
"tapii-"
"tapi apa Del.. "Kevin tersenyum mengejek
"aku ... aku-"
"cepat mengaku!!" bentak Kevin
"BAIKLAH.. IYA AKU MENGAKU SEKARANG.. AKU MENYUKAIMU KEVIN.. PUASSS!!" Dela balik membentak
Kevin membulatkan matanya tak percaya
"sejak kapan" tanya Kevin dingin
"sejak kita baru masuk kelas XI .. " jawab lirih Dela dan langsung menunduk
Kevin makin terkejut..
"kelas XI? berarti kau masih menyandang status kekasih Indra bukan." tanya Kevin lagi.
Dela hanya mengangguk.
"cihh ternyata .. kau mengulangi kesalahan yang sama untuk yang kedua kalinya Del"
Dela mendongakkan kepala bingung
__ADS_1
"apa kesalahanku lagi Kevin" tanya Dela bingung
"dasar tidak tau malu. dulu kau merebut Indra dari Julia.. lalu sekarang kau mau mengulangi hal yang sama. hm" Kevin menyilangkan kedua tangannya di depan dadanya
"apa maksudmu Kevin.. aku tidak pernah merebut Indra dari Julia."
"baiklah.. lalu kenapa Indra lebih memilihmu sedangkan seminggu sebelum mereka putus bahkan Indra sudah memperkenalkan Julia pada orang tuanya.. katakan!" bentak Kevin.
"aku.. aku tak tau " elak Dela
"hahha kau tau tentang itu Dela.. hanya saja kau pura- pura tidak tau." Kevin tersenyum sinis
"Kevin.. aku berkata jujur.. tolong percayalah padaku. hiks" Dela mencoba meluluhkan Kevin
"hah jujur katamu? kejujuran darimanan? dari Pluto sana? yang kau katakan itu adalah sebuah kebohongan Dela, bukan kejujuran.. Jangan kau fikir aku diam begini tandanya aku tidak tau masalah itu ya.. Aku tau tapi aku hanya diam supaya persahabatan kalian tetap terjalin."
"kenapa? kau terkejut Dela? haruskah aku ceritakan masa lalu itu atau tidak. haha" Dela meremas tangannya risau
"apa maksudmu.. hubunganku dengan Indra itu murni cinta. kau jangan asal bicara Kevin." elak Dela
"lalu bagaimana dengan Ibu Indra? bukankah ketika Indra membawa Julia ke rumahnya, Ibunya indra itu sangat menginginkan Julia untuk jadi menantunya? lalu setelah 1 minggu mereka putus? bagaimana dengan itu."
"aku.. aku tidak tau" Dela mencoba mengalihkan pandangannya.
"Dela. selicik itukah dirimu dalam hubungan persahabatan kalian? sahabat macam apa kau. "
__ADS_1
Dela hendak melayangkan tamparan di muka Kevin namun segera di urungkannya
"kenapa? kenapa tidak jadi? mau menamparku? ciihh."
"kau tidak tau apa-apa Kevin". ucap Dela
"iya aku tidak tau apa-apa.. tapi aku tau kalau kau menghasut Ibunya Indra agar supaya dia tidak suka pada Julia bukan? kau itu tau kalau Ibu Indra benci pada minuman keras dan kau pasti tau kalau Ibunya Indra itu polos jadi dengan mudah kau kelabuhi.. lalu kau datang pada Ibu Indra dan mengatakan bahwa Julia suka pesta Miras bukan.. jujur!!"
Dela terkejut.. bagaimana Kevin bisa tau itu.
"Kevin.. kurasa kau dan Indra sama sama ********!" bentak Dela
"siapa yang ******** ! hah!! jelas jelas dirimu." bentak balik Kevin
"aku tidak melakukan itu Kevin" Dela mengeluarkan jurus air mata kadal.. wkkwkw oke serius.
"mengaku atau ku sebarkan hal ini Delaa!! ku kira dengan aku merahasiakan ini selama bertahun tahu kau akan berubah. Nyatanya tidak.. kau? malah mencintaiku saat kau punya hubungan dengan Indra"
"baiklah!!aku mengaku.. iya.. aku melakukan itu semua .. hikss.. "
Dela mulai menangis sungguhan
"aku melakukan itu karena aku iri pada Julia, Kevin.. hikss.. dia selalu di sukai banyak pria.. termasuk Indra.. Indra adalah siswa terfavorit di sekolah.. apa hebatnya dia.. aku lebih cantik dari Julia.. lebih sexy dari Julia.. tapi kenapaa..hikss. apa aku salah jika aku juga menginginkan Indra.."
"tentu saja salah Dela.. caramu yang salah.. kau telah memisahkan 2 insan yang saling mencintai. lalu sekarang.. kau telah membuatku menyia-nyiakan Julia .. itu gara-gara kau!" bentak Kevin
__ADS_1
"kenapa aku hah.. kau ini enak saja selalu menyalahkanku" bela Dela
"gara-gara ulahmu, aku jadi jauh dari Julia.. kau tau ? Julia itu mencintaiku Delaa!! hiks.. tapi karna kau juga diam -diam menyukaiku dia lepaskan aku untukmu! gara-gara ulahmu aku tidak bisa memberikan semangat saat ia terpuruk.." Kevin mengepalkan tangannya..