
Zhao Jun terkejut. Dia pikir pemuda di depannya ini berani menghajarnya sendiri. Dengan begitu, dia masih punya peluang untuk menang.
Tak disangka, pemuda ini rupanya tak lebih dari seorang dengan tong kosong berbunyi nyaring. Tidak berkemampuan secara pribadi, tapi sangat arogan dan sombong.
Lebih jauh, orang ini bahkan hanya bisa mengerahkan kekuatan orang lain secara berkelompok untuk menghajar orang!
“Memalukan!” desis Zhao Jun pelan.
Sayangnya, hal itu tak bisa mengubah fakta bahwa Zhao Jun harus memutar otaknya lebih keras guna menghindar dan lolos dari pengeroyokan ini.
Sebab dengan kekuatannya sekarang, dia tidak bisa melawan banyak orang sekaligus dalam satu waktu. Yang ada, bisa-bisa dia remuk habis dihajar oleh mereka.
“Aku harus lari!” batin Zhao Jun berteriak.
Tepat setelah itu, dia pun melihat bagaimana orang-orang yang ada di belakang pemuda bar-bar di depannya tadi, mulai berjalan menghampirinya secara berbondong-bondong.
Jika ditotal, jumlahnya bahkan lebih dari 7 hampir 10!
“Gawat!”
Zhao Jun mundur selangkah.
Hal ini lantas membuat pemuda arogan yang begitu menonjol di antara yang lain itu pun akhirnya tertawa. Agaknya, dia berhasil mendeteksi pergerakan kecil Zhao Jun ini.
“Ha-ha-ha! Kau ketakutan, Dasar Pecundang!” serunya, tertawa terbahak-bahak.
Zhao Jun tidak lagi peduli.
Prioritasnya sekarang adalah kabur dari mereka dan menyelamatkan bahan obat yang baru saja dia beli. Akan sangat disayangkan kalau sampai bahan obat di tangannya hancur karena pengeroyokan ini.
Apalagi, mereka yang bersiap mengeroyoknya, sudah mendekat dengan jarak kurang dari 1 meter!
Wajah mereka semua pun dipenuhi dengan ekspresi penuh kearogansian yang nyata!
“Kau tidak bisa lari dari kami, Pecundang!”
“Ya! Kau akan kami buat babak belur!”
“Setelah kau sekarat, kau bisa kembali ke Kekaisaran Nan yang menjadi tanah asalmu, Dasar Lusuh!”
Dengan tangan mereka yang seluruhnya sudah terkepal erat, salah seorang dari mereka akhirnya meneriakkan perintah!
“SEMUANYA, AYO HAJAR BERSAMA-SAMA!”
“YAAA!!!”
Begitu mereka datang menyerang, Zhao Jun tak tinggal diam. Dia berusaha keras untuk menghindar dengan berlari ke sela-sela kios yang ada di sampingnya.
Tujuannya adalah kabur melalui sela-sela kios tersebut dan pergi menuju Istana Obat Ilahi secepat mungkin.
Sayangnya, Zhao Jun sekarang berpikir terlalu cepat.
Jika itu dirinya yang dulu, dengan seluruh kekuatan dan kemampuan yang dimilikinya, maka idenya sudah pasti berhasil. Namun, dia sekarang bukanlah dirinya yang dulu.
Kecepatannya berlari dan kemampuannya menghindari tangan-tangan mereka yang hendak menangkapnya terlalu lemah!
“HA-HA-HA! KAU TERTANGKAP!”
__ADS_1
Ya!
Dengan 4 orang yang tiba-tiba datang dari sisi lain di kanan dan kiri, kemudian 2 orang yang menyergap dari depan, serta sisanya yang menangkapnya dari belakang, Zhao Jun tak punya celah untuk kabur lagi!
Dia benar-benar tertangkap oleh mereka!
Zhao Jun marah. “Lepas!!!”
Mereka yang mendengar ini pun tertawa lagi.
“Ha-ha-ha! Apa dia bilang 'lepas'? Apa dia bercanda?”
“Yo! Setelah tertangkap oleh kami, tidak ada lagi jalan bagimu untuk kabur, Pecundang!”
“Dia berpikir terlalu jauh!”
Zhao Jun mendelik tajam ke arah mereka semua. Dia mengingat wajah mereka baik-baik, sebelum membuka mulutnya untuk mengancam.
“Baiklah! Kalau kalian tidak mau melepaskanku, maka jangan salahkan aku kalau kalian menyesal nanti!”
Pemuda yang paling arogan, datang menyibak gerombolannya dan menatap Zhao Jun dari atas sampai bawah, lalu berdecih meremehkan.
“Cih! Apa yang kau katakan barusan? Menyesal? Siapa kau hingga kami harus menyesal karena menangkapmu?”
“Aku? Aku adalah tamu Putri Baili Yan!” balas Zhao Jun menggertakkan giginya kuat-kuat.
Dia berusaha keras untuk melepaskan diri dari dua orang yang memegangi lengannya di sisi kanan dan kiri.
Namun, pegangan dua orang itu rupanya sangat kuat. Ditambah, mereka yang ada di belakang langsung sigap membantu setelah melihatnya memberontak, Zhao Jun semakin dibuat tak bisa berkutik lagi.
