
"Mak do'ain ya semua lancar".
Andika berbicara sangat pelan hingga cuma aku yang dengar.
aku cuma bisa kasih jempol menyemangatinya.
aku dan yang lain masih sibuk menyiapkan properti konten besok.
Andika langsung bergegas menemui ayah ditaman belakang.
"assalamu'alaikum ayah ingin bicara sama saya?"
"duduk Andika"
Andika pun menuruti perintah ayah duduk berhadapan dengan ayah.
meski gugup,tapi andika berusaha menyembunyikannya.
"ayah menyuruh kamu kesini karena ayah pengen tahu gimana perasaanmu ke Wiwin(panggilan kesayangan ayah ke windalia)?
ayah kemaren tidak sengaja mendengar obrolan kaliyan berdua.
apa kamu menyukai Wiwin?"
"maaf ayah kalau mungkin saya lancang.tapi memang saya menyukai Mak windalia.saya juga berniat serius yah.mengingat usia saya dan Mak juga sudah usia matang."
__ADS_1
"sebelumnya ayah pengen tahu tentang kamu.kamu lulusan apa?selain kerja di tim Wiwin kamu punya kesibukan lain apa tidak?kamu sudah punya apa?
maaf bukan ayah matre.tapi kamu tahu sendiri kan kalau Wiwin anak satu satunya ayah.dia juga sudah kehilangan ibunya.ayah gak mau Wiwin gak bahagia.ayah gak mau Wiwin kekurangan.ayah gak mau ada kesenjangan antara kamu dan Wiwin."
"saya cuma lulusan SMA yah.saya punya kesibukan yang lain yah.saya punya usaha percetakan dan cafe yang setiap hari omsetnya sudah lumayan yah.saya tahu posisi saya disini cuma anak buah mak.tapi saya sangat menyayangi Mak Wiwin yah.saya berniat serius."
"tapi ayah masih meragukanmu Andika."
"maaf ayah gimana caranya biar ayah yakin sama saya?saya siap melakukan apa saja yah"
"tolong buktikan saja keseriusanmu.ayah tunggu dua bulan ya kalau sampai waktu itu dan ayah bisa percaya kaliyan bisa langsung menikah.tapi kalau tidak,tolong stop jangan berhubungan dengan Wiwin."
"ya ayah .saya akan berusaha membuktikannya.terimakasih ayah sudah memberikan saya kesempatan."
saat aku lihat Andika sudah berjalan menuju keruangan editing,langsung saja aku mengikutinya.
" aku sudah bicara sama ayah.tapi beliau mau aku buktikan keseriusanku.ayah kasih waktu aku dua bulan Mak."
"apa yang akan kamu lakukan untuk membuktikan semua?"
"entah mak.bantu aku mikir ya Mak"
nampak raut kecemasan diwajah andika.
akupun merasakan hal yang sama.
__ADS_1
sambil menerka nerka apa yang harus dilakukan agar ayah bisa yakin dengan andika dan bisa langsung memberi restu.
nampak seperti jalan buntu yang sulit sekali ditembus.
"siap.ya udah aku gabung dulu ma anak anak ya.jangan keras mikirnya.sambil berdo'a minta petunjuk dan kelancaran sama Allah.udah sekarang kamu lanjutin ngedit ya.kelarin dulu kerjaannya biar bisa mikir dengan lapang nantinya."
sambil tersenyum aku memberi andika semangat dan menyakinkan dia bahwa dia tidak sendiri karena akupun ada untuk membantu dan mendo'akannya.
karena ini juga demi masa depan kita.
cinta memang butuh perjuangan dan pengorbanan.
ini merupakan ujian pertama cinta kami.
kita hanya bisa menjalani semua atau menyerah dengan keadaan tanpa bisa memperjuangkan semuanya.
semoga Allah memberikan jalan yang terbaik dan memberikan kekuatan buat kita berdua untuk perjuangkan cinta ini.
itu do'a kita berdua.aku dan andika.
bantu mengaminkan ya kawan....
*gimana ya kelanjutannya....
jangan lupa like dan jempolnya ya...
__ADS_1
terimakasih ya...