Restu Yang Tertunda

Restu Yang Tertunda
isi hati


__ADS_3

Tak terasa satu tahun sudah Andika kerja di tim windalia.


suka suka dilalui bersama.ada rasa aneh didalam hati andika.


segala perhatian dari Winda ke Andika begitu kentara.


sampai sampai semua tim menjodohkan mereka.tapi mereka berdua tidak bisa melakukan yang lebih dari sekedar perhatian perhatian kecil yang terus mereka berikan.


Mereka selalu menjaga diri karena mereka merasa tidak bisa lebih dari itu.


meskipun dari segala hal ada kecocokan tapi kalau memang mereka belum halal ya mereka hanya bisa sebatas memberi perhatian masing masing.


Andika:"Mak maaf bisa kita ngomong sebentar.mumpung kita belum pergi dan teman teman masih belum ngumpul."


windalia:"ok silahkan mau ngomong apa?"


Andika:"sebelumnya aku minta maaf ya Mak....kalau mungkin aku lancang.aku cuma pengen ngutarain perasaan aku ke mak.aku sadar sebetulnya ini seharusnya gak terjadi mak.aku cukup sadar diri mak.tapi perasaanku gak bisa berbohong.setiap hari kita lalui bersama.perhatian Mak padaku sudah bisa membuat ada debaran aneh dihatiku.aku tahu ini tak mungkin karena kita tidak akan pacaran.aku tahu Mak tapi kalau Mak menerima perasaan ini aku kan berusaha memperjuangkan rasa ini Mak hingga kita bisa halal."

__ADS_1


Andika menghela napas sebentar dan mengumpulkan keberaniannya lagi mengungkapkan isi hatinya.


aku masih memperhatikannya dengan seksama dan dengan debar yang sama tak karuannya dengan hati Andika saat ini.


Andika:"aku sadar Mak aku ini siapa.aku cuma orang yang bekerja di tim mu.mak adalah bos aku.tapi aku gak tau rasa ini hadir begitu saja.maaf Mak..."


Andika mengakhiri ucapannya dengan menundukkan kepalanya tanpa berani menatapku.


windalia:"aku tahu kamu punya perasaan itu.aku bisa merasakannya.kamu gak usah merasa bersalah seperti itu.terimakasih kamu udah jujur punya rasa sama aku.kalau boleh jujur, aku pun punya rasa itu tapi aku wanita yang tidak bisa mengumbar perasaan seenaknya.kamu juga tahu aku tidak akan pacaran.kalau memang kamu serius, halalkan aku.minta restu pada ayahku karena beliau yang bisa menentukan restu itu bisa didapat atau tidak."


windalia:"boleh aja kalau memang kamu serius dengan perasaanmu.tapi biar aku dulu yang bicara dengan beliau."


Andika:"ok lah mak.makasih ya."


setelah ungkapan perasaan oleh Andika itu,hari hari yang kujalani bersama timku terasa lebih berwarna.


Banyak kisah indah yang aku lalui dengan andika. perhatian demi perhatian terus tercipta dari kami masing masing.seiring do'a kami berdua agar bisa mendapatkan restu dari ayah.

__ADS_1


Kalau dari sisi kawan kawan tim,mereka sangat setuju dan menerima dengan sangat baik kedekatan kami berdua.


Aku dan andika berusaha saling terbuka dan jujur tentang apapun agar hubungan yang kita berdua jalin saat ini berjalan dengan lancar dan sehat.


Tapi jangan dikira kita menjalani seperti anak muda pada umumnya ya karena kita tidak pacaran.


kita tidak pernah jalan hanya berdua saja.kita selalu jalan rame rame dengan yang lain.


karena kita sadar kalau hanya berdua yang ketiga adalah setan yang akan memporak porandakan keteguhan hati kita.


*bantu komen ya kawan...


salam kenal....


maaf kalau banyak kurangnya....


terimakasih....

__ADS_1


__ADS_2