SALAH JALAN (Belok)

SALAH JALAN (Belok)
BAB 1 : Inilah Saya


__ADS_3

Hidup dan Kehidupan memang agak sedikit aneh. Ada yang menjalani nya dengan normal, ada juga yang abnormal bahkan ada juga yang Diatas Normal (Istilah Baru).


Tua muda, Laki laki perempuan tentu tidak pernah terlepas dari masalah hidup. Dengan kata lain Masalah adalah bumbu bumbu dalam kehidupan. Jadi tidak lah salah kalau ada yang mengatakan "Hidup Tanpa Masalah umpama Sayur Tanpa Garam".


Setiap orang mempunyai masalah tersendiri, tidak bisa disama samakan dengan yang lainya. Masalah itu ada yang berbenturan dengan fisik, ada yang berbenturan dengan jiwa atau perasaan atau lebih tepatnya batin.


Masalah itu muncul bisa sudah diduga maupun tidak terduga. Seperti halnya dalam novel karya saya ini dengan judul SALAH JALAN (BELOK).


Dilihat dari judul nya memang agak sedikit menyimpang. Eits tapi tunggu dulu, orang bilang Don't judge a book by the cover (Jangan nilai sebuah buku hanya melalui sampulnya saja) karena apa yang ada disampil tidak sepenuhnya menggambarkan isi dari sebuah buku.


SALAH JALAN (BELOK), merupakan novel pertama yang saya tulis, dimana pada novel ini menceritakan seorang anak laki laki yang memiliki perasaan seperti seorang perempuan. Memiliki ketertarikan pada sesama jenis tapi tidak pernah berani untuk mengungkapkan isi hati karena bertentangan dengan kodrat Illahi serta norma norma dalam masyarakat.


Banyak hikmah yang nanti bakalan bisa kita ambil dari novel ini, ada hikmah positif bahkan juga ada hal hal negatif nya. Novel ini dipadukan dengan kebiasaan masyarakat setempat (adat dan budaya), Perselisihan dalam masyarakat, Pertengkaran, Pembullian, Perselingkuhan, Kasih Sayang, Teman Sejati, serta hal hal lainya salam kehidupan bermasyarakat. Diangkat dari kisah nyata dan terimalah Novel SALAH JALAN (BELOK)


...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\= Inilah Saya \=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...


Hello..


Perkenalkan nama saya Aziz Sulaiman, itu yang tertera pada kartu tanda penduduk (KTP) yang saya miliki. Saya lahir di Jakarta pada tanggal 29 Februari tahun 1995 atau sudah matang untuk membina sebuah keluarga.


Di area tempat tinggal, saya biasa dipanggil orang-orang dengan sebutan ZIZI. Entah mengapa panggilan itu juga sangat saya sukai, selain enak di dengar, panggilan itu juga terasa manjah di telinga.

__ADS_1


Saya ini laki-laki tulen, murni laki-laki, terlahir sebagai laki-laki pada umumnya, kencing juga masih berdiri. Tidak ada kelainan pada diri saya. Saya punya MR P yang sama dengan laki-laki lainya. (ukuran nya juga masih normal lah ya)


Tapi yang anehnya, saya merasakan diri ini adalah seorang perempuan yang terkurung dalam jasad laki-laki. Saya merasa diri ini adalah sosok perempuan manis, cantik dan jelita. Entah mengapa demikian tapi menurut cerita yang saya dengar dari ayah dan ibu, waktu ibu hamil, ibu sangat mengidamkan seorang anak perempuan. Bahkan jauh sebelum saya lahir ibu telah membelikan peralatan bayi untuk anak perempuan dan hampir semuanya berwarna Pink.


Memang wajah saya mirip dengan wajah ibu yang lembut. Ada sebagian masyarakat mengatakan jika anak laki laki mirip dengan ibu maka rezeki keluarga itu akan lancar dan melimpah. tapi entahlah apakah itu hanya mitos saja atau memang benar benar terjadi Hanya Tuhan lah yang tau.


