
Aku selalu menyukai Wilfred. Dia sangat mengingatkanku pada ayahku.
Dia juga memiliki ketenangan dalam kondisi apapun yang membuatmu berpikir selama kamu percaya padanya semuanya akan baik-baik saja. Penampilannya juga tidak berubah dalam sepuluh tahun ini, aku tidak bisa menebak berapa usia Wilfred sebenarnya.
Aku tenggelam dalam pikiranku memikirkan tentang ayahku. Aku tidak melihatnya selama sepuluh tahun. Aku tidak tahu bagaimana keadaannya.
Seakan Wilfred bisa membaca pikiranku, dia meletakkan tangannya di bahuku.
"Kondisi ayahmu baik-baik saja. Ibumu merawatnya dengan baik, aku pergi kesana untuk memastikan keadaannya dengan salah satu ksatria sebelum datang ke sini."
aku mulai tersenyum
"Terima kasih"
"Bagaimana kamu mengenali kami berdua, kami telah banyak berubah selama sepuluh tahun ini?" tanya Gary.
"Bocah pirang dan bocah rambut merah yang bertarung bersama kami melawan binatang buas beruang, bagaimana aku bisa melupakan hal seperti itu, aku belum setua itu."
"Berapa usiamu?" Gary mulai melihat Wilfred dari atas ke bawah melihat bahwa penampilannya tidak berubah dalam sepuluh tahun.
"Nah, itu rahasiaku kawan."
Kami bertiga mulai tertawa terbahak-bahak. Melihat pemandangan ini, siswa lain di sekitar kami mulai saling berbisik.
"Bukankah itu tuan Wilfred?"
__ADS_1
"Bagaimana bisa mereka berhubungan baik dengannya"
"Mereka pasti dari keluarga yang kuat"
Wilfred mendengar para siswa di sekitar kami berbicara, memutuskan untuk segera mengucapkan selamat tinggal dan meninggalkan kami.
Di depan datang seorang pria yang tidak terlihat jauh lebih tua dari kami, tetapi memiliki tubuh besar yang kuat dan membawa lambang Avrion. Dia memegang selembar kertas di tangannya.
"Untuk siswa masa depan akademi Avrion, saya adalah pengawal master Lancy. Kalian semua harus mematuhi perintah saya setiap saat kecuali seseorang dari peringkat yang lebih tinggi campur tangan. Sudah waktunya bagi kita untuk melanjutkan perjalanan menuju Akademi Avrion, untuk perjalanan akan memakan waktu sekitar tujuh hari"
Di belakangnya, lima gerbong telah muncul, setiap gerbong dapat menampung sekitar sepuluh siswa. Para siswa telah menaiki kereta sementara para ksatria bepergian dengan kuda.
Ada total enam ksatria termasuk tuan Wilfred. Master pengawal adalah pejabat tertinggi kedua di sana, sementara ksatria lainnya adalah pengawal biasa yang ditugaskan untuk menjaga setiap gerbong.
Begitu semua orang siap. Kereta dan kuda berangkat menuju akademi Avrion. Aku sangat senang akhirnya meninggalkan tempat ini dan senang mendengar perjalanan akan memakan waktu tujuh hari. Ini berarti aku memiliki kesempatan untuk mendapatkan beberapa batu kristal lagi.
Kami telah bepergian selama beberapa jam, matahari telah terbenam. Kami memutuskan untuk berkemah di sisi jalan setapak dekat hutan. Kami berkemah ditempat terbuka tetapi para ksatria mengatakan untuk tidak terlalu khawatir karena tidak banyak binatang tingkat tinggi di daerah sini dan menjaga secara bergiliran.
Setiap siswa diberi kantong tidur dan berbagi tenda dengan pasangannya. Aku berpasangan dengan Gary dan berbagi tenda bersama.
Di tengah malam ketika semua orang tertidur, sudah waktunya bagiku untuk pergi berburu. Aku mengaktifkan skill mata naga untuk memastikan bahwa penjaga berpatroli di area yang berbeda. Dengan mata nagaku, itu membuatku sangat mudah untuk menyelinap keluar.
Aku memasuki hutan dan mulai melihat sekeliling untuk melihat apakah ada magical beast yang bisa aku kalahkan. Dengan keterampilan mata naga, aku mendeteksi ada beberapa binatang tingkat dasar di daerah tersebut.
"Beruntung," pikirku dalam hati.
__ADS_1
Ini adalah kesempatan bagus untuk mencoba mengambil batu kristal sendiri. Aku pergi menuju target pertama yang paling dekat denganku. Lalu aku mulai memantau, aku tidak ingin mengambil risiko apa pun dan ingin melihat jenis magical beast apa itu.
Bersembunyi di balik semak-semak, aku melihat makhluk itu lebih dekat. Itu adalah babi hutan bertaring. Makhluk kuat yang bisa menggunakan dua gigi depannya yang besar untuk menggigit dan menghancurkan tulang. Meskipun tidak secepat serigala atau gesit seperti beruang jatuh.
Aku keluar dari semak-semak dan membuat diriku terlihat oleh babi hutan. Babi itu melihat ke arahku. itu mulai menggesekkan kakinya ke tanah bersiap-siap untuk menyerang.
Saat babi hutan itu mulai menyerang ke arahku pada saat terakhir sebelum bisa mencapaiku, aku melompat ke udara dan mendarat di punggungnya. Aku dengan cepat menikam babi hutan di belakang kepalanya membuat binatang itu jatuh ketanah.
Aku kurang beruntung karena notifikasi tidak muncul kali ini. Aku memutuskan untuk menggunakan pisau untuk membuka bagian dalam babi hutan untuk melihat apakah aku masih bisa mendapatkan kristal dengan cara itu.
Yang mengejutkanku adalah terdapat batu kristal didalam babi hutan itu. Aku memegang kristal di tanganku dan mencoba menyerapnya. Beberapa saat kemudian tidak terjadi apa-apa. Kristal itu masih ada di tanganku, mungkin aku hanya bisa menyerap kristal yang diperoleh menggunakan sistem?
Aku terus menjelajah di hutan dan memastikan aku tidak keluar terlalu jauh dari kamp. Setelah mengalahkan dua Babi Bertaring lagi, sebuah pesan muncul.
untuk saat ini, aku menyimpan kristal itu untuk digunakan nanti. Aku memiliki pemikiran yang ingin aku uji. Aku mulai menggunakan pedangku untuk membuka kulit babi hutan itu untuk mencari kristal itu lagi. Kali ini tidak ada kristal yang bisa ditemukan.
Sepertinya kristal yang diperoleh dari sistem secara acak dapat diserap. Sementara jika tidak memperoleh kristal dari sistem, kristal itu tetap berada di dalam binatang buas.
Saat aku terganggu dengan pemikiran ini. Aku mendengar dengusan yang sangat keras datang dari belakangku. Aku berbalik dan melihat sebuah taring berukuran sebesar kuda.
__ADS_1
Itu adalah Babi Bertaring tingkat menengah.