan jejak mereka setiap kali mereka berpindah tempat.


Saat kami terus bergerak maju secara perlahan, kami melihat sebuah jembatan di depan yang dibawahnya terdapat sungai kecil.


"Ini adalah jembatan yang harus kita lewati sebelum kita memasuki gerbang kota Renny." kata Bernardo.


Kuda-kuda mulai panik saat mereka semakin dekat ke jembatan menolak untuk bergerak maju.


"Ada sesuatu yang telah membuat mereka panik!" teriak Delbert.


Aku melihat ke arah jembatan dengan skill mata nagaku. Sekarang aku tahu alasan mengapa kuda-kuda itu panik. Karena di bawah jembatan berdiri seekor beruang setinggi delapan kaki. Ini bukan satu-satunya masalah karena beruang itu diselimuti aura ungu tua, sama seperti ayahku. Berarti kemungkinan besar ini adalah Shadow Beast.


Para ksatria telah turun dari kuda, mereka tidak punya pilihan sekarang karena kuda-kuda itu menolak untuk bergerak maju. Masing-masing dari mereka memegang senjata mereka di tangan mereka.


Wilfred dengan pedang besarnya yang panjang tapi besar dan kuat. Delbert yang memegang perisai di tangan kirinya dan pedang panjang di tangan kanannya dan Barenardo dengan kapak yang selalu dibawanya.

__ADS_1


Aku telah meninggalkan kereta dengan para pekerja di dalam dan pergi untuk bergabung dengan para ksatria dan Gary mengikuti. Aku perlu mencari cara untuk memperingati mereka tentang makhluk di bawah jembatan. Tepat saat aku akan mengatakannya pada Wilfred. Beruang-beruang itu muncul dari pepohonan.


Beruang itu melompat ke arah kelompok kami. Salah satu beruang mendekatiku dengan dua cakar besar yang mengarah ke wajahku. Aku memblokir serangan pertama dengan pedang yang aku pegang dan didorong mundur beberapa langkah oleh serangan itu.


Beruang ini lebih kuat daripada serigala di hutan hitam tetapi pergerakan mereka lebih lambat daripada serigala di hutan hitam. Dengan ini aku menunggu beruang itu menyerang lagi, dengan alih-alih memblokir serangan, aku bergerak ke samping dan menebas binatang itu menjadi dua bagian.


Aku melihat ke arah para Ksatria, yang masing-masing telah membunuh dua beruang sedangkan aku baru membunuh satu. Aku kemudian pergi mencari Gary yang sedang terluka. Darah menetes dari bahunya yang telah diserang ooeh beruang.


Saat aku pergi untuk membantu Gary, beruang itu menyerang Gary lagi. Gary berhasil menghindari cakar beruang itu dan cakar beruang itu tersangkut di antara pepohonan.


Setelah ada kesempatan lalu Gary meninju wajah beruang itu. Beruang itu terpental dan terjatuh ke tanah, Gary dengan cepat melompat ke atas beruang itu sambil membawa pedangnya dan menebas beruang itu.


Gary terguncang dengan darah hitam di sekujur tangannya. Tiba-tiba terdengar teriakan dari dalam kereta. Dua beruang berhasil masuk ke dalam dan menyerang para pekerja.


Aku berlari menuju kereta untuk membantu, dengan sekejap mata para ksatria telah mendahului ku dengan kecepatan yang tidak terlihat olehku. Mereka dengan cepat melewatiku dan menebas para beruang dalam satu serangan.


Setelah terbunuhnya beruang itu. Aku mulai sedikit rileks sampai aku melihat ke arah jembatan. Aku benar-benar lupa tentang Shadow Beast itu.


Semua orang sekarang melihat ke arah jembatan, saat Shadow Beast itu berdiri di atas jembatan. Aku memang mengetahui bahwa itu raja beruang, tetapi yang ini berbeda dari raja beruang lainnya. Mulutnya terlihat mengeluarkan busa berwarna hitam, bulunya memiliki bercak ungu di sekujur tubuhnya.


"Shadow beast." kata Bernardo, terengah-engah pada makhluk itu.


"Semua orang bersiap untuk pertempuran!" teriak Wilfred.


(Untuk kata-kata ada yang author ubah kedalam bahasa Inggris, karena untuk penyebutan lebih bagus dalam bahasa Inggris seperti binatang buas bayangan menjadi Shadow Beast.)

__ADS_1


>Jangan lupa like dan support nya<


__ADS_2