Pemuda arogan yang mendengar ucapan Zhao Jun sebelumnya langsung menyipit berbahaya.
Zhao Jun mengangguk singkat. “Ya! Aku adalah tamunya!”
“Dia yang mengundangku datang ke sini! Dan aku datang untuk memenuhi undangannya!” Dia mempertegas.
Namun, apa yang Zhao Jun dapatkan setelahnya justru sebuah tamparan keras dari pemuda arogan tadi!
‘PLAK!’
“Hmph! Kau! Benar-benar berani mengaku-ngaku sebagai tamu dari Tuan Putri kami?! Dasar tidak tahu diri!”
Zhao Jun tidak sempat menghindar. Dia hampir terbanting ke samping setelah mendapat tamparan yang sangat keras dan kuat dari pemuda ini.
Bahkan, sudut bibir kirinya tampak memiliki bercak darah yang keluar dari mulutnya.
Rasa nyeri dan panas pun langsung merambat dari pipi kanannya yang ditampar sampai membentuk bekas tangan berwarna merah.
Zhao Jun yakin dengan betapa rentan dan payahnya tubuh ini, tidak butuh waktu lama bagi pipi kanannya itu membengkak!
“Dan jangan kau pikir kami akan percaya! Putri Baili tidak pernah sudi berurusan dengan orang-orang rendah dan tidak berguna sepertimu!”
Mendengar ini, Zhao Jun hanya bisa mendelik tajam tanpa bisa berkata-kata.
Sedangkan pemuda arogan itu lantas memberi kode pada teman-temannya yang ada di samping dan belakang Zhao Jun.
“Teman-teman, habisi dia untuk Tuan Putri Baili kita!!!”
__ADS_1
“YAAA!!!”
Belum sempat Zhao Jun bereaksi terhadap apa yang diserukan oleh pemuda arogan tersebut pada rekan-rekannya, mereka sudah lebih dulu menghajarnya!
“TIDAK!!!”
Zhao Jun spontan berteriak untuk menghentikan mereka. Sayang, karena teriakannya tidak berguna sama sekali. Mereka tetap menghajarnya dari segala sisi.
“Diam kau!”
‘BUGH! BUGH! BUGH!’
Dua orang dari mereka mencekal kedua tangannya begitu kuat hingga dia tidak bisa berkutik. Lalu, beberapa orang yang lain terus memukul perut, menampar wajah, dan menendang kakinya kuat-kuat secara bergantian.
“ARGH!!!”
Zhao Jun benar-benar dibuat babak belur oleh mereka tanpa bisa melawan.
Rasa sakit terus datang dari seluruh bagian tubuhnya. Tubuhnya seperti dibuat sampai remuk total. Hal ini juga membuat penyembuhan yang dilakukan oleh Zhao Jun selama ini sia-sia!
Luka lamanya kembali terbuka. Dan rupanya, itu jauh lebih menyakitkan dari sebelumnya.
Pun tindakan mereka ini tidak sebatas itu saja.
Beberapa orang yang tersisa dari mereka juga tidak menganggur sama sekali. Mereka merampas tas yang dibawa Zhao Jun sebelumnya dan mengeluarkan isinya sekaligus merusak semua benda yang ada di sana.
Termasuk obat yang baru saja dia beli dari penjual bahan obat di sini beberapa saat lalu!
“Injak saja semua barang-barang lusuh dan tidak berguna ini! Ayo injak!”
“Ya! Ha-ha-ha! Aku sangat senang bisa menginjak-injak benda tak layak pandang ini!”
“Jangan lupakan bahan obatnya! Biarkan dia menangis karena semua bahan obat yang dia beli sampai kehabisan uang, hancur tanpa sisa!”
“Ya! Ya! Ayo!”
Seruan mereka membuat sang pemuda arogan semakin angkuh. Dia melipat kedua tangannya di depan dada dan tertawa dengan jemawa.
“Ha-ha-ha! Bagus teman-teman! Hancurkan semua barang-barang yang dia punya! Buat dia babak belur hingga kapok datang ke Kekaisaran Bei kita lagi!”
Zhao Jun tidak punya tenaga untuk marah pada mereka, meskipun dia benar-benar ingin mengamuk karenanya.
Tanpa kemampuan dan kekuatannya, dia benar-benar merasa tidak berguna, sangat payah. Bahkan untuk sekadar melindungi dirinya sendiri saja dia tidak mampu!
Tepat setelah dia berpikir demikian, Zhao Jun tiba-tiba merasakan tatapan tajam dengan niat buruk tertuju padanya. Bersamaan dengan itu, orang-orang yang mengeroyoknya mulai minggir satu per satu.
Sontak dia melirik ke sumber tatapan tajam, yang ternyata adalah si pemuda arogan sebelumnya!
Dengan tangan kanan yang mengepal dan terangkat cukup tinggi, pemuda arogan itu tampak siap melayangkan sebuah tinju pamungkas pada dirinya yang sudah tidak berdaya!
Melihat ini, Zhao Jun menelan ludahnya.
“K-Kau—”
“Ha-ha-ha! Terimalah pukulan terakhirmu ini, Pecundang!!!”
Namun, belum sempat tinju pemuda arogan itu melayang
__ADS_1
“BERHENTI!!!”