
Udara cerah pagi ini tak secerah hatiku. Aku sedih banget melihat kondisi ayah yang terbaring di ranjang Rumah sakit ini.
Tinggal ayah orang tuaku yang tersisa setelah ibu meninggal dunia karena sakit. Aku mencoba menjaganya meski ditengah tengah kesibukanku. Aku memang tinggal jauh diluar kota tapi aku selalu menyempatkan datang berkunjung atau ayah yang mengunjungiku.
Melihatnya terbaring aku selalu ingat saat ibu sakit. Saat itu aku masih bersekolah di SMA. Tapi Allah SWT lebih menyayangi ibuku.
Aku senantiasa berdo'a dalam hati agar Allah memberi kesembuhan dan kesehatan pada ayahku karena aku ingin ayah melihatku berkeluarga, sukses dan berbahagia. Aamiin
"Win makan sarapannya dulu biar kamu tidak ikut sakit. Kalau menunggu orang sakit kita harus tetap sehat biar yang sakit tertular sehat dan kuatnya kita."
"Makasih ya An." aku tersenyum kearahnya.
" Ya Win.aku gak mau kamu sakit. aku selalu kawatir. karena aku sayang banget sama kamu."
Sesaat kemudian....
"win...win...."
Aku mendengar ayah memanggil namaku. akunlangsung bergegas mendekat ke arah ranjang.
"ada apa yah? ayah lapar? aku suapin ya."
"ayah haus win pengen minum dulu."
Aku membantu ayah untuk duduk sebentar dibantu Andika.
"sekarang ayah makan ya.biar cepat sehat."
Akupun menyuapi ayah dengan telaten hingga makanan ayah habis tak bersisa.
"An...makasih ya sudah bawa ayah.kalau tidak ada kamu gak tahu lagi ayah gimana dirumah sendiri."
"udah ayah gak usah mikirin itu."ucap andika.
"maafin ayah ya An. mungkin selama ini ayah sudah salah kira tentang kamu."
__ADS_1
Aku hanya mendengarkan mereka berdua berbicara tanpa ikut campur.
"Sekarang ayah udah yakin padamu An. ayah restui kaliyan berdua untuk menikah dan berkeluarga."
"terimakasih yah udah memberi restu buat kami. tapi untuk saat ini ayah harus sehat dulu ya. gak usah mikir yang berat berat dulu."
ayah hanya menganggukkan kepalanya.
"win sini. maafin ayah ya kalau selama ini ayah udah menghalangi cinta kaliyan. ayah suka karena kamu menjadi anak yang penurut sama ayah. meski ayah menghalangi cintamu. menikahlah dengan Andika. ayah sudah restui kaliyan."
Aku mulai mendekat dan mendengarkan kata kata ayah.
"yah gak usah mikirin macam macam dulu. ayah harus sehat dulu biar bisa menjadi wali dipernikahan kita nanti."
Ayah mendengarkan kata kataku sambil tersenyum dan mengangguk.
Aku duduk sambil memandang ayah yang kembali terlelap setelah minum obat.
Terasa hampa melihat beliau lemah tak berdaya. Mau ngelakuin apapun rasanya tak bisa berkonsentrasi dengan baik.
Tiba tiba....
Aku mendengar ayah merintih sambil memegang dadanya.
Napas ayah nampak tersengal sengal. Aku bergegas menghampiri dengan penuh kekawatiran.
"Ayah kenapa?apa yang dirasakan.sebentar aku panggil perawat ya."
Aku berlari keluar ruangan ayah dan mencari perawat yang kebetulan ruangannya ada disamping kamar rawat ayah.
"Suster tolong ayah saya.kayak sesak napas gitu."
Aku dan suster langsung bergegas menuju kamar ayah.
Nampak suster memeriksa ayah dan memasang alat oksigen.
__ADS_1
Kata suster itu ayah pingsan karena tensinya tinggi lagi dan gula darah juga tinggi lagi.
Aku hanya bisa menangis sendiri.
Tiba tiba hp aku bergetar disaku celanaku.
Nampak nama Andika disana.
"Assalamu'alaikum ya An...."
Suaraku serak saat mengangkat telp dari Andika.
"Wa'alaikumsalam win kok suaramu kedengaran serak. kamu nangis?ada apa?soalnya aku merasa gak enak dari tadi."
"Ayah kembali drop An ini ayah pingsan karena tensinya kembali tinggi dan gula darahnya juga tinggi lagi. tadi sempat sesak napas."
Aku kembali terisak.
"Ya udah aku kesana ya. Yang sabar Win do'ain ayah biar cepat normal kembali. tunggu ya aku kesitu.udah gak usah nangis. assalamu'alaikum"
"wa'alaikumsalam ati ati An"
Aku akhiri percakapanku dengan Andika. Hanya dia yang saat ini bisa aku andalkan karena semua timku saat ini lagi menghendel semua kerjaan dibascamp.
Sebetulnya mereka menawarkan untuk menemaniku berjaga tapi aku gak mau kerjaan mereka terbengkalai.
Aku tak sedetikpun meninggalkan ayah yang masih belum sadar. Nampak perawat dan dokter jaga kembali memeriksa kondisi ayah.
__________________&&&&_____________________
Hai hai kembali lagi setelah sesaat mati suri.
jangan lupa bantu aku untuk ketik like,komen dan di favorit ya biar aku makin semangat berkarya lagi.
Cerita masih bersambung ya....
__ADS_1