
"Tentu." Kevin tersenyum
Satria mengulurkan tangannya dan di sambut ramah oleh Kevin.
"Aku Satria, suaminya Dela"
"Aku Kevin."
"Senang bertemu denganmu" Ujar Satria
"Yeah tentu."
"Kevin?" Panggil Dela
"Iya?"
"Itu tadi istrimu?" Tanya Dela
"Iya dia istriku.. Ada apa memangnya? " Tanya balik Kevin.
"Itu kan seingatku Angel adik kelas kita"
"Iya... Dia Angel yang kau maksud... Dan itu, Kenzo, putraku"
"Owh... Maaf ya aku tidak sempat menghadiri pernikahanmu... Toh kau juga tidak mengundangku... Hahaha aku hanya mendengar dari mulut ke mulut" Dela tertawa garing
"Haha iya... Aku juga tidak hadir di pernikahanmu Dela."
"Sudah sudah... Itu masalalu.. Sekarang kita kan sudah bertemu" Lerai Satria
"Iya kau benar"
"Ngomong-ngomong, kalian ehem maaf jika ini menyinggung. Anak kalian tidak di ajak?" Tanya Kevin
Dela menunduk... Satria yang menyadari itu langsung merangkul bahu Dela
"Dela masih dalam promil" Jawab Satria
__ADS_1
"Oh semoga lekas di beri keturunan ya..." Kevin tersenyum
"Iya... Dan semoga jika aku mendapat karma atas kejadian itu, karma itu tidak menimpa anakku" Dela menitikkan air mata
"Sudahlah sayang... Jangan pesimis" Satria menenangkan
"Sebenarnya berat untukku memafkan mu Del. Tapi kurasa kau akan berubah... Hufftt" batin Kevin
"Baiklah... Istri dan putraku pasti sudah menungguku... Aku duluan ya." Pamit Kevin
"Okeee... Hati-hati dan sampai jumpa lagi" Satria dan kevin berjabat tangan.
Setelah punggung Kevin menghilang dari pandangan, Dela dan Satria memasuki TPU
"Aku malu mengingat kesalahanku. Dan aku merasa hina jika aku mengingat wajah sahabat terbaikku. Hiks.." Dela menangis sesenggukan
Ia memandang makam Julia nanar... Ingatan kejadian itu selalu membayanginya. Ia menyentuh batu nisan Julia
"Maafkan aku sahabatku... Aku telah menambah beban di masa hidupmu. Aku menghancurkan kebahagiaanmu. Hikss.. Maaf... "
"Julia, lihat... Aku datang... Maafkan aku baru sempat kesini.. Aku kesini bersama suamiku. Hiks... Dan baju hadiah darimu, langsung aku kenakan saat aku bertunangan dengan suamiku... Kau tau? suamiku dan orang-orang bilang 'Wah bajumu sangat cantik', lalu aku berkata dengan bangga, ini adalah baju pilihan sahabat terbaikku... Julia, aku tidak tau kau akan memaafkan aku atau tidak.. Aku minta maaf... Hikss..."
"Harusnya kini kau menikah dengan Kevin. Hikss... Hatiku perih melihat wanita lain yang mendampinginya bukannya dirimu... Dan itu karena ulahku.. Hikss.. Maafkan aku Julia... Maaf"
Satria terus mengelus punggung Dela yang bergetar..
****
Disisi lain di rumah Kevin.
"Mas? Mau di bawa kemana foto itu?" Tanya Angel
Kevin mengambil foto Julia dan Kevin saat masih jaman sekolah.
Kevin menuju kamar lantai bawah dan meletakkan foto itu di dalam lemari kosong serta menguncinya.
"Iya... Ku rasa jika aku menyimpan foto Julia di kamar, istriku akan cemburu setiap saat..."
__ADS_1
"Tidak apa - apa Mas... Letakkan saja di kamar."
"Tidak. Biarlah foto ini ada di situ. Julia juga pasti tidak mau kita bertengkar terus kan.. " Kevin menjawil hidung Angel
"Hmmmm terserah Mas saja deh.. Hehehe" Angel berbunga
"Tapi bukan berarti kita melupakan Julia ya Mas... "
"Iya iya... Bawel"
Mereka menuju kamarnya..
"Mas, ternyata pilihan setelan jas dari mendiang Julia sangat cocok untukmu ya." ujar Angel melihat foto pernikahan Kevin dan Angel yang di cetak besar dan di pampang di kamar mereka.
"Ehehhe.. Terima kasih Sayang... Kau tidak cemburu? " tanya Kevin
"Tentu tidak Mas... Itu kan permintaan mendiang Julia.."
"Hmmmm Baiknya istriku ini."
"Tentu.. heheh"
Kevin memeluk erat Angel
"Julia. Terima kasih telah hadir di hidupku... Walau aku tidak bisa bersamamu, tapi aku merasa kau sangat mendukungku untuk bersama Angel.." batin Kevin.
Ya , begitulah akhir dari cerita ini... Pada akhirnya Kevin dan Dela menemukan jodohnya masing-masing ...
TAMAT..
Terima kasih telah berkunjung ya paa readers...
Jangan lupa Vote, Komen, like dan Rate ya.😊😊😊😊
author undur diri...
Asslaamu'alaikum wr. wb.
__ADS_1