Saya menyukai warna pink. Mungkin saya sudah terbiasa dari bayi karena peralatan bayi saya semuanya pink, masih ada lho sampai sekarang. Pink membuat mata dan hati saya nyaman, tentram dan sejuk. Bahkan pernak pernik saya hampir semuanya berwarna pink. Mulai dari baju, Tas, Payung tak luput dari yang namanya warna pink.


Ayah saya bernama Sulaiman. Di tempat kami tinggal, orang orang memanggilnya Pak Leman. Ayah saya adalah seorang pensiunan tentara.


Ya, ayah saya mengajukan pensiun dini dari Angkatan Darat karena kaki ayah pernah dioperasi dan berjalan tidak normal setelah mengalami kecelakaan ketika mengendarai mobil pada malam hari.


Ayah memutuskan pensiun dini karena merasa sudah tidak bisa lagi mengabdi buat bangsa dan negara ini, selain itu ayah juga ingin mendekatkan diri pada keluarga terutama anak-anak yang membutuhkan perhatianya.


Ibu saya bernama Fatimah. Ibu biasa dipanggil Bu Imah, ada juga yang memanggil mak Timah. Ibu saya tidak pernah marah dipanggil apapun selagi panggilan itu baik.


Ibu sangat lembut, baik hati, penyayang bahkan tidak pernah memarahi saya dan adik saya. Ditambah lagi, ibu saya sangat gemar memasak. Masakan ibu saya sangat enak, mungkin itulah salah satu alasan ayah saya sangat betah berada dirumah.


Ibu selalu memasak lauk kesukaan saya yaitu Ayam Goreng Kecap. Enak bahkan membuat saya nambah lagi dan lagi. Ayam Goreng Kecap hampir tidak pernah absen pada menu lauk pauk di rumah.


Saya mempunyai seorang adik perempuan yang bernama Anissa Sulaiman. Dia biasa dipanggil Nissa oleh teman temanya, tapi kami dikeluarga selalu memanggil nya dengan sebutan Adik.

__ADS_1


Nissa sangat cantik, perpaduan antara kecantikan ibu dan juga ketampanan ayah. Nissa juga sangat ramah dan tidak pernah membeda-bedakan teman.


Saya juga mempunyai seorang teman perempuan. Teman tempat saya curhat, tempat saya berbagi keluh kesah, berbagi masalah. Dia bernama Cahya Dewi. Orang-orang memanggilnya Cahya atau Dewi, tapi tidak dengan saya.


Saya mempunyai panggilan khusus dan spesial yaitu YAYA. Yaya sangat peduli, memahami dan mengerti diri ini. Yaya adalah seorang yang mempunyai ilmu bela diri Karate. Tak tanggung-tanggung, Sabuk Hitam pun melekat pada dirinya.


Yaya juga adalah orang yang selalu membela saya ketika saya dibully oleh teman-teman lainya. Tak jarang, Yaya sering berantem dengan orang lain hanya demi melindungi saya.


Sangat aneh bin ajaib, perempuan melindungi laki-laki. Tapi itulah kenyataanya. Saya hanya mempunyai Fisik laki-laki tapi jiwa perempuan yang lembut serta lentik.


Inilah kisah hidup saya yang penuh dengan Kekerasan, Air Mata, Cacian, Hinaan, Bullian, Perasaan Melenceng seorang insan yang bernama laki laki.


.


.


.


.


Novel ini adalah murni hasil karya author DHIANRA.RARA, mohon untuk tidak melakukan plagiat ataupun copy paste novel ini di platform apapun. Menulis itu sebenarnya gampang gampang susah, gampang kalau kita sudah terbiasa dan tau bagaimana alur/plot cerita yang tulis. Menjadi Susah jika kita tidak fokus atau konsentrasi saat menulis apalagi minim waktu. terkadang ide itu datang tiba tiba dan tanpa diduga. nah disaat itulah kita bisa mencatat dulu ide tersebut biar tidak kelupaan hehehe

__ADS_1


.


Mohon Dukungan Readers yang Budiman untuk memberikan Vote, Like serta masukannya melalui kolom komentar. Masukan dari Readers semua sangat saya butuhkan demi keberhasilan novel-novel saya dimasa mendatang. Terima Kasih 🙏🙏🤗🤗🤗


__ADS_2