
***
Sesampainya di rumah Kevin.
"Om.. Makasih.. Mari masuk dulu Om" ujar Kevin seraya keluar dari mobil
"Kapan kapan saja Vin.. Julia pasti nungguin Om " tolak Ayah Julia
"Mmm baiklah Om.."
"Titip salam saja ya buat ortumu. Kalau begitu Om langsung pulang ya."
Ayah Julia masuk ke dalam mobil.. Kevin tersenyum..
Di rumah Julia.. Tepatnya di kamar Julia
"Juliaa.." Panggil lembut Ibunya sambil mengelus rambut putrinya yang berbaring membelakanginya.
Julia yang merasakan ada suara langsung membuka matanya..
"Ehh mama.. Ada apa?" Julia membalikkan badannya menghadap Ibunya.
"Kamu sudah baikan Nak?" Tanya Inu Julia
"Tentu Ma.. Lihat aku baik-baik saja kan" Jawab Julia tersenyum
"Sebaiknya kita ke rumah sakit ya, Nak."
"Tidak usah Ma.. Aku baik-baik saja kok. Jangan khawatir.. Ini hanya pusing biasa kok" Tolak Julia tersenyum
"Tapi sayang.. Kamu sering begini.. Dan kamu sering pingsan "
"Ah Mama.. Aku tidak sakit parah yang harus di bawa ke RS. Aku hanya banyak fikiran.. Dan juga rindu kakak." Tolak Julia..
Matanya memanas mengingat almarhum Kakaknya.. Ia selalu ingin punya Kakak laki-laki sama seprti beberapa temannya.
"Hmmm baiklah.. Kau memang keras kepala yaaa Tuan Putriku. Baiklah.. Minum obat dulu ya.. Tadi papa yang beliin buat Putri kesayangan.." Ucap Ibunya menyodorkan obat
"Letakkan di meja saja Ma.. Nanti Julia minum kok"
"Baiklah.. Janji ya harus di minum" Ucap Ibunya meletakkan obat.
"Selamat malam.." Ibu Julia mencium kening Julia..
"Selamat malam juga Mama."
Ibu Julia pun keluar dari kamar Julia.
Setelah punggung Ibu Julia tak terlihat, Julia memposisikan dirinya duduk.. Ia meraih obat di meja samping ranjangnya dan meminumnya..
Setelah itu ia kembali merebahkan dirinya dan mulai memejamkan mata.. mamun ia hanya berkedip saja.. Ia tak kunjung mengantuk..
Entah kenapa saat memejamkan mata, wajah Kevin selalu mampir..
__ADS_1
Disisi lain di kamar Kevin
Ia juga mengalami hal serupa dengan Julia. Ia sampai lelah membolak balik posisi tidur tapi tetap saja saat memejamkan mata. Wajah Julia selalu melintas di hadapannya .. Ada rasa khawatir untuknya
"Kenapa Julia akhir-akhir ini sering pingsan ya? Wajahnya juga sering pucat.. Ah entahlah.. Semoga dia baik-baik saja.. Aaarrrgghh aku ini.. Apaan sih.." Kevin menenggelamkan wajahnya di guling sambil mesem mesem.
****
"Hosshh .. Hooshh.. Ya tuhan.. Aku terlambat.. Waduuhh." Ujar Julia yang sedang berdiri di depan pintu kelas yang sudah tertutup sambil mengatur nafasnya yang tersenggal karna habis berlari dari rumah sampai sekolah..
Berlari? Iyaaa.. karena tadi Julia bangun kesiangan, Ayahnya ada meeting pagi mendadak dan supirnya mengantar Ayahnya.. sedangkan Ibunya tidak bisa mengendarai mobil dan enggan melakukannya.. Sedangkan motor matic jenis VARIO 150 milik Julia lupa diletakkannya remotnya.
Mau naik kendaraan umum, uangnya tertinggal di meja belajarnya.. Mau ngutang malu.. Nggak mau ngutang ya cari cara lain.. Hehhe
Saat di pertengahan jalan, ia baru ingat.. Kenapa tidak pakai ojol atau taxi online saja.. Aahh dan dia baru ingat ia tak punya uang untuk bayar.. Akhirnya Julia memilih berjuang lari..
Dann sialnya selama perjalanan tak ada 1 kendaraan pun yang mau menebengkan..
Ia terpaksa lari untuk mengejar waktu... Sesekali ia melirik arloji di tangannya.. Ia mempercepat laju larinya..
