
"Mak jangan sakit lagi ya...."
"aku udah gak papa kok ci jangan bingung.cuma harus istirahat lagi yang cukup."
"maaf ya Mak gara gara aku Mak jadi gini."
"udahlah ci ini memang udah digariskan.dan lagian aku bisa diam sejenak."
"Mak....ada yang jenguk tuh spesial."
"siapa sih mas Rio...."
"assalamu'alaikum Mak...."
"wa'alaikumsalam eh Andhika."
aku tutupi keterkejutanku meski sebetulnya aku seneng akan hadirnya disini lagi.
"eh ci kamu mikir gak kayaknya nih Mak sakit bukan cuma karena alergi deh." Dika sambil garuk-garuk kepalanya yang gak gatal.
aku merasa kedua pipiku memerah karena sindirannya.
"eh ya ya kok aku gak ngeh ya.wah obatnya dah Dateng tuh."
"aduh kaliyan nih ngomong aja deh."
"Andhika kemana aja nih lama gak main kesini?"
"ada mas Rio. cafe lagi rame sedikit.alhamdulillah.mak gimana kabarnya?"
"Alhamdulillah udah mendingan.kamu gak sibuk kok bisa kesini?"
"aku sempatin Mak.kemaren denger Mak sakit mau langsung kesini gak bisa."
__ADS_1
"makasih ya udah datang."
"dika,cikita enak banget hidup kaliyan.yang dibawain buah siapa yang makan siapa."
"habis ada buah nganggur daripada mubadzir.hehehe..."
"mak,mas Rio,Andhika mau?ambil aja gak usah sungkan deh anggep rumah sendiri aja" sambil cengengesan cikita terus ngunyah buah itu.
"tuh buah aku yang bawa ya khusus buat Mak eh kok kaliyan yang habisin."
"ah Andhika nih pelit banget ya.kita dah lama Lo gak makan buah.biar pencernaan kita semakin ok gitu".
"udah udah gak papa.tolong ambilin aku ci." aku sambil nunjuk buah yang aku pengen makan.
sepulangny Andhika aku merasa punya energi baru untuk menikmati hidup kembali.
beberapa saat kemudian....
"Mak mau kemana?"
"kayake udah sembuh bener deh."
"Alhamdulillah dika.gak seneng apa kalau aku sembuh?"
"seneng banget mak.kita gak kayak anak ayam kehilangan induknya."
"ah lebay kamu dik.eh mana cikita.suaranya kok belum membahana?"
"gak tau masih dikamar kali."
"mbak win....kayaknya mbak cikita demam deh."
"loh beneran mbak sari?"
__ADS_1
"itu dia tiduran dikamar terus pas aku sentuh dahinya agak anget."
"wah ayo mas Rio,Dika kita ke kamar cikita.kok gantian dia yang sakit sih."
"mbak sari tolong bikinin bubur sama bawain obat ya ke kamar cikita."
"ya mbak win"
aku dan mereka langsung ke kamar cikita dan benar saja dia lagi tidur tapi gak nyenyak karena panas badannya.
aku pegang dahinya yang sudah dikompres sama mbak sari.
memang agak anget semoga cikita cepat sembuh.
aku langsung bangunin dia buat makan dan minum obat biar cepat pulih.
"ci bangun dulu yuk....makan dan minum obat biar cepet sembuh."
"ayo ci makan yang banyak."
"aku gak papa mak.cuma tadi aku pusing banget terus aku pakai tidur eh badanku langsung anget."
"ya udah kamu makan ya.aku suapin."
"gak lah mak.aku bisa makan sendiri."
"udahlah ci nurut aja napa.sekali kali disuapin Mak kan gak papa."
cikita cuma mengangguk sambil makan aku suapi.
kami semua pamit keluar kamar cikita setelah dia makan ,minum obat dan sekarang dia lagi istirahat biar cepat pulih.
*sakit memang diluar rencana kita.sakit mungkin adalah teguran dari Allah SWT. sakit juga bisa menggugurkan sebagian dosa kita yang penting kita sabar dan bertawakal kepada Allah SWT.
__ADS_1
terimakasih