Rela Kehilangan

Rela Kehilangan
mimpi buruk


__ADS_3

dela sudah berlayar di pulau mimpi..


ia mengerjapkan matanya melihat sekelilingnya..


di suatu taman dengan suasana yang sunyi sepi.


"taman? untuk apa aku kesini? dan hey.. bukannya aku sedang tidur ya?" dela kebingungan


"hmmm aku mau pulang saja.. aku merasa ngeri sendirian di sini" ia membalikkan badan hendak melangkah..


namun langkahnya terhenti beserta raut wajah yang sangat terkejut..


"aish? bukannya tadi aku sendirian.. kok tiba-tiba ada 2 orang di kursi itu.. dan.. sepertinya aku mengenal mereka " dela melangkah perlahan mendekati sebuah kursi di taman itu.


setelah agak dekat, dela menyadari kalau itu adalah kevin dan julia yang sedang duduk berdua dan bergandengan tangan dengan posisi julia menyender di bahu kevin.


tangan dela mengepal dengan sangat kencang. hatinya perih.. ingin sekali dela melabrak mereka berdua.. namun ia mencoba tenang..


"kevin, julia? " panggil dela.. ia berjalan mendekati keduanya


yang di panggil pun menengok..


"kalian disini sedang apa? berdua di tempat sepi?" tanya dela sinis


julia hanya tersenyum mengejek.


"memangnya kenapa? ini hak ku." ujar julia.


"dela.. jangan merusak suasana romantis kami" ucap kevin


"maksudnya?" dela bingung.


"dela.. kami saling mencintai.. memangnya salah jika kami duduk berdua?" ucap julia sinis dan menyilangkan kedua tangannya di dadanya


"sa-saling mencintai? oh.. begitu ya." dela kecewa.. ia menundukkan kepalanya..


"kenapa? jangan kau fikir kau bisa mengambil orang yang ku cintai untuk kedua kalinya ya.. ingat.. sahabat juga punya batasan.. bukan berarti milikku ya milikmu." ujar julia..


dela menitikkan air mata.. sesak dadanya..


julia berdiri dari duduknya dan di ikuti oleh kevin.

__ADS_1


ia menyentuh bahu dela.. dela pun mendongakkan kepala.


"kenapa dela? kamu sakit hati ya?" tanya julia.


"julia.. kau berubah." jawab dela


"sudahlah dela.. jika sakit hati bilang saja.. jangan mengalihkan pembicaraan.. kau tau? inilah yang kurasakan saat kau merebut indra dariku dela. sakit bukan? lalu kau akan mengulanginya lagi, sahabat macam apa kau"


"julia.. tega sekali kau memakiku seperti ini.. inikah dirimu yang sesungguhnya.? kejam." dela merasa di rendahkan


"sekejam-kejamnya aku, aku tidak pernah menikung milik orang lain dan tidak pernah mau menjadi serigala berbulu domba ataupun musuh di dalam selimut. camkan itu. aku masih punya harga diri yang harus ku jaga dari perbuatan rendah dan juga receh seperti itu." julia menyungingkan bibirnya.


"juliaaa" rahang dela mengeras menahan emosi.


kemudian julia mengubah ekspresinya menjadi ceria lagi.


"dela.. maafkan aku.. maafkan perkataanku barusan.. aku tidak ada maksud untuk menyakitimu."


kevin dan dela bingung melihat perubahan sikap julia yang tiba-tiba halus lagi.


"dela.. aku memang mencintai kevin.. tapi.. kurasa aku harus menitipkannya padamu." ucap julia yang tiba-tiba sedih


"apa yang kau katakan?"


"julia.. apa maksudnya ini.. kita saling cinta, tapi kau malah mau menitipkanku padanya?" tanya kevin agak keras dan bergetar


"i-itu ku lakukan.. karna aku mau ikut kakakku." julia tertunduk dan menitikkan air mata.


kevin dan dela makin bingung


"katakan yang jelas.." pinta dela mulai cemas.


julia menyatukan tangan kevin dan dela..


"nanti kalian juga akan tau.. jaga diri kalian baik-baik ya." ucap julia tersenyum.


"kalian jangan sedih.. nanti.. aku akan selalu ada di sini.." julia menyentuh dada kevin dan dela.


"apa apaan ini julia.." kevin mengibaskan tangannya dari dela.


julia hanya tersenyum..

__ADS_1


ia membalikkan badan dan mulai berjalan perlahann.. kevin hendak mengejar, tapi entah kenapa rasanya kakinya di tarik oleh magnet di bawah tanah.. kevin terus berusaha mengejar tapi semakin ia berontak semakin kuat tarikan kakinya... sedangkan dela ia masih bengong mencoba mencerna kejadian ini..


"kaki sialan." rutuk kevin pada dirinya sendiri..


"juliaaaa.. tungguu" teriak dela.. ia juga mencoba melangkahkan kakinya.. tapi ia mengalami hal yang sama dengan kevin..


"tidaaakkk.. sayang.. berhentiii.. jangan tinggalkan akuuu" teria kevin.


julia menghentikan langkahnya dan membalikkan badannya menghadap dela dan kevin. ia melambaikan tangannya..


kevin dan dela terus berusaha agar bisa mengejar julia..


sedikit demi sedikit sosok kakak julia muncul di samping julia. julia tersenyum pada kakaknya..


"selamat tinggall.." julia melambaikan tangan.. ia menggandeng tangan kakaknya..


mereka berdua berjalan ke arah yang gelap.. makin gelap.. dan sosok julia dan kakaknya makin memudar..


"juliaa.. tidakk hiksss.. juliaaaa!!" teriak dela histeriss


"tidaaakk.. jangan tinggalkan aku juliaa.. kembalilah. kumohooonn.. juliaaaaa.. aku mencintaimu.. tolong jangan tinggalkan akuuu. " kevin terus berontak.. ia tidak menjaga image laki laki yang pantang menangis lagi..


sedangkan yang di panggil bukannya kembali malah makin hilang.. hingga hilanglah sosok mereka berdua di hadapan kevin dan dela.


"TIDAAAKKKKK!!!!" teriak kevin dan dela..


tiba-tiba suasana menjadi gelap semua..


___


"JULIAA." dela terbangun dengan keringat yang mengalir di keningnya..


ia melihat sekelilingnya..


"dikamar.. hufftt" dela mengatur nafasnya yang terengah-engah.


"mimpi gila tau .. " ia menyeka keringatnya.


"aku tidak mungkin sejahat itu." gumamnya lagi..


#bersambung.

__ADS_1


23-mei-2020


author ucapkan minal aidzin wal faidzin ya.. mohon maaf lahir dan batin..


__ADS_2