/Memang waktu itu kadang menyusahkan.. Heheh di tunggu lama datangnya, tak di tunggu cepat datangnya/
Setelah mengontrol nafasnya teratur, Julia menarik nafas dalam dalam.. Ia membuka pintunya..
Krieett...
Semua pasang mata tertuju ke arah pintu yang terbuka.. Tepatnya ke arah Julia. Julia sangat malu menjadi pusat perhatian..
"Seorang anak pengusaha datang telat.. Dengan keringat yang membasahi wajahnya.. Hadeh hadeh" Begitulah kira kira yang di pikirkan temannya.
"Maaf pak.. Saya terlambat" ucap Julia pada pak Doni guru MTK.
Julia mengangguk dan menuju bangkunya.
Ia mendudukkan tubuhnya di bangku dan mengambil tisu yang dia simpan di saku rok. Ia mengelap keringat di wajah ayunya itu.
Dela menggeleng-gelengkan kepalanya itu.
"Baiklah.. Mari kita lanjutkan pelajaran kita "
"Baik Pak"
Kriingg krriingg.. Bel istirahat berbunyi.. Siswa siswi segera merapikan bukunya dan keluar dengan urusan masing-masing..
"Jul.."Panggil Dela duduk di bangku depan Julia.
"Hmmm.." Sahut Julia sambil merapikan bukunya.
"Kenapa telat sih.. " tanya Dela
"Aku kesiangan Del."
"Lah.. Kenapa nggak minta anter Papamu atau supir sih.. " Dela heran
" Papa ada meeting mendadak dan di antar supir"
"Hmm apa mamamu itu belum ada minat belajar mengemudi Jul?" tanya lagi Dela
__ADS_1
"Sepertinya tidak. Hehhe"
"Kau kan punya motor Jul"
"Aku lupa meletakkan remotnya dimana Del.. Kalau tau untuk apa aku berlari."
"Harusnya kamu telfon aku saja.." Ucap Dela
Julia menepuk jidatnya pelan.. Kenapa tak terfikir olehnya ide itu.
"Hehhe lupa aku Del."
"Huh kau ini.. Ayo ke kantin.." Ajak Dela.
"Ayoo"
Krriingg kriiing.. Jam pelajaran di mulai..
Siswa siswi kelas XI duduk dengan tenang sambil menyiapkan buku Bahasa Indonesia.
10 menit... 15 menit... Masih belum ada guru yang nongol batang hidungnya.
"Aih.. Bu Susi kok belum masuk ya.." Tanya Julia pada dirinya sendiri..
kriieett
Pintu terbuka..
"Assalamu'alaikum semuanya."ucap Bu Susi
"Wa'alaikum salam Buuu" Jawab Serentak
"Anak-anak.. Kali ini Bu Susi tidak bisa mengajar ya.. Maaf sekali.. Bu Susi tiba-tiba sakit.. Bu Susi harus pulang.. Guru-guru yang lain tentunya punya jadwal sendiri bukan.. Maka dari itu hari ini Bu Susi akan memberikan tugas pada kalian semua ya. . Kerjakan soal di halaman 56 sampai 58 ya.. Minggu depan di kumpulkan.. Mohon sambungan doa'anya ya.. Kalau begitu Ibu pamit ya.. Assalamu'alaikum.. jumpa lagi minggu depan." Bu Susi menutup bukunya dan melangkah keluar kelas
"Wa'alaikum salam Bu.. " Jawab serentak
Suasana kelas hening ... Setelah Bu Susi benar benar tidak ada di depan kelas ataupun di kelas sebelah.. Semua murid bersorak gembira..
/yaah bagi mereka jamkos adalah holiday yang jarang di dapatkan.. Tapi kalau sudah lulus begini, rasanya sedih dan ingin sekolah lagi.. hmmm😓/
"Waahh jamkos Jul.. Bisa gosip lama nih.. Ayuk" Ajak Dela semangat
"Males ah Del.. Aku ingin tiduran saja." Tolak Julia
Ah dasar Dela.. Ratu Gosip.
"Hmm kau ini.. Tidak seru. Ya sudah." Dela kemudian menuju kerumunan gadis-gadis lainnya di bangku sebelah..
Kevin dan Indra yang melihat tingkah Dela itu memutar mata bosan..
Sesekali Dela mencuri pandang ke arah Indra. Lebih tepatnya ke arah Kevin.
Julia yang melihat itupun tak curiga karna di fikirnya Dela sedang melirik indra.
#bersambung.
__ADS_1
Makasih udah mampir ya.. Jangan lupa like,.komen dan vote nya..