
(Guyss untuk kata Monk saya ganti jadi biksu yaaa,, jika kurang cocok dikomen aja biar diganti lagi kata-katanya)
Selamat membaca)
*****
Ketika aku ingin bertanya kepada Martha tentang hal itu, sebuah pengumuman terdengar menyuruh kami keruangan makan.
"Silahkan kalian pergi keruang makan, disana kalian akan diberitahukan peringkat dan ikat pinggang kalian."
Kami bertujuh tiba di ruang makan dan duduk bersama di meja yang telah ditentukan. Meskipun ujiannya sudah berakhir, suasananya mirip saat ingin melakukan ujian. Beberapa orang gugup, keringat bercucuran dari kepala dan bahkan berdoa, sementara yang lain bersemangat dengan antisipasi.
Kali ini ruangannya terasa lebih hangat. Saat malam tiba, mereka menyalakan api unggun besar di tengah panggung. Sekarang lukisan-lukisan besar di dinding terlihat lebih detail karena terkena pancaran dari api unggun.
Tiba-tiba lampu berwarna oranye menyala saat satu per satu saat ksatria master naik ke atas panggung.
Di atas panggung berdiri Wilfred, Delbert, dan Barnardo. Di sebelah ketiganya, adalah dua ksatria Master lainnya yang juga muncul di tempat uji coba, yang satunya pria berpakaian hitam dengan syal menutupi wajahnya dan pemanah wanita.
Masing-masing ksatria memegang sebuah kotak di tangan mereka yang berisi ikat pinggang berwarna berbeda di dalamnya. Wilfred kemudian berdiri ke depan dengan kotak di tangan.
“Kami sekarang akan mengumumkan hasil penilaian hari ini. Ketika nama kalian disebutkan silahkan naik keatas panggung untuk menerima selempang dari salah satu master ksatria berikut."
Satu per satu siswa dipanggil ke atas panggung dan diberi selempang dari kotak. Selempang itu berwarna terang polos sehingga mudah dibedakan satu sama lain. Saat para siswa naik ke atas panggung, mereka mengalami campuran emosi dari warna yang mereka terima.
Beberapa orang melompat kegirangan dan berteriak kepada orang banyak saat mereka menerima selempang putih, sementara anak laki-laki lain menangis saat menerima selempang merah. Ikat pinggang dibagikan dari meja ke meja. Akhirnya tibalah giliran kelompok kami.
__ADS_1
Ian dan Slyvia sama-sama menerima ikat pinggang putih, seperti yang diharapkan berdasarkan kinerja mereka dalam ujian. Dan telah menerima selempang biru, tampak sedikit kecewa dengan hasilnya. Martha sangat senang dengan hasilnya menerima selempang hijau.
Ketika bikau naik ke panggung, dia terlihat gugup. Berjalan perlahan dan kaku ke atas panggung. Aku bisa mengerti mengapa dia seperti itu.
Biksu seperti diriku tidak berhasil dengan baik saat melakukan salah satu tes dan hanya berhasil menyelesaikan satu tes. Kemungkinan besar dia akan menerima selempang merah.
Ketika dia naik ke panggung meskipun secara mengejutkan dia telah diberi selempang hitam. Biksu dengan bersemangat mengambil selempang dan membungkuk dengan cepat turun dari panggung.
Kebisingan di ruangan itu bertambah ketika orang-orang membicarakan apa yang baru saja terjadi. Biksu adalah satu-satunya orang sejauh ini yang telah menerima selempang hitam.
Ketika nama Gary dipanggil, dia berjalan dengan percaya diri ke atas panggung. Lagi pula, kebanyakan orang akan mengatakan bahwa Gary adalah siswa dengan prestasi terbaik hari ini. Tidak ada keraguan dalam benaknya atau orang lain bahwa dia pantas mendapatkan selempang Putih.
Anehnya, saat sampai diatas panggung Gary juga diberikan selempang hitam. Gary menatapnya untuk beberapa saat, tidak langsung mengambilnya dari tangan ksatria master, sepertinya dia shock.
Namaku akhirnya dipanggil, aku naik ke panggung dan berharap seperti orang lain untuk menerima selempang merah, tetapi aku tidak keberatan karena itu adalah tujuan utamaku sejak awal.
Ketika aku naik keatas panggung, aku berharap Bernardo untuk melangkah maju karena dia yang telah membagikan selempang berwarna merah kepada para siswa.
Sebagai gantinya, master ksatria berpakaian serba hitam telah melangkah maju dan memberikanku selempang hitam. Aku mengambil selempang dan segera meninggalkan panggung.
Setelah selempang telah selesai dibagikan, makanan perayaan telah dimulai. Pesta itu dibuat dengan mewah, dengan bahan-bahan berkualitas tinggi dan hidangan terbaik di atas meja. Aku belum pernah makan makanan yang begitu enak sebelumnya.
Kami duduk di meja kami dan mulai makan, sebagian besar dari kami menikmati percakapan yang menyenangkan selain Gary yang tampak sedikit murung, sampai dia menggumamkan beberapa kata.
"Mengapa aku menerima selempang hitam? apa artinya ini?"
__ADS_1
Meja menjadi sunyi karena kami tahu Gary kesal dengan ini, bagaimanapun juga, hitam adalah warna selempang yang aneh. Tidak ada yang tahu apa artinya dan sulit untuk mengukur apakah itu baik atau buruk.
Gary dianggap telah melakukan yang terbaik dalam menjalankan tes, aku dan biksu dianggap sebagai yang terburuk, namun kami semua menerima selempang hitam.
Slyvia adalah orang yang akhirnya memecah kesunyian.
"Aku mencoba berbicara dengan salah satu siswa tahun kedua yang juga mengenakan selempang hitam, tetapi dia tidak mau mengatakan apa-apa tentang itu. Dia senang berbicara tentang hal-hal lain apa pun itu, tetapi tidak tentang selempang hitamnya."
"Mungkin kita spesial." kata biksu.
Sepertinya sifat pemalu biksu telah berubah sejak dia menerima selempang hitam. Dia mulai lebih sering berbicara kepada kami.
"Ada kasus dimana Ksatria berubah peringkat di kemudian hari, jadi aku tidak akan terlalu mengkhawatirkannya." Slyvia dengan caranya sendiri sepertinya mencoba menghibur Gary.
Gary kemudian melihat ke arahku melihat bahwa kami berdua memiliki selempang berwarna sama dan mulai tersenyum.
"Sepertinya kita akan berlatih bersama."
Aku balas tersenyum tapi tidak banyak bicara. Aku sama prihatinnya dengan Gary tentang apa yang telah terjadi. Awalnya aku ingin mendapatkan warna selempang peringkat rendah. Dengan cara ini aku akan diberikan lebih banyak waktu luang dan jauh dari mata para Ksatria.
Pada akhirnya, aku menerima selempang berwarna hitam, warna yang sepertinya tidak diketahui oleh siapa pun.
Sebanyak empat siswa telah menerima selempang hitam. Tiga puluh menerima hijau. Sepuluh menerima warna putih dan sisanya campuran berbagai warna. Jelas bahwa hitam adalah warna yang paling langka. Dari 300 siswa hanya empat siswa yang mendapatkan selempang hitam, ini semua masih menjadi misteri, kenapa hanya sedikit yang mendapatkan warna hitam.
(Jangan lupa like dan tinggalkan jejak dikolom komentar)
__ADS_1